
Pagi di hari Senin, Membuat Ello merasa malas untuk ke sekolah nya.
Sementara kedua saudara nya sudah duduk di meja makan. Tapi Ello bekum juga turun...
" El ? Tidak sekolah sayang ?" Tanya Senja memasuki kamar putra nya.
Ello hanya melirik sekilas pada Senja dan mulai melancarkan aksi merajuk nya.
" El marah dengan Mommy ?" Lagi lagi Ello hanya melihat sekilas pada Mommy nya.
" Baik lah, Maaf sudah menganggu El. Mommy tidak akan pernah menganggu El lagi. " Senja hendak keluar tapi tangan nya langsung di tarik putra nya itu.
Dia tau, Anak anak nya akan selalu takut jika dia marah dan tidak menyapa mereka.
" Kenapa ? " Tanya Senja pada Ello.
" Bisa kah hukuman nya di Kurangi ? El janji tidak akan nakal lagi Mom. Maafkan El..." Ello bersungguh sungguh disana.
Dia menyesal telah hadir di pesta ulang tahun Dika yang di adakan di Club malam itu dan dia pertama kali nya minum alkohol, Dan hebat nya 4 gelas Cocktail tidak berpengaruh apa apa pada nya..
" El, Dengar, Pria sejati itu akan memegang teguh janji nya, Dan El harus bisa menerima hukuman ini. Faham ?" Mau tidak mau Ello mengangguk.
" Sekarang ayo bersiap, Daddy akan mengantar kamu, Daniel dan Lila sudah di meja makan. " Ello mengangguk dan Senja bergegas turun dari kamar Ello.
Dia kembali menuju meja makan, Bertemu dan bergabung bersama keluarga besar nya.
" Bagaimana Yank ? Udah ? " Tanya Jery pada Senja.
Senja hanya bisa mengangguk, Ello memang agak sulit di bujuk, Tapi jika Senja sudah diam anak anak nya akan takut sendiri.
Tak lama Ello keluar dari kamar nya dan turun ikut bergabung bersama.
" Morning All. " Sapa Ello sedikit lemas.
" Morning..." Sapa semua nya.
" Are U okey ?" Tanya Lila beringsut ke arah Ello dan mengecek keadaan saudara nya.
" His ! Aku baik baik saja. " Jawab Ello ketus menepis tangan Lila.
" Apa salah Lila ? Lila hanya ingin mengetahui keadaan El ? Lalu kenapa di tepis ?" Lila berucap sedih disana.
" Lila sudah selesai. Kak, Dane Lila di antar Pak Iman saja. Lila pergi. " Lila langsung pergi dari meja makan meninggalkan keluarga nya.
Semua menatap Ello, Dan Ello juga merasa bersalah karena telah berbuat kasar pada Lila.
" Kau keterlaluan ! " Jawab Daniel meninggalkan meja makan.
Entah mengapa dia tidak suka jika Lila menangis.
" Dane, Sorry. " Ucap Ello.
" Say Sorry to Lila. !" Jawab Daniel meninggalkan meja makan juga.
" Sudah, Sarapan dulu. Lalu berangkat sekolah bersama Daddy ya. " Senja menyemangati Ello disana.
Ello menunduk malu dan merasa bersalah.
" Maaf, " Ucap nya lirih dan mulai memakan sarapan nya.
__ADS_1
Dan benar saja, Ello di antar Daddy nya mengendarai mobil mewah nya. Dan saat melihat Ello keluar dari mobil mewah, Mata Mentari langsung berbinar melihat nya.
" Dad, El bisa masuk sendiri. " Sergah Ello.
" No ! Daddy ingin melihat sekolah ini. "
" Oh, C'mon Dad, "
" Why not ?" Tanya Jery sambil terus berjalan mengantar Ello ke dalam sekolah.
dan tiba tiba Mentari menghadang jalan nya.
" Mentari ?" Gumam Ello.
" Hay El, Kamu di antar siapa ?" Tanya Mentari basa basi.
Jiwa matre nya meronta ronta melihat Ello turun dari mobil mewah dan melihat Daddy nya.
" Oh, Aku ? Di antar Daddy. "
" She's Not Good !" Bisik Jery pada Ello.
" Oke, El, Daddy berbakat Son ! Have A Nice Day !" Jery menepuk bahu Putra nya dan melenggang pergi.
Mentari memang berubah sejak mengetahui Ello adalah anak orang kaya. Apalagi melihat Rumah mewah milik Ello dan deretan mobil mobil mewah itu jiwa Matre nya bergejolak.
" Sorry, Mentari, Gue lagi badmood. Permisi. " Ello pergi meninggalkan Mentari disana.
Sementara Mentari hanya bisa mencebik kesal, Ello menolak nya.
Ternyata Ello anak orang yang sangat kaya. Tapi kenapa mesti naik motor butut ? Untuk apa mobil mobil mewah itu ? Pikir Mentari.
" El, Ello..." Panggil seorang wanita cupu memakai kaca mata tebal dan memakai kawat gigi.
" Aku Bulan, Hm, Rembulan..." Dia mengulurkan tangan nya pada Ello.
Ello hanya menatap nya saja. Belum mau menerima uluran tangan Rembulan itu.
" Ini, Kado buat kamu, Maaf aku gak bisa datang kemarin. Mama dan Papa gak dirumah jadi aku gak di izinin pergi keluar. " Ucap nya Jujur.
Mau tidak mau Ello mengambil kado dan menerima uluran tangan dari Rembulan itu.
" Oh, Thanks ???"
" Bulan..." Jawab wanita cupu itu.
" Oh, Iya. Thanks Bulan. " Ucap Ello mengangkat kado itu.
Bulan tersenyum disana. Dia bahagia sekali kado dari nya di terima oleh Ello sang bintang sekolah SMK ini.
" Your Well El, !" Jawab nya dengan senyuman yang menghiasi wajah nya.
" El ?" Tanya Ello merasa heran.
Karena hanya keluarga nya saja yang memanggil nya El.
" Eh ? Kenapa ? Kami keberatan ? Sorry. " Jawab nya tertunduk.
" It's oke. Aku kelas dulu ya. Sekali lagi Thanks ya Bulan. " Ello tersenyum disana.
__ADS_1
Walau bagaimana pun Keluarga nya selalu mengajarkan untuk berbuat baik, Dan menerima pemberian orang lain. Terlepas itu suka atau tidak nya, Yang penting di terima dulu.
Itu lah yang selalu di jelaskan oleh keluarga nya.
Terutama Mommy Sunset.
" Oke. Aku balik kelas juga ya El, Sampai jumpa. " Bulan tersenyum dan kembali ke kelas nya dengan perasaan bahagia nya.
Dia bahagia sekali Ello mau menerima kado dari nya.
Mereka memasuki kelas masing masing dan sampai saat jam istirahat, Ello keluar dari kelas nya bersama Dika,Dan Juanda teman Genks nya.
Namun, Saat hendak ke kantin dia melihat Mentari dan genk nya sedang mengerubungi seorang siswa yang di kucil kan mereka.
" Lo, Lo itu gak pantes deketin Ello. Ello itu Cowok gue ! Ngerti loh lagian kado murahan juga yang lo kasih ke Ello kan ?" Mentari sang Diva SMK itu menghujat Rembulan.
Siswi berprestasi yang di kucil kan karena dia sulit bergaul.
" Sorry, Gue--"
Byur ..
Kepala Bulan di siram es teh manis oleh Mentari disana. Mata Ello membulat sempurna.
Dia tidak menyangka bahwa wanita yang di kagumi nya bisa melakukan hal itu.
" Mentari !!!" Ello berteriak disana.
Di lihat nya Wajah Bulan yang sudah basah oleh es teh manis yang di siram kan Mentari tadi ke Bulan.
" Bulan, Lo gak papa kan ?" Ello merasa bersalah disana. Karena Dia Bulan di perlakukan begitu oleh Mentari.
Bulan melihat Ello sekilas lalu dia pergi dari sana dengan menangis.
Hati nya sakit sekali rasa nya di hina dan di kucil kan begitu.
" Lo apa apaan sih Mentari ? Sejak kapan kita pacaran ? Jangan ngarang deh lo ! "
" Kamu kan ngejar ngejar aku, Jadi yaudah kita pacaran aja. Kan kamu suka sama aku. Lalu apa lagi ?"
Ello hanya tersenyum miring disana.
" Lo tau apa tentang gue ? Dan Lo juga hina kado Bulan ? Asal lo tau, Bulam kasih gue Rolex . Lo liat nih. " Ello membuka kotak dari Bulan tadi yang berisi jam tangan mewah itu.
Dia berniat mengembalikan nya ke Bulan karena kado itu terlalu mahal bagi nya.
" Kenapa ? Lo kaget ? Ngira ini palsu ? Replika atau Kw ? "
" Gue rasa Lo juga tau. Secara lo model terkenal kan ? Jadi gue saranin, Jangan suka ngerendain orang lain dan berteman karena harta. Bahkan gue jadi ragu, Lo mau nyapa gue apa karena lo udah tau siapa gue ? iya ? "
" Cih, Miris banget hidup lo !" Cibir Ello pada Mentari.
" Men, Gua cabut ! Badmood gue di kantin !" Ello pun pergi dari kantin dia bermaksud mencari Bulan.
...❤️❤️❤️...
Sekedar Info ya Genks, Disini aku mau lanjutin ke S2 nya khusus untuk Ello aja ya. Kalau Daniel nanti buat Lapak baru.
Kalau Lila kan udah ada juga. jadi Disini khusus Ello.
__ADS_1
Oke lah ya, Jangan lupa Follow ige gue @amelia_falisha1511 ❤️
Elah, Gayaan banget pake gue gue segala 😂😂😂