Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Terbuka


__ADS_3

" Bangun Mas, Kamu tidak pantas bersimpuh seperti ini. Kamu itu laki laki Mas, Jangan rendahkan harga diri kamu. Sekali pun itu pada istri mu Sendiri. " Senja tidak ingin harga diri suami nya jatuh jika di lihat banyak orang.


" Sayang...Maaf kan aku...Maaf kan ke egoisan ku. "


" Sampai kapan Mas ?" Jery mendongak melihat wajah cantik tanpa polesan make up sedikit pun itu.


" Apa maksud mu Senja ? Ku mohon jangan menyuruh ku untuk memilih salah satu dari kalian. "


" Hahaha...lucu sekali hidup ini Mas, Aku bukan wanita yang tidak tahu diri. Sudah di pungut dan di jadikan Madu, Lalu aku harus apa ? Meminta mu menceraikan Nyonya Renatta seperti sinetron yang sering di lihat Papa dan marah marah ?"


" Aku tidak sepicik itu Mas. Aku membebaskan mu bersama Nyonya Renatta karena dia lah wanita yang menemani mu pertama kali nya. Dan aku adalah wanita yang memberi mu anak bukan ? Cukup untuk tidak mengusik ku dan ketenangan anak anak ku saja aku siap menjalani hidup ini. Walau aku tau, Itu tidak akan mudah. "


" Ya, Setidak nya kehidupan ku dan anak anak ku tidak akan suram. Kamu gak perlu memikirkan aku, Pikir kan saja Hak anak anak kita. Jika kamu benar benar mencintai mereka, Maka coba lah juga untuk mencintai ibu nya !"


Deg !


Jery semakin terkejut mendengar rentetan semua kata yang keluar begitu lancar dari istri muda nya itu. Wanita yang sedang berjuang dan mengandung calon ketiga anak anak nya.


" Hahahaha...Aku bercanda Mas, " Ada kegetiran disana saat melihat Jery diam membeku saat Senja bicara soal Cinta Jery.


Apa memang sesakit ini mencintai Pria yang jelas jelas tidak mencintai kita ?


Dan di sebut apa posisi nya saat ini ? Barang penyewa rahim ?


Atau Mesin pembuat anak ?


Pikiran itu terus mengalir di dalam pikiran nya. Miris bukan ?


Itu lah yang di hadapi nya saat ini. Oh tidak ! Jery melihat cairan bening yang lolos dari sudut mata yang tadi nya tertawa itu .


" Apa kata cinta itu penting bagi mu ? Apa aku harus mengatakan Cinta pada mu ? Baru kau percaya bahwa aku mencintai mu ? Jika memang itu keinginan mu aku akan mengabul kan nya !"


" Tidak usah drama Mas. Aku cukup tau diri untuk tidak meminta hati mu ! Rasa nya aku terlihat murahan sekali jika mengharap cinta pria beristri !"


" Senja cukup ! Tidak perlu terus merendahkan diri mu ! Kau mahal sayang ! Kau mahal !."


" Kau wanita termahal bagi ku ! Karena kau memberi ku kebahagiaan yang tak terkira bagi ku. Jika yang ku rasakan selama ini pada mu adalah Cinta, Aku tidak keberatan mengatakan itu. !"


" Senja, Aku mencintai mu, Aku mencintai Mu Alira Senja Wilana, Aku mencintai mu sebagai istri ku, Aku mencintai mu sebagai ibu dari anak anak kita. Aku mencintai mu. "


Tes...


Bukan hanya dari wanita bernama Senja air mata itu jatuh !


Tapi juga dari wanita yang menatap mereka dengan tatapan benci !


Bukan mereka, Fokus nya hanya terpusat pada satu objek. Wanita yang sedang mengandung dan sial nya wanita itu mengandung anak dari suami nya.


" Hahahaha...miris sekali hidup mu Ren...Kau miris..." Imbuh nya pada diri nya sendiri.

__ADS_1


" Kita sama Ren...Kita sama...Mencintai satu Pria yang kini cinta nya mulai pudar. " Menangis sambil tertawa.


Sungguh miris hidup nya bukan ? Ya, Dia bicara pada diri nya Sendiri. Dan tertawa jahat juga disana.


Entah apa yang sedang di pikirkan nya. Yang pasti rencana jahat mungkin !.


" Katakan aku tidak sedang bermimpi Mas, Katakan jika tadi aku benar mendengar mu. " Ucap Senja berderai air mata.


Jery menegakan tubuh nya dan bertumpu pada lutut nya di rumput taman itu.


Bahkan dia melupakan celana bagian lutut nya yang kotor saat ini karena posisi nya.


Jery menangkup kedua sisi pipi gembil wanita hamil itu dengan lembut, Di usap nya air mata itu dengan ibu jari nya.


Mata mereka saling beradu pandang, Menatap dan mencoba menyelami sedalam mungkin netra indah mereka.


" Kau tidak bermimpi sayang, Kau juga mendengar nya, Bahwa aku, Jeremy Wilton Grey, Mencintai mu, Alira Senja Wilana, Sebagai istri ku, Sebagai ibu dari anak anak kita. Aku mencintai mu. "


Cup


Jery mencium lembut kening Senja.


Dan Senja ? Dia memejamkan mata nya, Merasakan seberapa dalam nya cinta yang di miliki Jery untuk nya.


Mungkin tidak terlalu dalam, Karena masih ada Renatta disana. Tapi boleh kah dia menikmati rasa itu ?


Salah kah dia ?


Hal itu membuat Jery semakin gemas dengan pipi gembil dan wajah menggemas kan itu.


" Aku mencintai mu Senja ku..." Mencubit gemas pipi gembil itu dan membuat gerakan kekiri dan ke kanan wajah Senja.


Hap


" Sakittt...." Rengek Senja saat pipi nya di gigit oleh Jery.


" Sorry..." Mengusap pipi itu dengan lembut yang meninggalkan bekas gigi nya tadi.


" Sudah, Ayo masuk. Disini semakin panas. Sudah cukup mendapat vitamin D nya pagi ini sayang." Imbuh Jery bangkit dari posisi nya.


" Nanti makan Kebab boleh gak ?" Pinta Senja saat mereka sudah berjalan memasuki lorong menuju kamar rawat inap Senja.


" Tapi harus dengan nasi ya...Kamu sudah kalau makan nasi. " Jelas Jery.


" Kata dokter kalau gak bisa makan nasi, Ganti Kentang tumbuk saja. Atau beras merah dan biji bijian lain nya Mas. "


" Oke, Nanti di instruksi ulang sama Koki dirumah ya. Sekarang harus makan buah dulu ya..."


" Iya Mas. " Mereka meninggalkan taman tadi dan kembali ke ruang rawat Senja.

__ADS_1


Sementara di luar sana, Ada Perempuan yang sedang terbakar api amarah nya.


Wajah nya merah padam, Raut wajah nya menegas kan bahwa dia tidak sedang dalam keadaan baik.


Dia mengepal kan kedua tangan nya di sisi tubuh nya. Memandang penuh benci ke arah pasangan tadi.


Tapi semua gerak gerik nya di perhatian seseorang.


Orang itu adalah Mama Claire yang melihat Renatta di ujung sana dengan posisi membelakangi nya.


Saat Renatta berbalik arah, Mama Claire bersembunyi agar tidak ketahuan.


Setelah Renatta pergi, Mama Claire kembali melanjutkan langkah nya menuju kamar Senja. Dia membawakan Makanan dan Camilan buat ibu hamil itu.


Ceklek...


Sepasang anak manusia yang sedang di mabuk cinta itu menoleh ke arah sumber suara.


" Mama, " Ucap kedua nya bersama.


Sejenak saling pandang dan mereka tertawa. Entah apa yang lucu tapi rasa nya mereka menemukan kebahagiaan mereka berdua.


" Sudah sehat sayang ?" Datang mendekat dan memeluk Menantu kedua nya itu lalu mencium kening nya.


" Senja sehat Ma, Kurang darah saja bukan ?" Jawab Senja.


" Mama Bawa Suop buah untuk kamu. Ini Mama loh yang buat untuk kamu. Di makan ya ? Mama tau kamu gak bisa makan nasi. "


" Makasih Ma," Jawab Jery bahagia.


Mama Claire hanya tersenyum dan mengusap kepala putra satu satu nya itu.


Senja banyak membawa pengaruh besar untuk Jery, Jery yang dulu adalah Jery yang tidak bisa di lawan. Jery bahkan tidak pernah merendahkan harga diri nya di hadapan siapa pun. Tapi tadi, Jery rela berlutut di depan Senja dan memohon maaf dari sosok sederhana penuh kejutan itu.


Bersyukur nya Mama Claire Jery memilih wanita yang tepat untuk mengandung benih nya.


Tuhan memang benar benar nyata. Dia dengan segala Mukjizat nya yang nyata.


Tuhan selalu hadir bagi umat nya yang dengan tulus datang pada nya dengan hati dan pikiran yang bersih.


Skenario Tuhan selalu menjadi yang terindah bagi umat nya.


...❤️❤️❤️...


Ada yang panas tapi bukan matahari🌞


Ada yang terbakar tapi bukan api 🔥


Ada yang mendidih tapi bukan air 💦

__ADS_1


Lalu apa ???


Yuks, Kuy follow ige ibuk @amelia_falisha1511 ❤️


__ADS_2