
Hari ini adalah hari yang di tunggu tunggu seluruh keluarga besar Wilton Grey dan Sanjaya Sakti.
Dimana hari ini adalah hari pernikahan luar biasa, Yang di gadang gadang menjadi pernikahan termewah tahun ini antara dua keluarga besar ternama di Negara ini.
Siapa yang tidak mengenal keluarga Sanjaya Sakti pengusaha Farmasi nomor satu di Negara ini dengan Putra Seorang Jeremy Wilton Grey, Pengusaha ternama dengan banyak bidang nya.
Pabrik pabrik besar nya dan Perusahaan otomotif sang anak yang menjadi pusat perhatian para kaum berdompet tebal yang membelanjakan uang mereka di Dealler milik Sang mempelai pria.
" Siap El ?" Tanya Mommy nya yang kini sudah terlihat memukau dengan gaun hitam yang melekat di tubuh indah nya.
" Mom..." Ello bersimpuh di bawah kaki Mommy nya.
Senja kaget dengan perbuatan Anak nya itu saat ini.
Apa yang di lakukan Ello nya ?
" Bangun sayang...Mommy kesini ingin menjemput mu. "
" Mom, Terima kasih telah menjadi ibu terbaik di seluruh dunia ini, Terima kasih untuk cinta dan ketulusan ini, Ello akan menikah mom, Doa kan Ello agar bisa menjadi orang tua yang bijaksana seperti Mommy dan Daddy, Ello meminta restu ke Mommy, Ello akan memulai kehidupan Ello yang baru, Jadi, Ello mohon ampun atas segala dosa dosa Ello, Maafkan segala kenakalan dan sikap pembangkang Ello, Maafkan Ello Mom. "
Tes...
Air mata Senja jatuh dengan sendiri saat melihat betapa tulus nya tatapan sang anak untuk nya, Putra nakal nya sudah berubah, Putra nakal nya sudah kembali menjadi putra yang di cintai nya, Putra nakal nya sudah akan membina rumah tangga nya.
Senja bahagia untuk itu, Di saat Senja menangis, Tak lama Jery juga masuk ke ruangan Putra nya.
Jery cukup terkejut saat melihat istri sunset nya menangis, Tapi bukan tangis kesedihan, Tapi tangis haru nya.
Jery tau itu.
" Dad, " Jery beralih pada sang Daddy, Dia berdiri tegap di hadapan Daddy nya, Jika Jery hanya memiliki tinggi sekitar 180 cm, Ello memiliki tinggi 183 dan Daniel lebih parah.
Tinggi nya mencapai 186 cm dan Daniel lah pemecah rekor nya.
" Daddy paham, Daddy juga ingin meminta maaf pada mu, Jadi lah suami, Ayah, Dan menantu untuk keluarga baru mu. Saat ini kau bukan lagi pria yang hidup tanpa tanggungan, Tapi mulai hari ini, Kau akan menjadi suami,ayah dan menantu, Maka jaga semua tanggung jawab mu. Daddy tau Daddy bukan lah suami yang sempurna , Tapi Daddy ingin anak anak Daddy akan menjadi pria hebat untuk keluarga nya. "
" Dad, -" Ello dan Jery langsung berpelukan.
Betapa bahagia nya hati senja melihat ini semua. Tapi hati nya kembali sakit saat melihat sang sulung di pintu ruangan Ello.
" Dane...Sini nak..." Panggil Senja pada putra satu nya lagi.
" Dane, Sorry, But, You Know It !"
__ADS_1
" It's Oke !" Balas Daniel, Kedua nya berpelukan sampai tiba tiba datang lagi keluarga mereka.
" El...kamu beneran mau nikah ? " Ello merentangkan kedua tangan nya menyambut kedatangan adik bungsu mereka itu
Lila kecil nya, Adik kecil nya yang selalu di buat nangis oleh nya dulu, Kini sudah menjadi istri dari seorang Bryan Dominique Thominson Jade dan kini juga sedang mengandung buah hati mereka.
" Udah dong dek, Gue mau nikah masak iya elo nangis kejer gini. Jelek ih, Gue gak suka. "
Bugh...
" Mommy, Ello...."
" Abang dek, Abang..."..
" Kak Dane..." Rengek Lila dengan manja nya lagi.
Daniel hanya tersenyum tipis dan membawa Lila mereka ke dalam pelukan nya, Kini Daniel,Ello dan Lila ketiga nya berpelukan.
" Sudah, Acara nya akan di mulai. " Ucap Jery membuyar kan peluk haru ketiga anak nya itu, Dan kini mereka menuju tempat dimana janji suci akan di ucap kan kedua calon mempelai nya.
Ello sudah sampai duluan di tempat nya, Tak lama Rembulan nya juga mulai memasuki tempat acara janji suci mereka berdua.
Lihat, Betapa bahagia Ello saat ini melihat Rembulan nya di antar kan oleh ketiga putra kembar nya.
" Pi, Tolong Jaga Mami, Jika Papi tidak mencintai Mami lagi, Kembali kan Mami pada Opa Sanjaya, Dan Opa akan menjemput Mami, Tolong jangan sakiti Mami lagi, Cintai Mami dengan seluruh jiwa Papi, Dave mencintai Mami dan Papi. " Semua orang menatap haru pada bocah itu.
Bagaimana bisa anak usia 4 tahun bisa bersikap dan berpikir sedewasa itu ?
Luar biasa sekali, Dan lagi, Keluarga inti menangis dengan ucapan anak itu.
" Papi, Davio hanya ingin Papi selalu menyayangi Mami, Dan tolong, jangan buat Mami menangis lagi. Davio tidak ingin melihat Mami menangis lagi di malam hari. " Ello mengangguk, Dia mengusap kepala Putra kedua nya.
Kini pandangan Ello tertuju pada sih bungsu, Davian memiliki sifat sang Rembulan, Yang lembut dan penyayang.
Belum apa apa saja dia sudah menangis, Kini Ello berlutut di depan putra bungsu nya.
" Papi, Hiks...Hiks ..Jangan pernah tinggalkan kami, Kak Dave, Vio, Dan Vian sayang Papi, Jangan buat Mami sakit, Vian sayang Mami hiks...hiks...Vian mau liat Mami senyum terus, Vian gak mau liat Mami masuk rumah sakit lagi, Vian gak mau liat Mami nangis lagi, Sekarang Kami punya Papi, Kami bukan anak haram yang gak punya Papi, Kami udah punya Papi, Kami punya Papi yang hebat, kami Punya Papi yang bisa antar kamu ke sekolah, kami punya Papi yang bisa di ajak untuk rapat sekolah, Kami----" Ello langsung memeluk tubuh bergetar bungsu nya itu.
Betapa sakit nya hati Ello saat mengetahui anak anak nya di katakan anak haram, Bulan menangis tersedu sedu, Dia tidak tau sama sekali tentang pembullyan yang di alami anak anak nya.
Sementara Papi Sanjaya ? Hati nya seperti di tusuk seribu jarum saat mendengar rintihan pilu cucu nya saat ini, Betapa sakit hati nya, Cucu nya di katakan anak haram.
" Aku bersalah sayang, Aku pantas di hukum..."
__ADS_1
" Sayang, Sudah...semua sudah berlalu, Kamu adalah Papi terhebat, kamu hanya ingin yang terbaik untuk putri kita, Maka restui mereka, doakan kehidupan mereka kelak penuh dengan kebahagiaan. " Papi Sanjaya mengangguk.
Semua para tamu yang hadir mengusap air mata mereka yang meleleh Karena tangis pilu seorang anak yang merindukan sosok papi nya.
" Kalian anak anak Papi, Kalian bukan anak haram, Papi akan selalu mengantar kalian sekolah, Papi akan jemput kalian sekolah, Papi akan hadir di rapat sekolah, Papi akan jadi Papi terhebat untuk anak anak Papi, Papi Janji..." Ello memberikan jari kelingking nya.
Ketiga anak itu tidak mengambil jari sang Papi, Tapi mereka memeluk sang Papi dengan haru.
" We Love You Papi Danello," Ucap ketiga nya.
Kini acara kembali di lanjut kan setelah perasaan haru tadi.
Ello menghapus air mata Rembulan nya, Yang tinggal sebentar lagi kan sah menjadi istri nya.
" Saya, Danello Wilton Grey, Meminta mu Rembulan Sanjaya Sakti untuk menjadi istri ku, Separuh jiwa ku, Ibu dari anak anak ku, Teman hidup ku, Melewati segala nya dalam susah atau pun senang. Aku meminta mu dalam sadar ku. Aku mencintai mu. " Janji Suci yang di ucapkan Ello terdengar begitu tegas dan lantang.
Bulan dapat merasakan cinta yang begitu besar untuk nya dari mata tajam Ello.
" Aku, Rembulan Sanjaya Sakti, Menerima mu, Danello Wilton Grey, Menjadi suami ku, separuh jiwa ku, Ayah dari anak anak ku, teman hidup ku, Dan melewati segala nya bersama, sampai maut memisahkan. Aku mencintai mu. " Riuh tepuk tangan terdengar riuh saat ini.
Kelopak bunga bertaburan Karena semua orang ikut menyaksikan bagaimana haru nya pernikahan sepasang kekasih yang kini telah bersatu dalam sebuah ikatan pernikahan.
" Aku mencintai mu Rembulan Sanjaya Sakti "
" Aku juga mencintai mu Danello Wilton Grey..." Ello membuka kain penutup wajah istri nya dan dengan perasaan yang di penuhi rasa cinta, Ello menyatukan bibir mereka, Mencium nya dengan lembut dan penuh kasih sayang yang menggelora di dalam jiwa.
Happy Wedding, Rembulan Sanjaya Sakti & Danello Wilton Grey.
Rembulan Sanjaya Sakti
Danello Wilton Grey
Ketiga Bocil
...🌻🌻🌻...
__ADS_1