Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Lamaran


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana Ello benar benar akan melakukan acara lamaran dengan Bulan.


Dan kali ini, Ello benar benar akan menepati janji nya untuk mempersunting Bulan dengan hasil keringat nya sendiri.


Bahkan Ello bersikeras untuk tidak mengambil sepeser pun bantuan dari Daddy nya untuk pesta pernikahan nya nanti.


Saat ini, Mereka tengah berada di Rumah besar keluarga Sanjaya Sakti dimana malam hari ini Ello benar benar akan melamar kekasih hati nya.


" Siap ?" Tanya Senja saat mereka hendak masuk ke dalam rumah Bulan yang memang sudah di sulap sedemikian rupa.


Jika orang lain akan melamar dengan kedatangan keluarga besar.


Ello malah datang dengan para pelayan rumah Daddy nya yang membawa banyak seserahan untuk Bulan.


Bahkan Ello tak segan segan untuk membelikan seragam untuk para pelayan rumah keluarga mereka.


" El gugup Mom. " Ucap Ello yang kini di apit oleh Lila dan Mommy Senja.


" Hilih, saat meniduri nya kau tidak gugup. " Cibir Lila secara frontal dan itu membuat Ello hanya mencebik nya saja.


" Kakak Dek..."


" Iya kakak 2 menit. " Balas Lila.


Kini mereka sudah sampai di ruang sebuah ruangan besar yaitu ruangan keluarga...


" Selamat malam semua nya. " Sapa Opa Jack disana.


Dia menjadi pembicara di keluarga nya untuk melamar Bulan yang akan menjadi istri dari cucu tengik nya.


" Selamat malam..." Balas Papa Sanjaya.


Kini, Acara di mulai dengan MC, membuka acara tersebut.


Canda tawa Senda gurau di selipkan di setiap kata yang di ucapkan sang MC .


Sampai di Acara, Dimana keluarga pihak Pria memberikan beberapa bingkisan seserahan.


Bulan yang berada di kamar nya sampai melongo menatap layar Tv besar di hadapan nya saat ini.


Setau nya dia hanya membeli beberapa saja keperluan nya, Tapi kenapa jadi sebanyak ini ?


Satu,Dua,Tiga bahkan Bulan sudah menghitung semua kotak kotak kaca itu hingga berjumlah 27.


Kenapa 27 ? Apa ada di balik angka 27 itu ?


Ya, Itu adalah tanggal ulang tahun Bulan. Dan Ello sengaja melakukan itu.


Bahkan seluruh isi dari kotak kotak itu sangat luar biasa banyak nya.

__ADS_1


Tidak ada satu pun barang murah Disana, Ello benar benar melakukan nya.


Dia begitu menghargai Rembulan nya.


" Apa Tujuan mu datang kesini ?" Tanya Papi Sanjaya menatap Ello dengan tatapan tajam dan mengintimidasi nya.


Ello hanya tersenyum dan berdehem sebelum dia menjawab pertanyaan dari calon Papi mertua nya itu.


" Saya, Danello Wilton Grey, Datang kesini bertujuan untuk melamar putri anda satu satu nya yang bernama Rembulan Sanjaya Sakti untuk menjadi Calon istri saya kelak, Dan menjadi ibu dari anak anak saya nanti nya. " Jawab Ello dengan lantang dan gagah nya.


Papi Sanjaya hanya tersenyum sinis melihat Ello.


" Bagaimana jika saya menentang nya ? "


Deg


Ello membatu mendengar jawaban dari Calon papi mertua nya itu.


" Saya yakin jika anda adalah ayah terbaik yang menginginkan yang terbaik pula untuk putri anda. " Ello menghela nafas nya sejenak.


Sementara di dalam kamar nya, Jantung Bulan berdebar tak karuan saat melihat ketegangan antara Papi dan Calon suami nya itu.


" Saya tidak bisa menjanji kan apapun kepada anda, Tapi saya akan selalu berusaha untuk membahagiakan putri anda selama hidup saya. " Bulan meneteskan air mata nya mendengar jawaban lantang dari kekasih nya.


Betapa bahagia nya Bulan saat ini melihat betapa gagah berani nya Ello meminta diri nya pada sang Papi.


" Izinkan saya berusaha untuk membahagiakan putri anda, Saya ingin menjadi suami yang terbaik serta ayah yang baik pula untuk anak anak kami kelak. Saya, Danello Wilton Grey, meminta kepada Anda Tuan Sanjaya Sakti, Untuk Sudi menerima niat baik saya dan keluarga saya untuk melamar Putri anda yang bernama Rembulan Sanjaya Sakti. " Tutur Ello dengan sangat tegas.


Ada rasa sesak di hati nya saat membayangkan bagaimana nanti putri nya akan di bawa oleh pria yang akan menjadi suami nya kelak.


Betapa sesak rasa nya dada Papi Sanjaya .


" Papi..." Mami Regina mengelus dada dan punggung suami nya secara bersamaan.


Dan itu sukses membuat seluruh keluarga menatap nya.


" Aku baik baik saja ayang..." Papi Sanjaya berusaha menyakin kan kekasih hati nya bahwa keadaan nya saat ini baik baik saja.


" Panggilkan Putri kita. Lamaran dari Pria ini di terima atau tidak. " Mami Regina memberi kode pada pelayan untuk menjemput putri nya.


Bulan kini sudah bersiap siap untuk turun ke bawah, dia kan di antar oleh ketiga buah cinta nya dengan sang kekasih hati nya.


Ello.


" Mami, Are You Happy To Night ?" Tanya Davian antusias menatap Mami nya.


Kini mereka tengah menuruni satu persatu anak tangga melingkar itu.


Mata Ello terus saja tertuju pada sosok indah yang sedang menuruni tangga dengan balutan kebaya berwarna Baby Blue, Dan Ello memakai Batik Pula berwarna yang senada dengan Rok bawahan yang di kenakan Bulan saat ini.

__ADS_1


Luar biasa sekali pasangan ini bukan ? Mereka benar benar mempersiapkan segala nya sendirian.


Walau dengan uang yang mereka kucurkan tidak sedikit.


" Sekarang Papi ingin bertanya, Sudikan kamu menerima Pria yang bernama Danello Wilton Grey untuk menjadi calon suami kamu sayang ?" Bulan mengangguk.


" Bulan menerima nya Pi..." Papi Sanjaya hanya bisa menghela nafas nya yang semakin sesak di dada.


" Silahkan. " Papi Sanjaya memberi ruang untuk Ello mendekat dan menyampaikan niat baik nya pada putri nya itu.


" Rembulan Sanjaya Sakti ?" Panggil Ello dengan lembut.


" Saya..." Sahut Bulan pula tak kalah lembut nya.


" Malam ini, Aku meminta mu kepada kedua orang tua mu, Untuk melamar mu, Menjadikan calon istri ku, hingga benar benar menjadi istri ku, Ibu dari anak anak ku, Kekasih dalam hidup ku, Pelita dalam gelap ku ?" Pinta Ello dengan berlutut di hadapan Wanita berwajah sendu itu.


Bahkan kini Ello sengaja berlutut di hadapan Bulan saat ini dengan kotak cincin di tangan nya.


" Rembulan Sanjaya Sakti , Sudikah kau menerima Pria sederhana ini untuk selalu berjalan di sisi mu ? Hingga mau memisahkan kita ?" Bulan mengangguk dengan linangan air mata nya.


Betapa bahagia nya dia saat ini, Ello benar benar melamar nya dengan begitu gagah nya di hadapan semua orang.


Bahkan kini berita pertunangan mereka sudah di muat di media masa.


" Ya, Aku menerima mu, Dan niat baik mu, Danello Wilton Grey. " Ucap Bulan dengan lirih nya.


Ello bangkit dari berlutut nya, Lalu menyematkan cincin indah di jari manis Bulan sebagai cincin pertunangan mereka malam ini dan sepasang dengan milik nya.


Ello memasangkan cincin berlian berwarna Baby Blue di jari Manis Bulan saat ini dan terlihat sangat indah bukan ?



Tidak terlalu besar batu mulai itu, Tapi harga nya cukup fantastis untuk ukuran cincin sekecil itu.


Dan pada Awal nya Bulan menolak saat tau harga nya, Namun Ello langsung membayar nya.


Dan kini bergantian Bulan yang memasangkan cincin pertunangan di jari manis Ello.


Betapa bahagia sangat tercetak jelas di wajah berbinar kedua nya.


Akhir nya selangkah laki menuju jenjang pernikahan mereka..


Kini seluruh keluarga mengabadikan foto kedua nya yang tengah memamerkan cincin pertunangan mereka yang saat ini tengah memamerkan kedua tangan mereka yang sudah di isi sebuah cincin pertunangan.


" I Love You Sweetbuu. " Ucap Ello berbisik di telinga Bulan.


Bulan yang tersipu malu hanya bisa menunduk saja menahan rona bahagia di wajah nya.


Sementara para kamera media masa menyorot mereka, Dan aksi saling goda kedua nya menjadi engle Foto yang sangat cantik malam ini.

__ADS_1


...❤️❤️❤️...


__ADS_2