
Sudah dua hari pasca operasi besar nya, Dan jika pagi ini Jery tidak sadar, Maka dia di nyatakan Koma.
Dan hal itu sangat menghantam pertahanan diri Senja yang memang lemah sejak kehamilan nya ini.
Berbeda dengan dia yang dulu, Yang bisa melawan bahkan mendebat Jery di awal awak pernikahan mereka.
" Egh...."Leguhan Jery terdengar oleh Senja.
" Mas, Kamu udah sadar ???" Tanya Senja menghampiri Jery.
" Kamu siapa ???" Tanya Jery bingung.
Deg !
Jantung Senja seakan berhenti berdetak.
Apa kata nya ? Siapa Dia ?
" Mas, Kamu beneran gak ingat aku ?" Jery menggeleng.
" Mas, kamu yakin ?"
" Kamu siapa ?" Tanya Jery lagi.
" Aku Senja Mas, Istri kamu. " Lirih Senja.
" Istri ? Apa aku sudah menikah ? "
" Mas, Aku istri kamu Mas. Aku Senja istri kamu Mas. Ingat ? A-aku saat ini sedang mengandung anak kamu. Anak anak kita Mas, Kembar kita Mas. Anak anak kita. " Senja sudah menangis.
Ceklek...
Masuk lah 3 orang usia Senja. Dimana disana ada Pria yang menyebalkan bermana Jackson Grey.
Lalu ada wanita cerewet yang bernama Claire Anastasia Wilton.
Dan satu lagi, Pria yang berwajah Asia yang sangat di takuti nya. Rekan bisnis yang sangat penting bagi nya dan sulit di takhkukan nya Bernama Tuan Takeshi yang sibuk ingin bertemu dengan nya.
" Ma, Pa, Mas Jery gak ingat aku...Mas Jery lupa ingatan "
Gluk ..
Jery menelan ludah nya kasar saat Istri nya mengadu, Kan kini dia menatap nanar ke arah istri nya.
Habis lah dia. Istri nya mengadu.
" Benar kah ? Dia tidak mengingat mu ?" Tanya sang Papa mertua Senja.
Senja mengangguk, Dan kini Papa Jack menatap horor kearah Putra nya yang masih terbaring di tempat tidur pasien.
" Panggilkan dokter ! Jika benar dia hilang ingatan maka aku sendiri yang akan membuat nya ingat !. " Entah kebetulan atau apa ? Dokter pun masuk untuk mengecek kondisi Jery.
" Dok, Suami saya tidak mengenal saya. Apa dia hilang ingatan seperti di sinetron ikan terbang itu ? " Tanya Senja.
Dokter tersebut hanya menatap aneh, Tidak ada pendarahan parah bukan ? Diagnosis nya baik baik saja kok. Lalu kenapa istri nya bilang Pasien itu lupa ingatan ?
" Baik, Saya periksa dulu." Dokter tersebut memeriksa Jery dan semua nya baik baik saja.
" Suami anda baik baik saja kok ! Tidak ada yang cidera parah. Hanya patah tulang saja di Kaki nya. Selebih nya baik baik saja. "
" Lalu, Kenapa dia tidak mengingat saya dok ?" Tanya Senja.
" Kau mengingat kami atau harus aku yang mengingatkan mu ?" Tanya Papa Jack menyeringai.
__ADS_1
" Je-jery mengingat nya Pa. Jery ingat Senja istri Jery. Jery ingat. !"
Deg !
Senja merasa bodoh disana.
" Kamu bohongin aku Mas ? Tega banget kamu ih..."
Bugh...Bugh...Bugh...
" Hiks...hiks...hiks...Kamu jahat Mas..."
" Cup...Cup..Cup...Jangan menangis anak cantik, Anak manis. " Ucap Tuan Takeshi.
Papa Jack melotot saat teman Lucknut nya itu ingin memeluk menantu kesayangan nya.
Bugh...
Papa Jack menendang bokong Teman Lucknut nya itu karena kesal.
" Berani sekali kau hah ?!" Bentak Papa Jack merasa kesal.
" Apa ? Kau menendang bokong ku !" Balas Tuan Takeshi.
Jery melotot, Kenapa Papa nya berani sekali menendang bokong Penguasa bisnis Jepang itu ?
" Hey kau Benteng Takeshi ! Berani nya kau !"
Plak...Plak...Plak...
Mama Claire semakin kesal dan memukuli Tuan Takeshi dengan tas kulit buaya warna hijau nya.
" Hey ! Wanita Bule ! Hentikan ini. Tas mu bisa rusak ! Aku tau harga nya mahal. Hentikan Cla...Hentikan !!!"
Kenapa seakan mereka sangat mengenal dengan dekat ?
" Suami ku kaya ! Dia bahkan bisa membelikan ku Pabrik Tas nya. Mau apa kau ha ? Pergi kau Onsen Jepang, Benteng Takeshi ! Pergi !!!" Bentak Mama Claire kesal.
" Ma...Sudah, Jery pusing. Dia rekan Bisnis Jery Ma. Jangan begini. "
" Biar ! Biar mama hajar Pria mesum ini. Lihat, Sudah Tua bangka bau Tanah, Tidak tau malu, Bahkan Urat nya sudah mengendur, Tapi masih suka bergoyang bersama daun muda ! Lihat Bekas Kiss Mark nya ! Ck, Menyebalkan !" Gerutu Mama Claire lagi.
Jery semakin heran disana. Termasuk Senja yang melihat Pria Jepang berambut panjang itu di hajar Mama Mertua nya. Sementara Papa Mertua nya hanya bersedekap tangan di dada dan menatap pongah ke Pria Jepang itu.
" Ada apa ini ? Kenapa seperti ini ?"
" Dia Teman bermain Papa mu ! Mereka berdua ini adalah pemain yang handal ! Mereka temen mencari dosa bersama ! "
" Sayang, Aku kan sudah bertaubat saat menyukai mu ! Aku hanya bermain dengan mu setelah itu !." Bela Papa Jack.
" Tapi dulu kau lebih parah dari ku !" Tuan Takeshi tak terima.
" Ck, Kau lebih parah sekarang !"
" Diam !!!" Bentak Mama Claire semakin kesal.
" Mas, Kamu kenapa ?" Tanya Senja panik melihat Jery kesakitan di kepala nya.
" Sakit Yank, Kepala aku sakit banget. "
" Kamu gak bohong kan Mas ? Kamu beneran sakit kan ?"
" Istirahat lah. Kamu butuh istirahat Jer. " Kata Mama Claire yang tau bahwa Putra nya memang merasa kesakitan.
__ADS_1
" Tidur ya Mas. " Senja mengelus tangan suami nya.
" Temani aku Yank. " Senja mengangguk dan tiga orang tua itu keluar dari kamar rawat inap nya Jery.
Namun, Ponsel nya berbunyi, Ternyata Anak buah nya menghubungi nya.
" Tuan, Target berada di lokasi. "
" Baik, Aku akan kesana !" Balas Papa Jack.
" Ma, Temani Wanita hamil itu. Papa Ada urusan sebentar. " Papa Jack mengelus kepala istri nya.
" Iya. Hati hati ya Pa. " Papa Jack mengangguk mengerti dan pergi dari sana.
Namun, Sampai di depan dia berbalik dan menatap ke arah teman lama nya.
" Kau mau apa ?"
" Aku ingin ikut ! Kau ingin bermain sesuatu bukan ? Aku ikut. "
" Jangan mengganggu ku !" Papa Jack langsung masuk ke dalam mobil nya di ikuti Tuan Takeshi juga.
" Apa yang ingin kau lakukan ?" Tanya Tuan Takeshi.
" Kau akan melihat nya. !" Dan akhir nya mereka sampai di Rumah, Rumah pemberian Jery sebagai kompensasinya.
" Dimana Renatta ?" Tanya Papa Jack.
Pelayan tersebut tau siapa yang sedang di hadapi nya saat ini. Tuan Besar.
" Di atas Tuan. " Jawab nya Sopan .
" Panggil dia !" Pelayan mengangguk dan memanggil Renatta turun.
Renatta sudah turun, Dia datang menghampiri Papa mertua nya yang sebentar lagi akan menjadi mantan mertua nya.
" Langsung saja Re !"
Prak...
Papa Jack melempar kan amplop coklat di meja.
Renatta yang heran pun langsung menerima nya dan membuka amplop itu. Dan alangkah terkejut nya dia saat melihat foto foto kecelakaan mobil mewah yang di kenali nya dengan sebuah Truk pengangkut pasir.
" Kau sudah paham ?" Tanya Papa Jack Arrogant nya mulai.
" Ree tidak paham Pa. " Jawab nya sedikit gugup.
" Baik ! Aku akan menjelaskan nya !"
" Lamborgini Aventador Biru, Pabrikan Italia, Nomor B 123 REE atas nama Jeremy Wilton Grey ! Sampai sini sudah paham ?" Renatta pucat pasi.
Keringat dingin sudah menyerang nya saat ini. Bahkan tangan nya juga sudah basah.
" Dan saat ini mobil itu berada di Bengkel, Alasan perbaikan mesin bukan ? Bukan kah Mobil itu sama dengan yang berada di Foto ? Bahkan di Gagang pintu nya berukir Nama dengan tinta emas, Renatta bukan ? Perhatikan dengan teliti !"
Deg !
Renatta semakin pucat, Papa Jack memang berbeda kali ini.
Renatta benar benar takut saat ini. Takut sekali ! Tapi dia mencoba biasa saja.
...🍃🍃🍃...
__ADS_1
Follow akun ige aku @amelia_falisha1511 ❤️