
Mereka benar benar sudah turun untuk makan malam. Dan Senja sesekali melirik ke arah Renatta.
Dia masih harus berpikir keras untuk mencari tau apa yang sebenar nya di sembunyikan oleh Renatta.
Renatta yang merasa di perhatikan langsung melihat ke arah Senja.
" Jaga mata mu ! " Tegas Renatta.
Senja kaget, Bukan hanya dia, Tapi semua peserta makan malam.
" Ree, Apa harus sekasar itu Nak ?" Tanya Mama Claire lembut.
" Ma, Senja yang salah, Senja memang melihat ke arah Nyonya Renatta, Tapi Senja gak bermaksud apa apa.!"
" Sudah lah Ree, Senja mengaku salah bukan ? Jadi bisa kita lanjutkan makan malam ini ?" Tanya Jery lagi.
" Kenapa tidak di makan Senja ?" Tanya Jery melihat piring istri muda nya masih kosong.
" Aku pengen makan Nasi Seafood di depan kantor kamu Mas. " Ucap Senja lirih.
Jery hanya bisa menghela nafas nya berat. Lagi lagi makanan pinggir jalan.
Kenapa selera anak nya Rendah sekali ?
" Oke aku akan keluar. "Jery bangkit dari duduk nya.
" Tunggu ya anak anak Daddy, Daddy belikan dulu. " Ucap Jery lagi sebelum pergi untuk mencari apa yang di ingin kan istri muda nya.
" Aku ikut Jer, " Tiba tiba Renatta bangkit juga.
Ini kesempatan bagus untuk nya bukan ? Dia bisa bergerak malam ini kan ? Rencana utama nya yang sudah di rencanakan nya.
Rencana 1, Mencari obat terlebih dulu baru setelah nya dia akan memikirkan rencana selanjut nya.
" Tapi Ree, "
" Tidak apa Mas, Aku menunggu nya. " Renatta hanya memutar bola mata nya malas menyaksikan acara pamit Madu dan suami nya itu.
" Ayo Jer, Aku ingin jalan jalan keluar. " Akhir nya Jery dan Renatta pergi.
Setelah kepergian kedua orang itu, Senja langsung bangkit dari kursi nya bersiap untuk melakukan aksi nya.
Namun tertahan oleh Papa Mertua nya.
" Apa yang sedang kau rencanakan ? " Senja kaget mendengar pertanyaan Papa nya.
" Tidak ada Pa. " Kilah Senja beralasan.
" Jangan berbohong pada ku. Katakan !" Mau tidak mau Senja harus mengatakan ini semua kan ?
Papa nya sudah tau apa yang akan di lakukan nya.
" Pa, Bantu Senja mengungkap kebenaran Nyonya Renatta, Dan Senja akan jelas kan nanti. Sekarang bantu Senja mencari sesuatu di kamar Nyonya Renatta dan Mas Jery.
" Baik ayo. ! " Mereka langsung menuju kamar Jery.
Sesampai nya disana, Mereka langsung mencari apa yang di cari Senja.
__ADS_1
Semua tak luput dari perhatian mereka, Ruang Gandi, Laci laci, Lemari sampai ke tempat tak terjangkau sekali pun.
Senja ingat, Nyonya Renatta sempat duduk di Kasur mereka .
" Pa, Tolong angkat kasur nya Nyonya Renatta, " Mereka semua berusaha mengangkat kasur ratusan juta itu.
" Berat, Ini berat. "
" Apa yang sebenarnya kau cari Senja ? Kenapa kita seperti pencuri ?" Keluh Mama Claire.
" Ma, Senja mohon bantu Senja, Setelah ini Senja akan menceritakan semua nya. Kita harus cepat, sebelum mas Jery dan Nyonya Renatta pulang. " Mereka kembali mencari, Dan masih berusaha mencari apa yang di Cari Senja.
" Ketemu Ma, Ini, Ini Obat kan Ma ? Ini obat kan ?" Senja menemukan satu Strip obat pil berwarna putih agak besar.
" Ini bukan seperti obat pencegah kehamilan !" Ucap Mama Claire.
" Ayo Ma, Kita harus keluar sebelum mereka sampai. " Namun sayang, Saat mereka hendak keluar Lift bergerak ke atas.
Mereka langsung panik dan bersembunyi di dalam kamar Jery.
Mereka bertiga bersembunyi di Lemari pakaian Jery tempat Senja sembunyi siang tadi.
Ceklek...
Pintu kamar di buka dan terdengar suara hentakan Sendal Perempuan bergema di lantai marmer kamar itu.
Ketiga orang yang berada di kamar semakin panik, Bahkan Mama Claire sudah keringat dingin.
Tapi saat ini Papa Jack harus memikirkan cara nya agar mereka selamat bukan ?
Dia langsung keluar dari lemari bersama Mama Claire, Senja langsung kaget.
Tepat nya di ruang ganti nya dan suami nya.
" Loh, Ma Pa ? Sedang apa ?" Renatta menatap heran ke arah dua pasang Paruh baya itu.
" Aku ingin mencari dasi milik Jery berwarna merah Marron, Kenapa ? Kau keberatan aku masuk kesini ?"
" Oh, Tidak Ree gak maksud gitu. Aneh aja Papa dan Mama masuk tanpa permisi dulu sama Ree atau Jery kan ?" Masih menatap Curiga
" Kau lupa ? Aku siapa ? Aku pemilik Rumah ini !"
" Pa, Bukan gitu maksud Ree,"
" Sudah lah Ma, Ayo pergi. Aku serasa menjadi pencuri di kamar ini. Hanya untuk meminjam dasi Putra ku sendiri. " Papa Jack langsung membawa Mama Claire keluar dari sana.
Mereka akan memikirkan cara lain untuk mengeluarkan Senja dari sana, Setelah keluar dari kamar Renatta, Pasangan bule itu langsung mencari Jery, Karena hanya Jery lah yang bisa membuat Renatta tidak curiga.
" Hey Kau Jery, Anak kurang ajar, Dimana kau ?" Papa Jack sudah panik, Takut Wanita hamil itu kekurangan udara di dalam lemari sana.
" Apa sih Pa ? Senja dimana ?" Jery hanya bisa memutar bola mata nya malas.
Papa Jack langsung mengutarakan maksud nya mencari Jery.
" Mama ingin membuat Cake bisa minta Renatta menemani Mama ?" Kata Mama Claire tak kalah panik nya memikir kan nasib Senja.
" Kenapa tidak langsung bicara saja dengan Renatta Ma ? Jery mau cari Senja dulu. "
__ADS_1
" Banyak tanya, Cepat Bawa Renatta kebawah. Biar Papa yang mencari Senja. Indra penciuman Papa lebih tajam dari indra penciuman mu Jer. " Apa Apaan istri nya itu ?
Memang nya dia Gung gung pelacak apa ? Kesal Papa Jack menatap ke arah Mama Claire.
" Biar Jery cari Senja dulu ya Ma, Kasihan anak anak Jery belum makan. " Sela Jery.
Lagi lagi pasangan Bule itu masih memutar otak mereka agar Jery percaya pada Mereka.
Waktu terus berjalan bukan ? Bagaimana Nasib wanita hamil itu di dalam sana ? Apakah aman ? Is memikirkan nya saja Papa Jack mendadak pusing.
Namun karena Jery lama, Mama Claire langsung datang ke kamar Jery lagi. Perasaan nya tidak enak.
Mereka tau Renatta bukan wanita bodoh. Pasti Renatta merasa aneh dengan kehadiran mereka di dalam kamar nya dan Jery, Terlebih lagi ruang ganti nya kan ?
Clek...
" Ree, Renatta ? Where are you sayang ?" Teriak Mama Claire mencari menantu pertama nya itu.
Dan ternyata Menantu nya itu sedang di ruang ganti. Benar dugaan nya, Renatta pasti curiga akan kehadiran mereka.
" Eh ? Iya Ma ?" Tanya Renatta yang hampir membuka lemari Pakaian Jery tempat Senja sembunyi.
Namun perlahan tangan Renatta menutup kembali Lemari Dimana Senja sembunyi.
Bahkan Papa Jack sudah hampir copot mata nya melihat Senja pucat dan berkeringat dingin.
Bahkan wajah nya memelas karena takut. Ya, Siapa yang tidak takut berada di posisi seperti itu ?
" Oh, Gak Ree, Mama mau ajak kamu liat liat Fashion item terbaru, Kata nya Dior lagi ngeluarin Summer 2022. Lihat Yuk, Mama mau kamu pilihin Yang bagus buat Mama. " Kilah Mama Mertua itu.
Semakin bingung saja Renatta, Mama mertua nya itu adalah orang yang Fashionable bukan ? walau di usia nya baya nya, Dia tetao cantik dan elegant.
" Sesekali Ree, Rasa nya kita udah lama gak ngobrol, Mama kangen kamu Ree. " Rayu nya lagi.
" Tapi yaudah Deh, Kamu sibuk ya ? Mama keluar ya, Kali aja Senja mau temenin Mama walau dia itu gak terlalu paham Fashion." Mama Claire bersiap untuk keluar namun di cegah Renatta.
" Oke, Ma Ree mau. " Walau masih curiga tapi dia tetap mengikuti Mama mertua nya itu .
" Ayo Pa, " Ajak Renatta pada Papa Mertua nya.
Mau tidak mau Papa Jack juga ikut keluar dari sana. Tapi dia berjalan begitu lamban agar tertinggal jauh, Dan saat sampai di dalam Lift, Dia bicara lagi.
" Papa Ke kamar aja ya Ma, Kalau udah belanja nya bilang aja, Biar papa yang bayar nanti. "
" Oh, Iya Pa, Yaudah. Mama boleh borong kan ?"
" Boleh, Papa duluan ya. " Mama nya mengangguk dan begitu pintu Lift tertutup Papa Jack langsung berlari menuju kamar Renatta lagi.
Tapi Papa Jack lengah, Pintu Lift belum benar benar tertutup, Dan Renatta masih dapat melihat Papa Mertua nya berlari bukan ke arah kamar nya, Tapi ke kamar Renatta yang berada di ujung sana.
Dia semakin curiga dengan Tingkah kedua Mertua nya itu. Dan seperti nya sedang mencari sesuatu.
...🥰🥰🥰...
Kok jadi tegang gini yakk ???
Follow ige ibuk ya @amelia_falisha1511 ❤️
__ADS_1
Love You Genks 🙏