
" Buu, Hey...Buu...Wake Up...hey..." Tangan Ello bergetar saat merasakan dingin nya kulit pipi Bulan.
Bahkan dengan sadar Ello membersihkan darah yang terus keluar dari hidung dengan sapu tangan nya.
Namun belum juga berhenti.
" Cepat anak anak, Kita harus membawa Mami kerumah sakit..." Ketiga anak itu langsung setuju dan mengikuti sang Papi untuk membawa Mami kerumah sakit.
Sepanjang perjalanan Ello terus saja berusaha membangunkan Bulan yang badan nya semakin dingin.
" Ayo, Bantu Papi menggosok tangan Mami kalian, Kita harus bisa menghangatkan nya. " Setidak nya inilah yang di ketahui Ello cara untuk menghangat kan tubuh seseorang selain Skin to Skin dalam keadaan naked.
" Kak, A-apa Mami akan baik baik saja ?" Davian sih anak berhati selembut sutra itu terus saja menangis sejak tadi.
Sejak tau keadaan Mami nya seperti itu.
" Mami akan baik baik saja. " Ello dan David bicara bersamaan.
Hal itu membuat pandangan Ello teralihkan dari Davian kini menatap putra pertama nya.
Bukan nya mendapatkan sambutan baik dari Dave, Ello malah mendapatkan wajah tidak suka yang di tunjukan Dave pada nya.
Hal itu membuat hati Ello sakit, Dia harus bekerja esktra untuk meluluh kan benteng pertahanan Bulan yang satu itu.
Ello harus bisa melakukan nya, Yang di pikirkan nya saat ini adalah bagaimana cara nya agar Bulan baik baik saja.
Tapi jika melihat kondisi nya saat ini, Ello jadi berpikir, Apa yang di derita wanita yang selalu bertahta di hati nya itu.
Beti Lapea nya, Cinta nya, Dan ibu dari anak anak nya.
Mereka sudah sampai dirumah sakit, Ello langsung membawa Bulan ke brangkar yang memang sudah menunggu kedatangan mereka.
Saat ini, Bulan langsung di bawa ke ruang ICU, Karena keadaan nya yang kritis, Dan dokter harus membawa Bulan ke dalam ruang rawat intensif itu, Ruang steril.
" Tenang anak anak, Mami akan baik baik saja. Percaya pada Mami,. " Tidak ada jawaban, Tapi Davio dan Davian langsung memeluk nya.
Lagi lagi Ello harus menelan rasa kecewa nya saat Dave tidak memeluk nya, Bahkan anak pertama nya tidak melihat ke arah nya sedikit pun.
Cklek...
Pintu ruangan Bulan di buka, Dan dokter serta para asisten dan perawat nya keluar dari ruangan itu.
Ello langsung menghampiri pria berseragam putih dengan kemeja kotak kotak di dalam nya.
" Bagaimana keadaan ibu dari anak anak saya dok ?" Tanya Ello panik.
" Apa anda suami nya ?" Tanya sang Dokter.
Ello bingung untuk menjawab apa ? Apa lancang jika dia menyebut dan mengaku dirinya suami Bulan ?
Tapi keadaan saat ini ???
" Iy---"
__ADS_1
" Bukan !" Perkataan Ello langsung di potong dengan suara lantang Dave.
Ello memejamkan mata nya saat mendengar suara dingin dari putra pertama nya.
" Dia bukan suami Mami, Hanya teman nya. "
Deg !
Jantung Ello seakan di remas oleh tangan gaib saat mendengar jawaban yang keluar dari bibir putra nya.
Boleh kah jika Ello merasa hati nya sakit saat ini ??
Kesakitan nya bertambah saat anak nya membenci nya !.
" Lalu dimana suami nya ? Saya ingin bicara pada nya, Karena saat ini kondisi pasien tidak baik baik saja. " Kata dokter lagi.
Ello semakin sakit mendengar nya, Kondisi wanita yang sangat di cintai nya tidak baik baik saja ?
Apa maksud nya ???
Sebenar nya sakit apa Bulan ???
" Kau sakit apa Buu ? Kenapa tidak pernah mengatakan nya pada ku ??? Kenapa kau memilih pergi dan meninggalkan ku ???" Batin Ello menjerit memikirkan keadaan Bulan saat ini.
" Mami tidak punya suami, Jika ingin bicara saya bisa mendengar nya. saya tidak bodoh !" Perkataan anak berusia 4 tahun itu membuat dokter terkejut.
Anak ini memang sangat luar biasa.
" Dave tolong, Izinkan Papi untuk bicara dengan dokter, Ini demi kebaikan Mami..." Ello berusaha membujuk Dave.
" Tapi aku bisa ---"
" Kak, Plis...Biarkan Papi pergi bersama dokter. Kita jaga saja Mami disini. " Pinta Davio dengan suara tegas nya.
Dave hanya bisa mengalah dan kembali duduk bersama kedua saudara nya.
Membiarkan Ello pergi bersama dokter yang memeriksa keadaan Bulan.
Saat ini Ello dan sang dokter sudah berada di ruangan nya.
Tak lama suster datang dengan amplop coklat di tangan nya.
Dan dokter mulai menjelaskan keadaan Bulan saat ini.
Dan itu menghantam benteng pertahanan Ello.
Apa tadi ,???
Ello meremmas kuat dada nya yang terasa sakit.
Sakit sekali rasa nya, Air mata nya sudah turun tanpa bisa di cegah nya lagi.
Ello meremas rambut nya secara kasat dan memukul dada nya agar tidak merasakan sakit nya.
__ADS_1
Tapi hal itu sia sia saja, Karena pada dasar nya itu tidak berpengaruh sedikit pun.
Kata kata dokter tadi terus berputar di otak nya.
Apa yang terjadi pada Bulan nya ? Hingga wanita itu bisa memiliki penyakit yang seperti itu.
Bahkan dokter juga mengatakan bahwa Bulan mengambil resiko besar karena telah mempertahan kan janin yang dia kandung dulu dan itu membuat keadaan nya semakin memburuk.
Di tambah sudah beberapa lama ini, Bulan tidak memeriksakan keadaan nya.
Penyakit autoimun merupakan penyakit yang terjadi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel yang sehat dalam tubuh. Sedangkan sistem kekebalan tubuh, seharusnya berfungsi melindungi tubuh untuk melawan penyakit dan sel jahat, seperti bakteri maupun virus. Banyak dampak yang akan timbul jika tubuh terserang penyakit autoimun. Bahkan, telah tercatat bahwa terdapat 80 jenis penyakit autoimun yang menunjukkan gejala yang sama. Hal tersebut menimbulkan kesulitan apakah seseorang mengidap gangguan ini atau tidak, dan pada jenis yang mana. Sementara itu, penyakit autoimun belum dapat dipastikan penyebabnya.
Ello kembali mengeluarkan air mata nya saat dokter mejelaskan tentang penyakit Bulan nya.
Bukan hanya itu saja, Tapi ada lagi yang membuat Ello semakin sakit dan merasakan kehancuran nya
Saat dokter kembali mengatakan bahwa Bulan juga mengidap penyakit yang bernama Radang Selaput Otak.
Radang Selaput Otak adalah kondisi peradangan pada cairan dan selaput (meninges) yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Pembengkakan akibat meningitis biasanya memicu tanda dan gejala seperti sakit kepala, demam, dan leher kaku.
Sebagian besar kasus meningitis disebabkan oleh infeksi virus, tetapi infeksi bakteri, parasit, dan jamur juga bisa jadi penyebab radang selaput otak. Kamu harus segera memeriksakan diri ke rumah sakit jika mengalami tanda atau gejala radang selaput otak seperti demam, sakit kepala yang parah, kebingungan, muntah, dan leher kaku.
" Maafkan aku Buu, Maafkan aku tidak berada di samping mu...Maafkan aku..." Ello menelungkup kan wajah nya di kedua kaki nya, Dia menyembunyikan tangisan nya di sana.
Di lorong yang sepi ini, Ello terus menangis merenungi kesalahan nya.
Dia benar benar merasa bersalah dengan semua ini.
Jika saja dia berusaha mencari Bulan, Dan meminta penjelasan dari nya serta berusaha berjuang untuk Bulan saat itu.
Bulan tidak akan merasakan sakit seperti yang di bayangkan nya saat tengah mengandung Ketiga anak nya.
Ingatan Ello kembali ke beberapa tahun yang lalu, Saat dimana Dia tanpa sengaja menangkap tubuh Bulan yang hampir limbung, Dan tanpa sengaja juga dia memegang perut Bulan saat itu.
Ada rasa yang sulit untuk di artikan oleh mata dan hati nya.
Ello menyesali semua itu, Terlebih saat Alesya bilang Bulan seperti orang mengandung dan Ello tidak berusaha mencari wanita itu.
Bugh...Bguh...Bugh...
" Maafkan aku Buu, Maafkan aku..." Tangisan Ello semakin lirih.
Dia terus saja memukuli dada nya yang semakin sesak dan sulit untuk bernafas saat ini.
Hal itu tak luput dari pandangan Dave, Dia melihat semua itu, Semua kehancuran yang sedang di rasakan Papi nya
Pria Bule bertubuh besar itu hancur, Dia menyesali semua perbuatan nya dulu.
Dia terus saja menangis dan memukuli dada nya.
Bahkan dia juga menjambak kuat rambut nya serta membenturkan kepala bagian belakang nya di tembok yang menjadi Sandaran satu satu nya saat ini.
" Maafkan aku Buu, Aku mencintai mu...maafkan aku Buu..."
__ADS_1
...❤️❤️❤️...