
Papa Jack berjalan dengan angkuh nya, Papa Jack hanya memakai pakaian santai nya masuk melenggang tanpa rasa canggung sedikit pun.
" Dimana Orang Tua Jepang itu ?" Tanya Papa Jack.
Sekertaris Abi hanya bisa melongo, Kenapa Bosa besar memanggil Tuan Takeshi seperti itu ?
" Ck, Kai lamban sekali Sheren !" Sebal Papa Jack.
" Di ruang Meeting Tuan Besar. "
" Ambil berkas nya. Aku akan memaksa nya menandatangi berkas itu segera !"
Sheren menurut dan mengambil berkas tersebut lalu memberikan nya pada Papa Jack.
Brak...
" Ck, Kau masih saja bertingkah sok berkuasa !" Papa Jack mencibir teman lama nya itu.
Dia datang bersama Sekertaris nya yang masih sangat muda. Dan bisa di pastikan itu adalah mainan baru nya.
" Kau tetap saja tidak berubah Bule !" Tuan Takeshi tak kalah mencibir disana dengan Gaya sombong nya.
Prak..
" Tanda tangani itu ! Aku tidak banyak waktu untuk meladeni Onsen Jepang seperti mu ! Waktu ku terbatas untuk orang seperti mu !"
" Ck, Ck, Ck, Kau selalu saja bertingkah seolah kau manusia sesuci embun pagi !"
" Berhenti membual Keshi ! Anak ku sedang kritis dirumah sakit. Kau dengan enteng nya mengancam nya jika tidak dia langsung yang datang kau tidak ingin menandatangi surat ini ? Menyebalkan sekali kau hah ! " Papa Jack sudah memijat pangkal hidung nya merasa kesal melihat Onsen Jepang tak tau usia itu.
Masih saja bermain gundu !
" Cepat lah ! Kau membuat ku menunggu lagi !" Mau tidak mau Tuan Takeshi menandatangi surat itu.
" Terlalu drama hidup mu ! Pergi kau !" Usir nya lagi.
" Begini kah cara mu Bule ? Sehabis mendapat kan apa yang kau ingin kan kau mengusir ku ? Tidak kah kau ingin mengajak ku minum Kopi atau sekedar bercerita ?"
" Hey Onsen Jepang ! Aku bukan tidak ingin, Tapi waktu nya tidak tepat bodoh ! Datang lagi jika keadaan sudah membaik, Pastikan celana mu tidak basah atau mengetat ! Menjijikan !" Papa Jack melenggang pergi saat melihat celana teman Lucknut nya itu mengetat karena Senapan nya beraksi !
Mungkin saja tadi di ruangan meeting dia melakukan pemanasan global dulu.
" Sialan Kau Jackson Grey !!!" Umpat Tuan Takeshi.
" Simpan berkas nya. Pesan kan dia kamar hotel di Hotel milik kita. Berikan Suit Room untuk nya. " Titah Tuan Besar Grey itu.
Walau bagaimana Pun, Dia tetap menghargai Yang nama nya pertemanan. Apalagi itu Takeshi, Teman sekolah nya sewaktu di London dulu. Mereka memang terlahir dari keluarga kaya raya, Maka hidup mereka sudah enak sejak terproduksi.
Jadi tidak heran lagi. Namun kebiasaan buruk Bule asli Jerman itu terhenti dan berhenti sejak bertemu dengan Wanita Bule keturunan Jerman dan Belanda itu, Maka dia mengubah diri nya agar pantas untuk Wanita bule Bernama Claire Anastasia Wilton itu.
Papa Jackson sudah pergi dari perusahaan nya, Dan dia kembali ke rumah sakit untuk melihat keadaan putra nya.
Sementara Tuan Takeshi sudah di beri tahu oleh Sheren kalau Kamar Hotel nya sudah di siapkan oleh Tuan Jackson langsung yang meminta nya.
__ADS_1
" Kau tidak berubah Jack !" Gumam Tuan Takeshi.
...🍃🍃🍃...
Rumah sakit, Papa Jack kembali ke rumah sakit untuk melihat keadaan putra nya.
Abi, Bahkan dia sampai kaget mendengar berita dari Sheren bahwa Tuan Takeshi menyetujui berkas bisnis mereka tak lebih dari 15 menit sejak Tuan Jack masuk ke dalam ruangan meeting.
Hebat bukan ? Mereka tidak tau saja siapa itu Tuan Takeshi yang di sebut nya dengan Onsen Jepang itu.
" Bagaimana Keadaan nya ?"
" Belum ada tanda tanda tim dokter akan keluar Paman. "
" Kenapa ada saja musibah, Aku muak sekali melihat rumah sakit ini. Rasa nya baru kemarin kemarin dan kemarin nya lagi aku harus datang kesini, Dan sekarang aku kembali kesini. Bahkan satpam depan sampai mengenal wajah tampan ku !" Keluh Papa Jack.
" Sabar Paman Berdoa saja untuk yang terbaik bagi Jery. "
" Kembali lah ke kantor Bi, Tolong urus yang lain dulu. Biar aku yang menangani nya disini. "
" Baik, Saya pamit Paman ."
" Ya, Pergi lah nak. " Abi pun kembali ke perusahaan untuk menghandle pekerjaan Jery.
Ting, !
Bunyi ponsel Papa Jack Menandakan sebuah pesan masuk.
Supir truk sedang di introgasi, Dsn menurut penyelidikan rem Truk baik baik saja. Dan aman. Tapi ada satu hal Tuan , Tak jauh dari tempat kejadian, terlihat mobil berwarna biru dengan plat B 123 REE.
" Pantau mobil itu dan cari tau keberadaan nya !" Ucap Papa Jack setelah menelpon orang suruhan nya .
Papa Jack mematikan ponsel nya.
Dia bukan tidak tau mobil siapa itu, Mobil Sport dengan nomor polisi B 123 REE adalah mobil milik Jery, Milik Istri pertama nya.
Istri bohongan nya.
Cukup la dia menunggu, Tim Dokter keluar.
" Operasi berjalan lancar Tuan, Selebih nya kita tinggal menunggu pemeriksaan lanjutan saja. " Kata dokter.
" Baik. Terima kasih. " Ucap Papa Jack.
Sementara di dalam rumah besar, Senja baru saja sadar dari pingsan nya.
" Ma, Mas Jery Ma, Mas Jery..." Lirih Senja
" Sabar, Sayang. Jery sudah selesai di operasi. " Jawab Mama Claire.
" Benar kan Ma ? Mimpi Senja Ma, Mas Jery berdarah kan. "
" Tenang sayang. Tenang. Ingat Triplet sayang. Ingat mereka. "
" Ma, Senja mau lihat Mas Jery. Senja pengen Liat. Pengen ketemu Mas Jery Ma. "
__ADS_1
" Iya. Kita pergi jika kamu kuat. Papa tidak akan membiarkan kamu kesana dalam keadaan begini. "
" Iya Ma. Senja baik baik aja. Kita kerumah sakit ya Maa. Senja mau liat Mas Jery. "
" Makan dulu sayang. Baru kita kerumah sakit ya. " Senja mengangguk dan mau tidak mau dia harus makan.
Dia tidak ingin nanti nya sang mertua bule nya marah dan kesal pada nya.
Senja sudah makan siang, Dan kini merek siap untuk kerumah sakit.
Sepanjang perjalanan air mata nya tak henti henti nya mengalir. Entah mengapa rasa takut nya begitu mendominasi hati nya.
Dia takut jika suami nya meninggalkan nya sendiri bersama anak anak nya. Dia takut ! Pikiran buruk nya tiba tiba saja muncul mengingat mimpi buruk nya.
" Hapus air mata kamu sayang. Jangan biarkan Papa melihat kamu menangis sayang " Ucap Mama Claire.
" Senja gak tau Ma, Tiba tiba saja air mata Senja mengalir. "
" Maka bertahan lah sayang. Kamu gak mau Papa marah kan ?" Senja mengangguk dan mencoba menguasai diri nya agar tidak menangis.
Saat mereka sampai di Lorong, Mama Claire melihat Pria atau tepat nya teman suami nya yang paling di hindari nya.
Siapa lagi jika bukan sih mesum Benteng Takeshi itu.
" Selamat datang Nyonya Claire. How Are U ?"
" Ck, Minggir kau Benteng Takeshi !" Tuan Takeshi mengumpat dalam hati.
Suami istri ini benar benar menyebalkan .
" Oh siapa Nona cantik ini ?" Goda nya pada Senja.
" Saya Takeshi Nakamura, Rekan bisnis sekaligus mantan Partner kejahatan Pria bule itu. " Tunjuk nya pada Papa Jack dan mengulurkan tangan nya ke arah Senja.
Plak...
" Menjauh dari menantu ku ! Cucu cucu ku bisa mual jika ibu mereka berjabat tangan dengan mu ! Kau bisa saja membawa Virus Corona !" Ucap Papa Jack sinis.
Dia memang sangat kritis jika berhubungan dengan Menantu kesayangan nya.
" Kau berlebihan Jacki ! Aku sehat !" Sela nya tak terima .
" Kau bervirus ! Lihat Cupangann mu ! Ck, Tua bangka tidak sadar diri !" Namun bukan nya malu, Tuan Takeshi malah terlihat bangga.
" Dia sangat panas dan bergairah !"
" Diam kau Benteng Takeshi ! Cucu cucu ku bisa terkontaminasi jika terus berada di dekat mu. Minggir kau !" Usir Mama Claire.
Tuan Takeshi hanya bisa memberengut menahan kesal nya melihat sepasang suami istri Bule itu !.
...❤️❤️❤️...
Part ini campur aduk ! Ada kesal dan ada sedih nya juga yakkk 😭😂
Jangan Lupa Follow dan Baca cerita lain nya lagi.
__ADS_1
@amelia_falisha1511 ❤️❤️❤️