Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Pantai


__ADS_3

Senja benar benar merasa malu karena ulah suami nya. Dan dia tidak tau saja, Tersangka kedua nya adalah Tak lain dan tak bukan Sang Papa Mertua Bule nya.


" Mas, Ngantuk..." Rengek Senja.


" Iya Yank, Sebentar lagi selesai oke. Tinggal sentuhan terakhir saja . " Walau Senja tidak tau apa maksud suami nya tapi dia mengiyakan apa kata suami nya.


Senja memang manja semenjak kehamilan ini, Maka dari itu dia selalu merengek agar Jery menemani nya untuk tidur.


Akhir nya, Setelah 5 menit Jery selesai ternyata istri nya itu sudah tertidur. Lalu Jery naik ke tempat tidur yang langsung mendekap erat wanita hamil itu.



Inilah yang selalu di lakukan Jery saat Senja tidur atau sebelum tidur. Menyapa anak anak nya yang masih berkembang di dalam rahim wanita Sunset itu.


" Tumbuh lah dengan sehat anak anak. Daddy mencintai kalian. " Ucap Jery lagi.


Akhir nya Senja dan Jery tertidur malam ini dengan damai. Sementara Papa Jack dan Abi terpaksa menginap karena hujan deras. Akan sangat berbahaya di Hujan deras naik Hellikopter.


...🌞🌞🌞...


" Mas Ayo bangun kata nya mau ke pantai. Ayo..." Ajak Senja lagi saat suami nya baru membuka mata nya.


Jery sudah melihat istri nya bersiap dengan gaun indah selutut, Dan rambut di Gelung handuk kecil.


" Kamu udah mandi yank ?" Tanya Jery.


" Udah Mas. Maaf gak ada Bathup disini. Mandi di Shower saja ya..."..


" Nanti akan aku akan beli agar dirumah ini Fasilitas nya juga lengkap. " Nah kan ? Mulai lagi Jery kan ?


" Jangan mulai deh mas. Buang buang uang aja kamu. "


" Uang mas mu ini banyak Senja. Kamu mau beli apa ? Mau beli satu kampung juga aku bisa Yank. "


" Tau ahkk..."


" Ndesah banget kamu Yank..."


" Mulai kamu !" Ketus Senja malas.


" Ndesah bareng kamu enak kok Yank. " Senja yang malas meladeni obrolan Mesum suami nya itu lebih memilih Pergi saja setelah menyiapkan baju suami nya.


Senja sudah tiba di meja makan dan menunggu Jery selesai mandi.


Jery sudah keluar dari Kamar dalam keadaan segar. Memakai Kemeja putih dan celana putih selutut.


Style Jery kali ini membuat Senja terpana. Suami nya terlihat berkali kali lipat ketampanan nya saat memakai pakaian seperti ini. Tidak melulu dengan Jas dan celana bahan nya.


" Duduk Mas. " Senja langsung menyiapkan makanan untuk suami nya.


Pagi Hari Jery biasa sarapan dengan Roti gandum dan segelas Jus dan air mineral saja.


" Papa Kemana Buk ?" Tanya Senja.


Mertua kamu sudah berangkat 10 menit yang lalu. Kata nya ada pertemuan penting. " Jawab sang ibu mertua kepo.


Jery merasa risih saat di tatap begitu oleh mertua nya. sebenar nya apa yang terjadi ?


Jery tidak tau saja bahwa ibuk nya Senja mendengar obrolan absurd mereka tadi malam yang Senja mengangkang Selama 2 jam lebih di bawah Jery.


Rasa nya ibuk Senja bergidik ngeri sendiri.


" Aneh !" Batin Jery melihat ibu mertua nya.


Setelah sarapan mereka memilih untuk pamit dan menuju pantai di daerah tempat kelahiran Senja ini.


Mereka sudah keluar dari rumah Senja dan langsung menuju mobil Alphard putih milik Keluarga Senja pemberian Jery.


" Mas, Ini mobil mewah banget loh untuk keluarga aku. "

__ADS_1


" Gak enak lah. Aku mau beli Sedan lagi aja buat kita disini. Susah kalau bawa mobil besar begini. " His !


Mulai lagi suami nya ini. Entah apa saja yang akan di beli nya. Bagus Senja tidak usah bicara aja sekalian.


" Kamu mau mobil apa Yank ? Biar kita beli. "Tanya Jery.


" Buggati. " Jawab Senja ketus.


" Boleh juga Yank. Aku punya tapi di Jerman. Kita beli untuk disini ya..."


" Tau ah...kamu aneh. Suka suka kamu aja deh. "


" Loh, Kok marah Yank ? Aku salah apa ?"


" Salah nanggep. !"


Jery memilih diam jika istri nya itu sudah ketus dan merajuk. Biarkan saja dari pada nanti nya semakin melebar pikir nya.


Mereka sudah sampai di pantai. Senja langsung keluar dari mobil dan melepas sendal jepit nya agar bisa langsung merasakan Lembut nya pijatan pasir pantai dengan ombak yang menyapu kaki nya.


" Mas...sini...Ini enak banget loh..." Teriak Senja memanggil Jery.


Jery begitu bahagia, Hanya dengan hal sederhana dia bisa membahagiakan istri nya itu. Hanya dengan hal hal kecil seperti ini ? Bukan dengan kemewahan yang ada dan di sediakan keluarga nya untuk Senja.


" Mas, Ayo sini..." Panggil nya lagi dan Jery mendekat.



" Jangan jauh jauh Yank. Nanti kebawa ombak kamu. " Jery memegang erat tangan istri nya yang sedang bermain air di pantai itu.


" Sebegitu senang nya kah ?" Tanya Jery memeluk Senja dari belakang dan mengelus perut buncit itu.


" Seneng banget aku Mas. Makasih ya udah mau nurutin aku. "


" Asal kamu bahagia Yank. Aku akan lakukan apapun demi kamu. "


" Aku juga sayang kamu Senja. Apa kamu tidak merasakan nya ?" Tanya Jery sambil sesekali mencium kepala Senja.


" Aku sayang kamu mas .." Lirih Senja.


Lirih sekali agar Jery tidak mendengar nya. Tapi sayang, Jery mendengar nya. Apa sebegitu takut nya Senja mengatakan sayang pada nya ?


Jery juga sadar, Bahwa Disini Jery yang salah menempatkan dua wanita itu disisi nya.


Tapi bagaimana ? Jery benar benar menyayangi Senja. Dan perasaan nya terhadap Renatta perlahan memudar. Entah lah.


Mengapa sampai saat ini dia belum mendapatkan kabar dari Geka dan Owen terhitung sudah 3 hari. Apa dia harus meminta bantuan Orang bawah ?


Maksud nya Para Mafia ? entah lah.


" Udah Yank, Jangan main air terus. Ayo. " Ajak Jery ke kursi warung makan disana.


Di area pantai itu.



" Mau makan apa Yank ?" Tanya Jery yang masih menikmati cantik nya wajah Senja.



" Aku mau Pancake Mas. Sama air kelapa aja. " Jawab Senja.


" Tambah buah segar nya. salad buah juga boleh. "


Mereka menikmati keindahan pantai, Sementara Jery menikmati keindahan wajah istri nya.


Wanita sunset, Menantu Afternoon dan Mbak matahari terbenam yang tak lain tak bukan adalah Senja, Istri nya.


" Pelan pelan Yank, Gak ada yang mau minta punya kamu. " Jery membersihkan sudut bibir istri nya yang belepotan bekas salad buah nya.

__ADS_1


Di tengah tengah kebahagiaan suami istri itu datang kumbang terong yang sangat di benci Jery. Suami bule.


" Senja..." Panggil Kumbang terong.


Sorot mata Jery langsung menggelap saat melihat kumbang terong itu.


" Mas Arjun..." Lirih Senja.


Jery semakin geram saat mendengar suara indah istri nya menyebut nama pria lain.


" Kamu ngapain disini ?" Tanya Sih kumbang Terong.


" Sama suami aku Mas. "


" Oh, Suami, Kamu istri yang keberapa ?"


Deg !


Jantung Jery langsung bergemuruh, Apa maksud Kumbang terong ini ???


Jery melihat Istri nya menjari Sendu langsung naik darah di buat nya.


" Apa maksud mu ? Jaga bicara mu !"


" Apa yang salah ? Istri Anda adalah Renatta Albert bukan ? Lalu Senja ?"


Bugh....


Jery langsung melayang kan bogem mentah nya ke rahang orang di hadapan nya itu.


" Berani nya kau !" Jery langsung menghajar Kumbang terong itu dengan sangat ganas. Sudah lama Jery tidak olahraga Boxing, Jadi sekalian saja bukan ?


" Mas, Sudah...jangan Mas..." Senja memeluk suami nya dari belakang dengan perut buncit nya.


" Kamu belain dia ? Iya ?" Tanya Jery marah menatap Senja.


" Bukan Mas, Aku takut, Aku takut kamu kenapa kenapa, "


" Lepas Senja..." Lirih Jery.


" Mas, Jangan..Aku mohon Mas...Jangan..." Cegah Senja lagi.


" Aku gak papa Senja..."


" Mas Arjun sudah. Aku mohon pergi dari sini. Jangan ganggu aku lagi. Aku bahagia sama pernikahan aku. Jangan ikut campur lagi. "


" Tapi Senja--"


" Ku mohon pergi..." Senja sudah berlinang air mata.


" Kamu menangis karena dia ? Iya ?" Tanya Jery sinis.


" Bukan gitu Mas..."


" Aku kecewa Senja..." Ucap Jery langsung meninggalkan Senja.


" Aku Cinta kamu Jeremy !!!" Teriak Senja disana.


Jery memaku, Dan berhenti di tempat nya. Kata cinta yang di ucapkan oleh Senja mampu meredam amarah nya ke Senja, Tapi tidak Dnegan Arjun.


Entah apa yang akan di buat nya pada kumbang terong itu. Ya, Kita lihat saja lah.


...❤️❤️❤️...


Jangan Lupa Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 🍓



Baca juga kisah Abang Brian dengan lingkaran wanita nya 👍

__ADS_1


__ADS_2