Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Rembulan Sanjaya ?


__ADS_3

Ello terus semakin dekat dengan Aurel, Bahkan kini dia tak segan segan memamerkan kemesraan mereka berdua di kampus.


Bahkan dia juga sering mampir ke Apartement milik Aurel. Walau mereka belum ke tahap lanjutan, Tapi Ello sudah merasakan bagaimana indah nya dada Aurel dengan meremmas nya.


Itu masih permulaan bagi Aurel karena sejati nya dia menginginkan lebih dari Ello.


" Oh, C'mon Honey...Tidak masalah melakukan Sek* dalam hubungan kita bukan ? Tidak ada masalah nya. " Aurel mencegah Ello yang hendak pergi meninggalkan nya saat selesai menggerayangi tubuh Aurel.


Bahkan Ello juga sempat merasakan bagaimana Dada Aurel di kulumm nya tadi.


Ello suka itu ! Dada bulat Aurel yang besar untuk nya sangat luar biasa gelanyar aneh yang di rasakan nya.


" Belum saat nya. Aku tidak ingin terburu buru ! Cukup sampai di sini dulu. Aku pulang..."


Cup...


Ello melummat bibir Aurel sebelum meninggalkan Apartement nya.


Saat Ello sudah keluar dari Apartement Aurel, Dia menabrak seseorang disana.


Brughh...


" Ssshhh...." Ringis orang tersebut.


" Are You Oke ?" Tanya Ello saat melihat wanita yang di tabrak nya.


Bulan !


Ya, Wanita itu adalah bulan.


Bulan hanya menatap Ello, Ello mengulurkan tangan nya untuk membantu Bulan namun Bulan langsung menepis nya.


" Hey ! Siapa sih lo ? Sombong banget jadi cewek ! Lo kira mentang mentang Lo cantik bisa giniin gue ? !" Kesal Ello.


Selama ini tidak pernah ada yang Berani bahkan melakukan ini pada nya. Banyak wanita memuja dan mengagumi wajah tampan milik nya.


Rahang tegas, Mata Coklat terang, Rambut pirang khas bule.


Tubuh berotot dan Tunggangan yang keren.


Ferarri berwarna Hitam mengkilap.


Bulan menatap Wajah tampan Ello dan dia berusaha menguatkan hati nya untuk berani menatap mata indah itu.


" Kita tidak saling mengenal dan aku tidak perlu mengenal mu !" Bulan langsung menarik lengan nya yang di cekal Ello dan memasuki Lift menuju Unit milik nya.


Namun, Saat Ello hendak keluar dari Loby Dia melihat beberapa koper dan paket bertuliskan nama yang membuat jantung nya berdetak hebat disana.


" Rembulan Sanjaya ?" Gumam Ello.


Ada apa ini ? Jantung nya ? Hati nya ? Darah nya langsung berdesir hebat disana.

__ADS_1


Dia mencari Kesekeliling Loby disana. Dia mencari wanita berkepang atau kuncir kuda dengan gigi kawat atas bawah dan bahkan kaca mata tebal nya.


" Lo beneran disini Bet ? Dimana sih lo ? Gak puas banget sih lo nyiksa gue 2 tahun ini. " Gumam Ello mencari cari dimana Wanita yang di sebut nya Beti itu.


Ello masih mengatur nafas nya, Dan tanpa di sadari nya Wanita yang di sebut nya beti itu melihat nya disana.


" Bet ? Beneran dia manggil aku beti ? Beti apa ? Beti lapea ? " Gumam Bulan lagi.


Dada nya sesak mendengar itu.


" Apa sebegitu menjijikan nya aku ya ? Sampek dia bilang begitu ?" Tanya Bulan lagi...


Bulan menghapus air mata nya dan meminta Ob mengantar kan barang barang milik nya ke Unit nya.


Saat bulan sudah masuk kembali ke lift, Ello melihat itu dan dia merasa heran dengan tatapan kecewa dari wanita itu.


Dia merasa heran, Kenapa wanita itu seperti nya sedang sedih ? Dia juga merasa ada hal aneh di dalam diri nya yang tertarik dan ingin mendekat pada wanita cantik itu.


Saat Ello hendak mencari barang barang beratas nama kan Rembulan Sanjaya itu sudah tidak ada disana .


Dia mencoba bertanya pada Ob, Namun mereka tidak tau.


Dia akan menunggu besok pagi saja. Dia akan melihat dan menunggu sampai sih beti keluar dan muncul disana.


Ello kembali ke apartement nya dengan wajah kecewa nya.


Dia benar benar berharap akan bertemu dengan Beti Lapea nya. Rembulan Sanjaya.


Dia memegang jam tangan pemberian Bulan waktu itu dan melihat juga sapu tangan disana.


sebuah sapu tangan dengan bordiran benang emas yang bertuliskan nama nya.


" Danello Wilton Grey " Gumam Ello membaca kembali sapu tangan yang terus di bawa nya.


Meninggalkan Ello yang terus memikirkan Dimana Sih Beti Lapea itu, Di sebuah kamar Di Apartement mewah lain nya.


Seorang wanita tidak bisa melakukan pekerjaan kuliah nya


Dia bahkan terlihat bleng dengan semua tugas tugas nya malam ini karena sudah dua kali dia bertemu dengan Ello.


Dan pertemuan dari pertama dan kedua, Bulan mendengar sendiri Ello menyebut nya Bet !.



" Jahat banget sih kamu El ? Apa segitu jelek nya aku sampai kamu panggil aku Bet?" Tanya Bulan pada Foto Pria bule dengan Jersey Futsal nya.


Pria bule bernomor punggung 1 itu sangat terlihat tampan, Dengan rambut Blonde nya tersenyum bahagia dan tulus saat melakukan selebrasi di pertandingan antar Sekolah mereka dulu.


Ello adalah Captain tim Futsal sekolah SMK TUNAS BANGSA dulu.


" Apa aku beneran jelek El ? Apa aku gak pantes buat bersanding sama kamu? Iya El ?" Tanya Bulan lagi.

__ADS_1


Lalu dia meletakan kembali foto Ello di meja belajar nya.


Membersihkan diri nya dan melakukan Skincarean di malam hari, Akhir nya Bulan memilih tidur karena besok dia akan melakukan tugas pertama nya sebagai mahasiswi.


...🌞🌞🌞 ...


Jam sudah menunjukan pukul setengah 07 pagi waktu Amerika. Dan saat ini Ello sudah menunggu di Loby Apartement Tempat dimana Aurel tinggal dan dia juga sedang mencari tau tentang paket kemarin.


Cukup lama dia menunggu namun tidak nampak seorang wanita dengan ciri ciri nya seorang Beti Lapea nya ala Ello.


Yaitu Rembulan Sanjaya.


Mata nya masih Fokus menatap satu persatu wanita yang keluar dari Loby gedung tinggi itu sampai mata tajam milik nya melihat Wanita cantik dengan Setelan Casual nya dan rambut tergerai indah milik nya membawa banyak buku di tangan nya.


Ello merasakan hati nya bergetar setiap kali melihat wanita cantik itu. Hingga saat ini, Ello belum mengetahui siapa nama wanita cantik itu .


Ello melihat Seperti nya wanita itu sedang kesusahan dan menunggu seseorang di Loby .


Ello memilih keluar untuk membantu wanita itu.


" Morning..." Sapa Ello ramah.


Dia tersenyum indah disana melihat Wanita cantik itu.


" Mau kampus ya ? Bareng yuk ? Gue Gak sengaja liat lo !" Bulan hanya melirik nya sekilas tanpa mau menjawab Ello.


Tak lama Mobil yang di tunggu Bulan pun datang .


" Maaf Non, Buu--"


" Kita berangkat pak!" Ucap nya tegas langsung masuk ke dalam mobil.


Ello sampai kaget, Di kira nya wanita itu tidak bisa bahasa Indonesia dan ternyata lancar, Lagi pula Supir nya juga berbahasa Indonesia kan tadi ?


" Hey ! Elo bisa bahasa Indonesia ? Kenapa gak ngomong ?" Tanya Ello lagi mencegah Bulan.


" Gak penting !"


Brak...


Bulan langsung masuk ke dalam mobil dan bersiap meninggalkan Ello.


" Permisi !" Pamit sang supir dan Ello mengangguk saja.


Dalam hati Ello bertanya tanya , Siapa wanita itu ? Bahasa nya sangat lancar. Dari mana dia berasal ?


Jakarta kah ? Atau daerah lain nya? pikir Ello disana.


...❤️❤️❤️...


Nah kan ? Kena kan Lo El ?

__ADS_1


__ADS_2