
Hari ini adalah hari kelulusan Bagi Daniel dan Daniella.
Karena Ello sudah duluan lulus dengan Posisi tiga terbaik di Jurusan nya.
Teknik Mesin.
Dan hari ini Dia ikut dengan Mommy dan Daddy nya menghadiri acara kelulusan Kedua saudari kembar nya.
Di SMA Negeri Itu, Daniel dan Lila mendapat kan Nilai Cukup memuasakan.
Peringkat satu Umum di tempati Oleh Daniel sebagai Siswa terbaik tahun ini, Di susul Embun dan terakhir Lila.
Mereka Lulus dengan Nilai sempurna.
" Selamat Dane, Kau memang yang terbaik. " Ello bersalaman layak nya Teman pada Daniel saudara kembar nya.
" Thanks., " Jawab Daniel.
Tak lama Lila datang dari toilet bersama Embun.
" Selamat Dek, Lo hebat banget. " Ucap Ello mengusap kepala Lila sih bungsu.
" Ello, Ih...Kan rambut Lila rusak. " Merajuk disana.
" Kakak napa dek ! Gitu banget sama gue. "
" Sudah, Gak mau apa sama Embun ?"
" Eh ? Embun gak papa kok tante. Oh iya, Embun pulang duluan ya. Mau kasih tau Ibu dan bapak dulu, Embun dapet beasiswa di Universitas Negri. " Sela Embun.
" Oke, Ikut bareng kita bentar ke Restoran Milik Daddy mereka dan bawa makanan untuk keluarga kamu ya, Oke. " Ucap Senja dengan Ramah.
Embun melirik ke Daniel dan Mendapatkan respon dari Daniel.
" Gitu banget yak, Main kode kodean segala. Tinggal ikut aja kali Embun. Mesti banget ya ? Kodein ke Dane ?" Cibir Ello.
Sampai sekarang dia tidak mendapatkan apapun tentang Bulan.
" Oke, Embun ikut deh. "
" Ahh...Gitu dong...Asyikkk..." Lila berseru heboh disana.
Akhir nya mereka semua pergi ke Restoran dan setelah nya Daniel mengantar Embun pulang dan kembali kerumah.
Hari ini adalah hari yang melelah kan. Dan malam ini Mereka semua berkumpul di Ruang keluarga untuk membahas Pendidikan selanjut nya tentang anak anak mereka.
" Gimana ? Sudah memilih Universitas yang menurut kalian terbaik ?" Suara Tegas Jery menginterupsi ruang keluarga itu.
Ketiga anak nya mengangguk mantap disana. Dia melihat kesungguhan dari ketiga anak nya.
" Dane ?" Tanya Jery disana.
Daniel melihat ke arah Mommy nya yang tampak bersedih.
" Dane memilih Stanford University ! Jurusan Bisnis Management dan akan langsung pada Program Magister !" Jawab nya dengan Mantap.
Senja menautkan jari jari nya pada milik suami nya. Ini baru satu anak nya yang akan pergi. Bagaimana jika ketiga nya ? Lalu bagaimana dia disini ?
Mereka sudah sepakat tidak akan memberatkan putra dan putri mereka. Tapi saat ini dia yang berat.
" El ?" Tanya Jery menatap putra kedua nya.
__ADS_1
" Massachusetts Institude Of Technologi di Cambridge Amerika Serikat. Teknologi mesin ! " Jawab Ello mantap.
Keinginan nya memiliki Dealer Daddy nya dan memiliki bengkel besar akan di wujudkan nya. Dia juga akan memegang pabrik Elektronik milik Daddy nya juga nanti nya.
" Lila sayang ?" Lila menatap Mommy nya.
Dia juga tidak berniat meninggalkan sang Mommy, Tapi Keinginan nya menjadi dokter sangat kuat.
" Lila...." Ucap nya ragu melihat sang Mommy.
" Lila ingin kuliah di Ludwig-Maximilians Universitat Munchen .!" Jawab nya dengan mantap tapi dengan wajah sendu pula pada sang Mommy.
" Opa dan Oma akan menemani mu tinggal di Munchen. Kami akan kembali ke Negara Kami. Kita bisa tinggal di Mansion Di Munich. " Jawab Opa bule mengerti ketakutan sang menantu kesayangan.
" Maaf, Senja mengantuk. Selamat malam semua. " Senja pergi dari sana. Sakit kali hati nya saat mendengar kan semua keinginan anak anak nya yang menginginkan Sekolah di luar Negri dari pada disini bersama nya.
" Kita bicarakan lagi nanti. Daddy harap kalian mengerti keadaan Mommy kalian. "
" Yes Dad !" Jawab kompak ketiga anak nya.
Jery menyusul Senja.
Kini dia dapat melihat istri nya sedang di balkon kamar mereka.
Jery mendekat dan memeluk Senja dari belakang.
" Dingin disini yank, Masuk yuk...Aku mau cerita sama kamu. " Senja melihat ke arah suami nya dan mengikuti Jery yang membawa nya ke tempat tidur.
Kini mereka sudah saling duduk di tempat tidur saling memeluk dan merasakan kehangatan satu sama lain.
Jery menciumi puncak kepala istri nya dengan penuh kasih sayang.
" Kamu tau aku mencintai kamu yank ?" Senja melihat suami nya dsn mengangguk.
" Kita sebagai orang tua harus memberikan yang terbaik bukan untuk anak anak ? Kita sudah sepakat bukan ? Untuk membebas kan mereka dalam memilih, Kita membebaskan mereka memilih bukan berarti juga benar benar membebaskan dan melepaskan mereka begitu saja. Kita akan terus menjaga dan memantau perkembangan anak anak. Ingat yank, anak anak sudah dewasa. Sampai di sini bisa mengerti ?" Penjelasan Jery mengingat kan Senja akan sikap kekanakan nya.
" Tapi Mas, Rasa nya baru kemarin kita di repotkan dengan kenakalan mereka dan sekarang mereka memilih jalan mereka Mas, Dua putra ku di Amerika, Lalu putri ku satu satu nya ingin ke Jerman. Lalu bagaimana dengan kita ?" Tanya Senja.
" Kita bisa membuat adik lagi untuk mereka, Tidak ada lagi yang akan merecoki kita yank. " Jery menggoda Senja tapi suara Pekikan membuat Suami istri itu melihat ke arah sumber suara.
" No !!!!" Teriak Lila memecah keheningan sepasang suami istri itu.
Mereka melihat ketiga anak nya masuk ke kamar mereka tanpa permisi dulu.
" Apa maksud nya ini ? Lila tidak mau punya adik lagi. Apa kata orang ? Lila memiliki adik bayi ? Tidak !!! Lila tidak ingin !!!" Ucap Lila berapi api.
Lalu Jery melihat wajah dingin Daniel dan wajah kesal milik Ello.
" Apa apaan ? Adik lagi ? Tidak !!! Enak saja. Punya adik seperti Lila yang membangkang saja El sudah pusing, Lalu mau menambah adik lagi ? Itu tidak akan Elli biarkan !"
" Lalu Dane ? Apa pendapat mu ?" Tanya Jery santai.
Dia kaget saat Lila dan Ello langsung naik ke tempat tidur mereka dan memeluk Senja nya.
" Ingat umur Dad ! Daddy sudah Tua ! Apa masih pantas menggendong Anak lagi ? Kalau cucu masih masuk akal !" Jelas Daniel disana membuat Jery kesal.
" Hey ! Apa ini maksud nya ? Ketiga anak nya sudah di tempat tidur, Memeluk istri nya dengan manja.
" Daddy ikut !" Ucap Jery ikut disana.
Mereka berlima merebahkan diri di tempat tidur yang sama dan satu selimut yang sama.
__ADS_1
" Jadi, Coba ceritakan pada Mommy, Siapa Kah yang kalian sayangi saat ini. Jika Dane sudah jelas Embun. Tapi Mommy lihat Dane terlalu dingin dengan Embun. " Jelas Senja.
" Entah lah Mom, El masih mencari Bulan. Dia Hilang di telan bumi. Bagaimana bisa coba ? Dia membuat pria setampan Ello mencari bety lapea seperti nya !" Ucap Ello dengan kesal.
Tok...
" Hey ! Dek, Kau tidak sopan !" Ucap Ello kesal pada Lila...
" Lila..." Tegur Mommy nya.
" Sorry kak El. " Ucap Lila disana.
" Dia merasa paling tampan. Seenak nya saja mengatakan orang bety lapea. Jika itu jodoh nya bagaimana ? Berdoa saja kau semoga tidak berjodoh dengan nya dan menjadi bucin nya sih bety lapea yang di sebut nya itu. " Ucap Lila dengan wajah kesal nya.
" Aku yang tampan ini tidak akan berjodoh dengan wanita seperti bety lapea itu. Kawat gigi nya membuat ku merinding di sekujur tubuh ku. "
" Lalu untuk apa kau galau ? Dan pula Jika soal jam tangan saja itu berarti sudah rezeky mu bukan ? Apa susah nya ? Jika suatu saat bertemu lagi kau bisa mengembalikan nya, Belikan yang sesuai dengan harga yang di berikan nya pada mu !" Suara Dingin Daniel terdengar tegas dan melogika disana.
" Oh iya ? Kenapa aku mesti galau ? Sial ! " Batin nya meronta.
" Kenapa ? Kau baru menyadari jika kau bodoh ?" Sindir Daniel lagi.
" Mana ada ? Aku ini pintar ya. Aku peringkat 2 dari 3 besar ! Nilai ku bagus. Aku akan buktikan aku akan lulus dengan nilai Cumlaude !"
" Oke ! Siapa yang akan lulus lebih cepat, Dengan nilai Cumlaude, Dia akan mendapat kan sebuah Apartemen mewah di PIK !"
" Deal ! " Jawab ketiga anak nya.
Ini yang di sukai Jery dan Senja. Anak anak nya selalu kompak walau di hadirkan dengan drama kegaduhan dari Ello dan Lila setiap saat nya.
" Sudah, Ayo tidur. Malam ini kita tidur bersama. Mommy rindu kalian. "
" Oke ! Siapa menolak ?" Jawab Lila mewakili saudara nya dan Daddy nya.
" Oke, Ayo sekarang tidur. Sudah sikat gigi dan cuci muka?"
" Sudah Mom !" Jawab ketiga anak nya lagi.
" Sekarang tidur. !" Senja membanahi selimut mereka.
" Good Night Mommy, Good Night Daddy. "
" Night To Guys. " Jawab Kedua orang tua itu.
Malam ini mereka akan tidur berlima kembali, Setelah lama nya, Terakhir kali saat Ello terkena Tipus dan mereka semua menemani Ello di kamar ini juga. Saat Ello kelas 6 Sd.
" Aku bahagia sayang, Kehidupan Jery sangat luar biasa sejak hadir nya Senja dan anak anak nakal itu. " Ucap Opa bule yang menutup pintu kamar anak nya dengan sangat pelan.
" Iya Pa. Mama harap Renatta tidak berulah lagi. Cukup sudah dia berusaha mendekat kerumah ini lagi beberapa tahun yang lalu. " Jawab Oma Bule mengingat perjalanan hidup Jery anak nya.
" Sayang..." Opa Bule mengode istri nya.
" Malu dengan urat mu yang sudah mengendur !"
" Tapi Urat urat ku masih bisa membuat mu mendesahh sayang..."
" His ! Ayo. Sekali saja. "
" Wohoo !! Kau nakal Claire Anastasia Wilton. !"
" Kau lah sumber kenakalan itu Jackson Grey !" Balas Oma Bule.
__ADS_1
...❤️❤️❤️...
Next Kisah Ello terus ya. Karena ini Part kerakhir sebelum Ello menggatal yakkk 😀😀