
Arjun masih diam di tempat nya. Mencerna semua ucapan dari Papa Jack.
Papa Bule masih menatap Pria di hadapan nya. Cukup tangguh pikir nya begitu.
" Kau tau ? Wanita hamil itu adalah menantu ku. Menantu kesayangan ku. Istri dari Putra ku satu satu nya. Jika kau berani berbuat sesuatu di luar batas mu, Maka aku tidak akan segan segan menjadi mesin penghancur yang siap menghancurkan mu hingga ke akar nya. "
" Kau masih tak Yakin ? Ingin mencoba nya ? maka buka ponsel mu dan lihat siapa aku. Tulis dengan benar. Aku, Jackson Wilton Grey ! Lihat dengan benar wajah ku ini. !" Masih menatap sinis ke arah Lawan putra nya itu.
Like Father Be Like A Son ! Mungkin itu lah yang di lakukan Papa Jack untuk putra nya.
" Maaf, Saya permisi. " Dalam hati menggerutu kesal dengan apa yang di lakukan Pria bule tua itu.
Namun dia juga penasaran siapa itu apa tadi ? Jackson Grey ?
Arjun langsung mencari tau dan dia kaget saat membaca ternyata lawan nya adalah Jackson Wilton Grey.
Ayah dari pria Bule yang di ketahui nya adalah suami Senja.
Jeremy Wilton Grey, Pengusaha Kaya Raya Yang sial nya sudah menikah juga.
Berarti Senja istri kedua ?
Apa ibu dan bapak Senja tau ?
Arjun sudah pergi, Papa Jack bisa menghela nafas nya saat ini. Namun dia kembali memikirkan putra nya yang sedang merajuk itu pasti.
" Tuan, Saya sudah menyelesaikan perintah Tuan Jery. " Abi datang pada saat Tuan Jack hendak masuk.
" Makan itu. Seblak. Cabe nya 13 biji ada es dawet juga pake susu kata nya. " Papa Jack menunjuk Bungkusan tadi yang di bawa Arjun dengan dagu nya.
" Terima kasih Tuan. " Papa Jack langsung meninggalkan Abi asisten putra nya itu dan masuk ke dalam rumah Mertua nya Jery.
" Maafin Senja ya Tuan kalau Senja suka ngerepotin. Nak Jery jadi kesel kan sama Senja.. " Huh !
Papa Jack hanya bisa menghela nafas nya berat. Putra nya itu semakin mencintai Senja menjadi semakin lemah, Sudah seperti Nutri Jelly saja dia itu.
" Biarkan saja kedua anak itu. Yang satu suka Merajuk yang satu gak Peka. Ya begini jadi nya. " Jawab Papa Jack.
Memang benar bukan ? Jika Jery tukang merajuk selama bersama Senja , Dan Senja ? Gadis polos yang selalu tidak Peka dengan situasi dan kondisi.
" Senja memang gitu Tuan. Kurang paham sama yang nama nya perasaan sama kayak waktu deket sama sih Arjun. Di kira nya Arjun temenan biasa aja ke dia. Walau banyak yang bilang Arjun itu suka sama Senja tapi dia biasa saja. " Jawab Bapak nya Senja.
" Sudah lah. Aku lapar. Bisa kita makan saja ? Jika menunggu suami istri itu pasti lama. Aku harus langsung pulang lagi ke Jakarta. "
" Oh ayo Tuan. " Akhir nya para orang tua langsung makan dengan Guntur yang juga ikut serta.
Sementara di dalam kamar Senja masih berusaha membujuk Suami bule yang merajuk.
" Mas, Kamu marah ?" Tanya Senja lembut duduk di samping Jery.
Diam, Hening tidak ada jawaban.
" Mas...Maafin aku...Kan aku gak terima makanan nya..." Senja mulai merengek dan menarik ujung kaos suami bule nya.
Jery menatap ke arah wajah istri nya itu. Sial !
__ADS_1
Ingin rasa nya menerus kan merajuk nya, Tapi wajah cantik itu ? Aahhh...Rasa nya Jery tidak tahan lagi.
Dia langsung mencium bibir istri nya itu. Awal nya lembut lama lama menjadi kasar dan panas. Senja membiarkan saja. mungkin ini yang di ingin kan suami nya.
Jery semakin melanjutkan aksi nya saat di rasa nya Senja juga mulai membalas dan menikmati nya.
" Mas...Jangan di gigit...Sakit..." Jery mengangkat wajah nya dari Gunung Senja dan melepaskan bibir nya dari pucuk indah itu.
" Aku gemes yank..."
" Iya...Tapi jangan di gigit...Aahhhh..." Senja kembali bersuara saat Bibir Jery kembali bermain di gunung indah milik wanita sunset itu.
" Aahhh....Mas.....Ssshhh..." Senja benar benar merasa kenikmatan itu kala Jery mulai mengesek Parang nya di atas milik Senja.
" Uuhhh...Mas...." Rengek Senja lagi saat Jery memainkan nya.
Menusuk sedikit dan mengeluarkan nya lagi. Menggesek lalu menusuk dan mengeluarkan nya lagi.
Jery menyunggingkan senyuman nya saat melihat Wajah Frustasi Senja yang seakan meminta lebih pada nya.
" Mas...." Mata Senja sudah berkabut Gairah !..
Jery benar benar bisa mempermain kan Gairah ibu hamil itu dengan baik dan sukses.
" Apa begini ? Kau suka ?" Jery mulai memasukan nya setengah dan menarik nya lagi itu di lakukan nya dengan gerakan lembut agar Senja semakin Frustasi...
" Mas...Ayo...Aku ingin lebih..." Hoho...
Yuhu...Jery menang...Senja minta dia untuk lanjut kan...
" Begini ?" Jery kembali menggerakan nya dan kali ini benar benar gerakan panas nya.
Semua sengaja di benam kan Jery akan Sneja mencapai Gspot nya. Agar Senja Semakin menggerang nikmat akan kelakuan Jery.
" Aahhh...Mas...." Senja benar benar merasakan kenikmatan itu.
Jery memang luar biasa. Jery tau dimana saja titik Sensitif nya. Balik telinga, Dagu nya, Pinggang nya tak luput dari jamahan Jery.
Lidah Jery terus bekerja untuk memuaskan wanita hamil itu.
" Aahh...Mas....Ssshhh...." Senja membusung kan dada nya kala di rasa nya pelepasan pertama nya akan hadir.
Gejolak di bawah perut nya semakin menjadi dan dada nya semakin melingkupi indah nya pemandangan Sore hari menuju Malam ini.
Bisa di katakan Senja nya Hari.
Jery tidak menyia nyiakan pemandangan itu., Dada Senja yang semakin hari semakin membesar itu sayang untuk di lewatkan.
" Ahhh...Mas...." Senja menarik Rambut tembaga milik Jery saat suami nya kembali berulah dan bermain lidah di dada nya.
Jery menghisap nya Dengan kuat, di jillati nya pucuk milik Senja. Milik Jerg yang hanya tunggal beberapa bulan lagi akan di kuasai ketiga anak anak nya nanti.
" Aahh...Mas...." Senja semakin gila saat hentakan Jery di bawah sana semakin menggila dan semakin cepat tempo nya menuju pelepasan nya.
" Ahhh...Mas...Aaahhh..."
__ADS_1
" Senja sayang...Uhh....Aaaahhhhgggg..."
Jleb
💦💦💦
Jery mengerang kuat disana saat mencapai puncak nya.
Milik nya mentok sampai di ujung sana. Gspot nya milik Senja.
" Kamu Sempit Sayang..." Ucapan Vulgar Jeey membuat Senja malu.
Sangking enak nya mereka mencapai kenikmatan itu, Mereka sampai melupakan dimana Meraka saat ini . Rumah Mertua Jery dan kamar milik Senja tidak di pasang alat peredam suara. Jadi mereka dapat mendengar semua nya.
Hal itu membuat 4 orang tadi tidak jadi makan di meja makan, Akhir nya mereka lebih memilih makan di Teras lesehan saja.
" Sial ! Aku harus menahan rasa malu itu gara gara anak bule itu. !" Kesal Papa Jack dalam hati pada Jery.
Dia malu setengah mati saat mendengar suara Desahann Senja. Di suapan pertama dia sudah tau apa yang kan terjadi selanjut nya.
Maka mereka lebih memilih Makan di luar saja lah. Menghindari telinga suci Guntur agar tidak mendengar suara suara aneh itu.
" Pak, Emang nya kalau bule itu gitu ? Kalai main suka lama...Udah satu jam lebih loh pak. " Bisik Ibu nya Senja yang heran.
" Bapak gak tau buk, Kan ibu tau sendiri. Kita lokal punya buk, Paling mentok juga bapak 10 menit moncrot..." Jawab Bapak nya Senja juga berbisik.
Papa Bule makin malu saja disana. Dia bukan tidak mendengar ucapan bisik bisik besan nya itu.
" Awas kau Anak Bule. " Geram Papa Jack dalam hati.
" Maaf Tuan, " Ucap Ibuk dan bapak Senja saat menyadari bahwa besan nya itu mendengar bisik bisik mereka.
" Tidak apa. Itu karena Senja sedang hamil. Jika tidak, Aku bisa pastikan Mereka akan main selama lebih dari ini untuk sekali tembakan saja. !" Kepalang tanggung malu sekalian saja bukan ?
Ibu dan bapak Senja langsung melongo disana. Abi hanya bisa mengulum senyum nya. dia tau apa yang di bicarakan para orang tua itu.
Tapi ada satu yang menarik perhatian, Ya Guntur lah orang nya.
" Emang nya Mbak sama Kak Jery main apa sih buk ? Sampek jejeritan begitu ? " Tanya Guntur polos.
Ke empat orang dewasa langsung melihat ke arah anak Smp itu.
" Main gundu. " Jawab Ibu Senja
" Guntur mau juga ah main gundu. Guntur kan jago nya kalau main gundu. Entar Guntur ajak Kak Jery deh. "
" Jangan..." Teriak empat orang dewasa disana.
Guntur langsung kaget saat melihat empat orang dewasa itu berteriak.
...😂😂😂...
Gile bener bang Jery...🔥🔥🔥
__ADS_1
Jangan Lupa baca bang Brian dan Follow akun ige ibuk @amelia_falisha1511 🍓