Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Tak Kalah Emosi


__ADS_3

" Sudah, Jangan menangis. Tidak akan ada yang memarahi mu. " Jery masih memeluk Senja yang tetap menangis walau sudah di tenang kan.


" Perut nya Mual. Aku gak mau makan itu lagi..." Entah mengapa melihat Udang dan kerang itu Perut Senja semakin Seperti di kocok kocok.


Di tambah Papa Bule menyuruh nya makan banyak. Senja tidak bisa di paksa untuk makan. Jika ingin makan dia akan makan banyak. Bahkan Jery pun akan kaget seperti malam tadi saat makan bakso.


" Aku gak bisa makan banyak kalau di paksa Mas. Aku akan makan kalau memang mau makan. " Adu nya Manja lagi


" Iya, Sudah jangan menangis. Nanti aku marahi Papa ya. " Jawab nya Menenangkan Senja.


" Ck, Berani sekali kau memarahi ku. Dan kau Wanita Hamil, Aku menyuruh mu makan agar cucu cucu ku tidak kelaparan di dalam sana. Apa kau tau di dalam sana sempit ? Kau bayang kan saja, Saat Mama mu mengandung suami mu yang bodoh itu dia harus merengek setiap malam minta di pijat, Karena suami mu nakal yang sering membuat pinggang Mama nya sakit. Dan kau tau ? aku lah yang menjadi tumbal nya !" Nah ? Kok jadi Senja yang di salahin disini ?


" Hiks...hiks...hiks...Iya Senja akan makan Pa. " Hayo loh Papa Bule.


Makin nangis kan itu menantu Afternoon nya, Jery hanya bisa menghela nafas nya berat dan mencoba sabar.


" Pa, Senja tidak bisa di paksa makan. Dia akan makan jika dia menginginkan nya. Percuma di paksa makan jika akhir nya begini kan ? Kalau begini yang kasihan siapa ? Istri Jery juga Pa. " Jangan tanyakan lagi Ekspresi Renatta saat ini.


Dia benar benar sudah muak melihat adegan Manja Senja dalam dekapan Jery yang membuat panas hati dan pikiran nya.


" Ck, Terserah !" Papa Jack kembali ke meja makan nya untuk melanjut kan sarapan nya.


Sementara Senja hanya diam saja mengamati Peserta Sarapan pagi itu. Tapi tiba tiba dia teringat Janji suami nya malam tdi.


" Mas sudah selesai ?" Tanya Senja memastikan saat suami nya sudah membersih kan mulut nya.


" Iya kenapa ?" Tanya Jery lembut.


" Jadi kan ke pabrik ice cream nya ? aku mau lihat, Mau beli juga kan kata mas ? Kan kita mau beli satu box kan ?" Tanya Senja lagi.


" Iya. Biar siang nanti di jemput Abi ke kantor ya..." Jawab Jery meyakin kan.


" Tapi Honey, Hari ini ada acara arisan ku. Dan mereka membawa suami mereka. Lalu aku bagaimana ?" Tanya Renatta sengaja.

__ADS_1


Karena tadi pagi pagi sekali dia menghubungi teman teman nya untuk membawa ikut serta suami mereka karena dia bilang dia akan membawa suami nya.


Hal itu di manfaat kan oleh teman teman nya hanya untuk sekedar menjadi penjilat di depan Jery.


Jery melirik sekilas ke arah Renatta dengan tatapan aneh nya. Bukan nya Renatta sudah mengetahui bahwa Jery tidak suka keramaian ? Lalu apa ini ?


" Kau tau aku Ree. Tidak mungkin kau tidak mengetahui nya bukan ? Kecuali jika kau amnesia !" Jawab Jery dingin.


Senja hanya menatap sepasang suami istri itu dengan tatapan sulit di artikan.


" Tapi kau ingin menemani Madu ku ke Pabrik Ice Cream ! Apa itu juga tidak ramai ? Bahkan bisa saja berisik bukan ? Nama nya juga Pabrik !" Renatta tidak mau mengalah kali ini.


Jery pun sudah kesal dengan Renatta mulai tersulut emosi nya. Saat melihat wajah Jery yang merah padam menahan emosi nya Senja berinisiatif sendiri.


" Aku sudah tidak ingin Ice Cream nya Mas. Mas bisa pergi bersama Nyonya Renatta saja. " Ucap Senja sendu.


" Bagus lah jika kau tau diri. " Jawab Renatta sewot.


Papa dan Mama bule hanya menatap Senja kasihan dan marah pada Renatta yang egois itu.


Jery tau itu hanya alasan Senja saja. Karena tadi Juga Jery mandi bersama di ruangan yang sama dengan Senja.


Walau Jery di Bawah Shower dan Senja di dalam Bathup.


" Kenapa mesti sekasar itu pada Senja Ree ? Dia sedang mengandung anak anak ku. Yang akan menjadi anak anak kamu juga. Kamu lupa siapa yang meminta ku untuk mencari wanita lain ? Dan sekarang apa ini Ree ??". Tanya Jery sebisa mungkin menahan amarah nya.


" Ya ! aku memang menyuruh mu untuk mencari wanita lain. tapi tidak untuk menikahi nya apa lagi sampai terbawa perasaan pada nya. Sadar Jer, Bisa saja dia wanita licik yang mengingin kan harta kamu. " Renatta tak kalah emosi nya.


Bahkan dia lupa dimana dia sekarang dan ada orang tua suami nya yang sangat di Takuti nya dengan semua kedisiplinan nya !


" Kau gila Ree ! Jika kau tidak ingin aku jatuh cinta pada nya kenapa kau menyuruh ku mencari wanita lain ? Lalu kau ? Apa yang kau lakukan selama menjadi istri ku ? Apa kau pernah membantu ku dalam urusan diri ku ? Pernah Ree ?" Tanya Jery mulai emosi.


" Kau tau Ree ? wanita yang kau sebut tidak tau diri itu sedang mengandung calon ketiga anak ku ! Bukan hanya satu Ree, Tapi ada tiga Ree tiga ! Jadi salah lah aku jika aku menaruh perhatian lebih pada nya ? Bahkan saat dia marah pada ku dia tidak pernah sekali pun mengabaikan tugas nya sebagai wanita bersuami Ree ! Walau status nya istri simpanan ku ! Dia melayani ku dengan tulus ! Dia mengupas kan kulit udang untuk ku ! Dia memasak untuk ku ! Dia menyiapkan pakaian ku ! Bahkan dia tidak merasa jijik saat memungut pakaian kotor ku Ree. Dia bahkan mencuci sendiri pakaiandalam kami ! Karena kata nya itu Barang pribadi ! Kau bisa tanya kan pada mereka semua ! siapa yang mencuci nya. !" Jery sudah terlalu emosi dengan Renatta.

__ADS_1


Bahkan dia tak segan segan lagi membuka aib Renatta selama ini dan membanggakan Senja di hadapan semua orang.


" Aku tidak mengatakan ini semua demi kau Ree. Demi kau ! Tapi kau sudah keterlaluan ! Aku tanya pada mu satu kali saja. "


" Pernah kah kau bertanya aku lelah atau tidak ? Pernah kah kau menyambut ku dengan senyuman saat aku pulang bekerja ? Pernah kah kau bertanya aku sudah makan atau belum ? Pernah kah kau tanya aku ingin makan apa ? Dan terakhir Ree, Apa kau pernah menyuapi ku dengan tangan mu ? Tanpa menggunakan sendok ? Tidak Ree, Tidak pernah ! Tidak sekali pun ! Oh ya satu lagi. " Jery berbalik ke arah Renatta yang sudah diam memaku disana.


" Kau bahkan tidak pernah mengucapkan terima kasih pada ku atas apa yang aku berikan pada mu ! Dan Senja selalu berterima kasih pada ku walau yang ku bawa hanya ayam Crispy untuk makan malam nya !" Jery langsung meninggalkan Ketiga orang yang masih mematung disana.


Jery langsung berlari menaiki tangga menuju kamar Senja. Karena Lift nya belum selesai.


Jery bahkan menaiki anak tangga dan melompati nya langsung dua dua anak tangga sekaligus demi mempercepat langkah nya.


" Senja, Sayang...Aku masuk yaa..." Jery mengetuk pintu kamar Senja namun tidak ada jawaban disana.


Jery pun memutuskan untuk masuk ke Kamar Senja, Di lihat nya kamar itu kosong, Lalu balkon juga kosong, Mungkin kamar mandi pikir nya. Namun tetap juga kosong.


Lalu dimana Senja nya ? Wanita hamil nya, Istri Muda nya. Samar samar Jery mendengar suara isakan kecil di ruang ganti dan ternyata benar Senja.


Wanita hamil itu sedang menangis dan menelungkup kan wajah nya di Kursi bulat disana.


" Sayang...Jangan menangis...Maaf kan akuu..." Jery membawa Senja ke dalam dekapan nya.


" Maaf, Maaf kan aku yang merusak hubungan kalian, Aku minta maaf. Aku akan pergi dari sini. Jangan takut, Aku tidak akan mengganggu kalian lagi, Tapi aku mohon...Jangan ambil anak anak ku..Aku mohon...Aku tidak butuh apapun. Aku akan pergi jauh dari kalian...hiks...hiks...hiks..." Senja begitu pilu menangis dan memohon pada Jery.


Hati Jery benar benar sakit melihat air mata Senja, Bahkan wanita itu tidak memikirkan diri nya dan anak anak nya lagi, Yang di pikirkan nya adalah kebahagiaan orang lain. Entah lah. Jery merasa sedih dengan itu.


" Lalu kau akan membawa anak anak ku ? Mereka bukan hanya milik mu, Mereka juga milik ku. Aku Daddy nya, Aku akan memperjuang kan kalian semua. Walau harus kehilangan semua ini. !" Tanpa sadar Jery berkata seperti itu yang membuat hati Senja semakin sakit.


...❤️❤️❤️...


Nah loh kan ? Keluar juga kan Apa yang di rasain bang Jery kan !


__ADS_1


Jangan lupa mampir di Paman Tepung dan Chacha 🙏


Yuk, Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 ❤️❤️


__ADS_2