
Jery benar benar libur hari ini. Dia memang harus menemani Senja nya, Istri nya dan wanita hamil keluarga besar nya.
Kehadiran Senja di dalam keluarga nya berdampak banyak, Contoh nya pada Kebahagiaan Mama dan Papa nya.
Mereka, Para orang tua tak henti henti nya mengucap syukur atas kehamilan Senja. Betapa Tuhan sangat menyayangi mereka semua karena mengaruniakan 3 nyawa yang sedang tumbuh di dalam rahim seorang wanita cantik dan lembut seperti Senja.
Walau Jery harus memutar otak nya di awal awal kebersamaan, Tapi semakin kesini Senja semakin terbuka pada nya dan berani meminta apa yang di ingin kan nya.
" Tidak ingin sesuatu ? Rujak buah atau apa ?" Tanya Jery saat mereka sudah duduk di taman rumah sakit.
Sebenar nya Senja bisa jalan, Tapi ya karena Jery lebay maka nya dia naik kursi roda . Dan tadi nya jika Senja menolak, Jery bilang akan menggendong nya.
" Pilih mana ? Di gendong atau naik kursi Roda ?" Akhir nya Senja memilih naik kursi Roda saja.
" Belikan Es Buah di depan itu Mas. " Pinta Senja manja.
Huh ! Ngidam murahan lagi 😭
" Oke, Jangan kemana mana. Tunggu aku kembali. "
" Iya Mas. "
" Kalau mau ke toilet minta di antar perawat atau hubungi aku dulu. "
" Iya Ih...Udah cepetan sana. " Usir Senja merasa malas dengan suami nya.
Sepeninggalan Jery, Senja memanggil salah satu perawat yang kebetulan lewat di dekat nya.
" Iya Nyonya ?" Tanya Perawat tadi.
" Bisa tolong periksa obat apa ini ? Saya menemukan nya dirumah. Jika hasil nya sudah keluar. Cari saya, Senja pasien rawat inap kamar VVIP 001. "
" Ingat, Berikan hasil nya pada saya saja ya. Jangan berikan jika ada Pria bule. Itu suami saya. "
" Tapi Nyonya, "
" Saya Mohon, Ini demi rumah tangga saya. Saya hanya ingin tau obat apa ini. Saya mohon tolong kasihani saya. " Rayu Senja.
Maaf mas, Aku harus melakukan ini demi kamu juga.
Senja membatin dalam hati. Semua demi keluarga besar suami nya. Dan Senja hanya ingin tau saja. Apa yang sebenar nya terjadi ?
Apa Selama ini Nyonya Renatta menyembunyikan sesuatu dari keluarga ini ?
__ADS_1
Tapi apa ? Dan sekarang dia mencoba mencari titik demi titik kebenaran itu. Lalu apa kebohongan itu ?
Semoga Tuhan selalu melindungi nya dan keluarga suami nya.
Doa Senja dalam hati.
" Baik, Saya permisi Nyonya. " Senja mengangguk dan membiar Perawat tadi pergi.
Jery sampai di dekat Senja, Dan membawa satu Cup es buah yang di rasa nya cukup segar untuk meredakan dahaga nya.
" Ada apa ?" Tanya Jery.
" Tidak ada Mas. Perawat tadi hanya menawar kan bantuan untuk kembali ke kamar. Dia kira aku Sendiri. "
" Oh, Iya. Ya sudah ayo ini es buah nya. Cukup segar. Harga nya hanya 5000 rupiah. Aku memberi nya 100. "
" Kita harus rajin bersedekah ya Mas, Demi kebahagiaan bersama. "
" Iya..." Jery mengelus pipi yang semakin bulat itu penuh dengan kelembutan nya.
" Kenapa semakin Berisi ? Jangan pernah memikirkan apapun ya. Aku tidak perduli mereka bilang kamu gendut atau apa. Yang penting kamu dan anak anak bahagia. Untuk sementara biarkan dulu seperti ini ya. Aku janji, Setelah melahirkan mereka, Kamu tidak akan hamil dan mengandung lagi. Kamu hanya perlu mengurus badan dan anak anak. Selebih nya biar aku yang melakukan nya untuk kalian.!" Senja menatap Jery dengan dahi yang berkerut.
Dengan susah payah dia memberanikan diri untuk bertanya.
Jery menatap Senja dengan heran . Apa maksud wanita hamil itu ?
Apa sejauh ini dia juga belum memiliki sedikit saja rasa untuk nya ?
Ah, Mengapa rasa nya Jery kecewa ya ?
" Mas, " Panggil Senja lagi. Jery sadar dan membuang nafas nya berat.
" Apa sebegitu benci nya kamu ke aku ? Hingga susah sejauh ini pun kamu belum bisa memberikan sedikit hati mu untuk ku Senja ? Apa aku tidak pantas memiliki sedikit saja ruang disana ? Aku tau aku bersalah, Tapi...Tidak kah kau mau mencoba untuk menerima ku ? Memaafkan diri ku ?" Kaget !
Senja hanya bertanya pada Jery apa mereka akan hidup bersama kan ?
Lalu kenapa kedengaran nya seperti Jery salah Faham pada nya ?
" Mas..."
" Sekeras itu kah hati mu Senja ? Sampai aku tidak bisa masuk ke sana ? Apa jalan nya masih jauh lagi untuk aku sampai kesana ?"
" Mad, Bukan begitu. Aku hanya..."
__ADS_1
" Hanya belum siap menerima kehadiran ku ?" Tebak Jery
Senja mulai bosan dengan Jery yang terus menduga duga perasaan nya dan Senja tidak suka itu.
" Tidak bisa kah mendengar ku lebih dulu baru bisa berspekulasi lagi ?" Ucap Senja menahan kesal nya.
Jery Faham ada yang akan di sampai kan Senja. Tapi apakah dia bisa menerima nya nanti ?
Rasa nya cukup berat bagi nya saat ini untuk mendengar apa yang akan di sampai kan Senja nanti.
" Aku hanya bertanya apakah Mas mau kita hidup bersama selama nya ? membesarkan anak anak ini ?"
" Kenapa bertanya seperti itu ? Kau istri ku, Dan mereka anak anak ku. Apa ada hal lain yang membuat ku harus meninggalkan kalian ? Tidak ! Tidak sekali pun !" Tegas nya sambil menatap wajah Senja.
Senja melihat kejujuran dari setiap kata yang keluar dari bibir suami nya itu. Suami Bule nya yang tampan.
" Lalu Nyonya Renatta ?"
" Tidak bisakah Jika kita tidak membahas ini ? Apa salah jika aku ingin egois dan memiliki kalian semua ?" Tanya Jery lagi.
" Mas, Sejati nya tidak ada Wanita yang benar benar bisa menerima Suami nya yang sangat di cintai nya menikah lagi dengan wanita lain. Dan harus tinggal seatap dan menghirup udara yang sama setiap hari nya. Itu berat Mas. Aku, Jika itu terjadi pada ku, Mungkin aku tidak akan sanggup Mas. Itu berat dan menyakit kan. Bukan hanya di Nyonya Renatta, Tapi hati ku juga sakit Mas. Di saat aku hamil dan mengandung, aku harus rela berbagi suami pada istri pertama suami ku. Ayah dari anak anak ku. "
" Aku tau aku yang salah Mas, Ya walau kamu pun tau kesalahan mu pada ku apa. Tapi, Jika Dunia tau ? Apa mereka bisa memahami ku seperti Mama dan Papa Menerima ku dan memahami ku ?"
" Tidak Mas, Dunia tidak akan bisa memahami ku walau aku tidak bersalah disini. Jika laki laki berbuat salah dan bermain wanita sekali pun, Dunia akan menganggap nya Normal, Mungkin bosan dengan yang di miliki nya. "
" Tapi, Jika kami para wanita yang melakukan nya, Dunia akan menghakimi kami Mas, Terlebih Dunia tidak tau yang sebenar nya . Contoh terkecil saja. Apa alasan Istri berselingkuh ? Kami sebagai Wanita butuh sesuatu yang kami cari Mas. Walau berbeda beda keinginan kami. Apa mereka tau, Misal nya Wanita tidak berpendidikan memiliki keluarga yang harus ditanggung nya dan terpaksa menjadi wanita penghangat Ranjang ? Dunia hanya tau dia wanita murahan Mas, Walau dia membandrol diri nya semahal mungkin. Dia akan tetap di Cap sebagai Wanita Murahan. Dan kalian, Penikmat Jasa nya ? Kalian tidak Cacat Mas, Dunia tidak melihat kesalahan kalian. Tapi Dunia melihat Kesalahan kami, Para Wanita !" Jery kaget dan tertegun mendengar rentetan kata yang terucap dari Bibir Mungil di hadapan nya
Sejenak Jery merasa hati nya di cubit saat ini. Terlebih Saat Senja kembali melanjutkan Kata kata nya. Semakin di hantam Batu besar pertahanan diri Jery.
" Seperti kasus lain Mas, Kasus pemerkossaan , Dunia Tau itu salah dan Laki laki itu bersalah. Dan Laki laki itu di hukum Dnegan berat, Tapi sadar kah kalian Para laki laki ? Luka yang kalian tinggalkan jauh lebih berat dari yang kalian rasa kan ! Kami para Wanita, Akan menjadi cacat dan menjadi barang rongsokan saat sesuatu yang paling berharga dari kami telah di rebut paksa dan itu menjadi pukulan batin terberat bagi kami Mas. "
" Maaf kan aku Senja, Maaf kan aku...Aku bersalah pada muu. " Jery bersimpuh di depan Senja
Berlutut dan memohon maaf pada wanita di depan nya. Jery menangis menyesali perbuatannya yang keji pada Senja.
" Bangun Mas. Setidak nya aku cukup beruntung, Kau bertanggung jawab dan memilih menyelamatkan ku. Walau aku tidak membenar kan perbuatan mu !"
...🥰🥰🥰...
Gimana nih ? Dalem banget yakk kata kata Mommy Sunset 😍
Kuy lah Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 ❤️❤️
__ADS_1
Lope ❤️