
Senja sudah pulang dari rumah sakit, Dan semenjak hadir nya Triple DWG hari hari keluarga Grey di penuhi keriuhan dan sesekali juga ibu dan bapak Senja serta Guntur yang ikut menginap dan memamer kan kehidupan kakak nya yang sekarang sangat bahagia di Kota bersama Keluarga nya.
Bahkan tak jarang dia juga membagikan potret Triple DWG itu karena gemas.
" Mas, Tungguin Mereka dulu ya, Aku pengen Pup nih..."
" Yank, Mas sudah terlambat, Ini aja kamu gak sempet pakein dasi aku. " Jery cemberut disana.
" Sebentaran doang Mas. Udah deh aku udah kebelet banget nih..." Senja meninggalkan Jery yang memang harus menemani ketiga anak anak nya itu.
Kadang Jery juga merasa kesal karena kegiatan panas nya dengan Senja selalu saja terganggu dan lebih menyakitkan saat Jery harus selesai di tengah jalan dan berakhir bersolo karier atau mandi air dingin tengah malam.
Sial sekali bukan ?
" Guys, Please, Berbaik hati lah pada Daddy kalian ini. Daddy juga membutuhkan asupan gizi dari Mommy kalian. Lihat, Kalian begitu gembil dengan membajak sumber asupan Daddy, Sedangkan Daddy, Ck, Menyebalkan !" Jery mengoceh tak karuan membuat Triple DWG hanya tersenyum senyum Menatap Daddy nya yang terlihat kusut dan tak bersemangat itu.
" Kalian mentertawakan Daddy iya ?" Ketiga bayi hanya tertawa dan tersenyum saja melihat tingkah Daddy nya.
" Sudah Mas Ayo turun..." Senja mengendong kedua Putra nya dan Sang Putri selalu menempel bersama Daddy nya.
Jery rasa nya semakin mencintai Istri nya yang tubuh nya kembali seksi dan terlihat seperti gadis lagi di usia nya yang memang baru 20 tahun.
" Kiss dulu yank, Udah gak dapet jatah, Kiss pun hilang sudah..." Jery menggerutu saat mereka turun ke bawah untuk sarapan.
" Sini suami ku sayang..."
Cup...Cup...Cup...
Senja mengecup bibir Jery sebanyak 3 kali disana.
Cup...
Kecupan ke 4.
" Aku kasih bonus deh ke kamu. Anak kita 3 dan aku satu. Jadi 4 kan ? Kurang apa lagi coba ?"
__ADS_1
" Kurang belai !" Jery langsung meninggalkan istri nya saat pintu Lift terbuka.
" Tolong ya...Saya sarapan dulu. " Senja memberikan anak anak nya Pada Para pelayan dan pengasuh Triple DWG itu dan meletakan nya di karpet bulu di depan Tv besar ruang keluarga.
" Iya Nyonya. " Mereka menerima Daniel dan Danello sementara Daniela sih bungsu ikut bersama Daddy nya.
Senja menyusul suami nya yang sudah duduk di meja makan dengan wajah kusut nya.
Penampakan wajah kusut Jery sudah bisa di tebak oleh Papa Jack.
" Ck, Wajah mu menjijikan !" Papa Jack hanya melihat kearah putra nya yang masih menunjukan wajah kusut nya.
" Apa ?" Mereka bicara lewat sorot mata saja.
Saling memberi sinyal peperangan disana.
" Sudah Mas, Kamu sarapan aja duluan. Biar aku pegang Lila. " Jery hanya bisa menghela nafas nya berat.
Kehidupan mereka di rumah ini berubah menjungkir balik setelah kehadiran Triple DWG itu.
Semua menjadi ribu dan riuh saat mereka menangis.
" Huh, !" Jery hanya bisa membuang nafas nya berat.
Mama Claire juga melihat kekesalan di wajah putra nya itu.
" Aku bawa Lila ke Mereka dulu ya mas," Jery hanya mengangguk saja dan Senja pergi
" Jery, Bersikap lah baik nak, Istri mu juga butuh perhatian dari mu. Di usia nya yang baru menginjak 20 tahun dia sudah bisa menjadi ibu rumah tangga yang sangat baik menurut Mama. Lihat, Dia bahkan bisa mengurus mu dan ketiga anak kalian, Ya walau kita tidak menutup mata bahwa kita juga membutuhkan Bantuan Para Nanny dan Para Maid juga. Ibu menyusui tidak boleh Stres, Itu akan mempengaruhi kualitas produksi Asi nya. Dan kamu tau apa dampak dari itu semua ? Triple DWG akan juga yang akan menanggung akibat nya. "
" Mama Cukup bahagia dsn bersyukur karena Usia Senja yang masih belia bisa melewati itu semua tanpa ada drama dsn siklus baby-blus " Jery tertegun disana.
Apa yang di katakan Mama nya benar, Senja nya sangat luar biasa. Bisa melewati itu semua tanpa ada mengeluh sedikit pun walau dia juga tau bahwa Senja kurang tidur di malam hari karena harus menyusui ketiga anak nya 2 jam sekali.
Dan terkadang Jika Senja tidak bangun Para Nanny lah yang membuatkan Asi untuk ketiga anak nya dengan Asi Senja yang memang di stok di Freezer.
Dan yang paling bersyukur adalah produksi Asi Senja yang melimpah membuat ketiga anak nya tidak merasa kekurangan sedikit pun.
Itu semua berkat ramu ramuan dari desa yang rutin di antar kan mertua nya seminggu sekali atau dua minggu sekali.
Jamu jamuan khas Daerah istri nya juga menunjang kualitas Produksi Asi Senja.
__ADS_1
" Jadi jangan bersikap kekanakan ! Kau beruntung Putra Putri mu tidak menyusahkan mu, Jika saja cucu cucu ku dulu seperti mu, Bisa mati berdiri kau !"
" Jery ? memang nya kenapa dengan Jery ?" Tanya Jery penasaran.
" Kau menyusahkan semua orang saat malam hari. Bahkan kau selalu menangis setiap malam dan menganggu tidur ku, Kau tau apa yang paling menyebalkan ? " Jery menggeleng tak percaya.
" Kau tukang nangis sampai usia mu 4 tahun ! Bahkan kau masih suka pup di Diapers mu saat usia mu sudah 2 tahun, yang seharus nya kau sudah bisa bicara tentang buang air kecil atau bahkan juga pup !" Jery melotot tak percaya.
" Ck, Kau bahkan kalah dengan Glenka. Dia saat Usia 1 tahun 8 bulan bulan sudah bisa mengatakan dia ingin pipis atau pup. Kau bahkan sering menangis di usia mu 5 tahun jika Glenka mengambil mainan mu ! Kau itu Cengeng !"
" Maaf, Senja lama. Tadi Daniel dan Ello menangis melihat Senja. " Lalu Fokus Senja teralihkan ke suami nya yang menatap nya dengan tatapan sulit di artikan.
" Kamu kenapa Mas ? makanan nya gak enak ? mau aku masakin sesuatu ?" Tawar Senja.
Jery hanya menggeleng kan kepala nya saja dan masih menatap Senja yang semakin cantik itu.
" Lalu Kenapa Mas ? "
" Gak kenapa kenapa Yank, Makasih ya kamu udah bertahan untuk aku dan anak anak. Maaf juga kalau sikap aku kekanakan dan terkesan Cemburu ke anak anak karena kamu terus sama mereka. " Senja hanya tersenyum saat suami bule nya itu menggenggam erat kedua tangan nya.
" Iya Mas. Maafin aku juga ya yang kadang gak ngerti kamu. " Jery mengangguk dan mendekatkan wajah nya ke arah Senja.
Brak...
Meja di gembrak Papa Jack saat Wajah Jery dan Senja semakin dekat, Dan Papa Jack bisa menebak adegan apa yang akan terjadi selanjut nya jika itu tidak di hentikan !
Blush...
Wajah Senja memerah malu karena Mereka terlalu terbawa suasana Romantis mereka.
" Makan !!!" Titah Papa Jack.
Mama Claire hanya tersenyum melihat anak menantu nya itu saling melempar senyuman disana.
" Ck, Menyebalkan !" Gerutu Jery melihat ke arah Papa nya.
...😂😂😂...
Selamat siang Keluaga Grey, Greysrek wkwkwkwk 😂😂😂
Jangan Lupa Follow juga ige ibuk @amelia_falisha1511 ❤️
__ADS_1