Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Bencana atau Berkah ?


__ADS_3

Jery memijat pangkal hidung nya karena merasakan pusing yang begitu hebat menghantam kepala nya.


Bagaimana tidak ? Ketiga cucu nya berebut ingin datang ke pabrik mereka.


Setelah Kemarin dia di kaget kan dengan racun buatan Dave yang membuat nya melongo, Kini dia di pusingkan dengan keinginan ketiga bocil itu.


" Opa, Apa benar Opa memiliki Dealler ? Apa Davio bisa melihat nya ?" Tanya Davio yang duduk di dekat Opa Bule.


" Tapi kata Opa Buyut, Opa Bule juga punya Perusahaan besar, Apa Davian boleh ikut ? Davian ingin tau bagian IT nya. "


" Apa lagi ini ??? Danello !!!!!!" Teriak Jery kesal.


Ketiga Cucu nya langsung menatap ke arah nya, Kenapa Papi mereka di panggil hingga seperti itu ?


Untung ketiga anak itu hebat, Maka tidak ada yang takut dengan teriakan Opa Bule nya.


" Dan Dave ingin melihat pabrik mu ! Dia ingin melihat bagian Produksi nya. " Jery melirik ke arah Papa nya.


" Pa, Stop It ! Please. " Pinta Jery dengan sangat.


Tapi apa bisa di kata ? Sejak dulu hingga kini, Apa yang di pinta Jery akan di dapatkan nya, Tapi bukan seperti yang di inginkan nya, Tapi justru sebalik nya.


Jery akan mendapatkan kebalikan dari apa yang di inginkan nya.


" Aku tidak tau apa apa !" Jawaban Papa nya membuat Jery kesal.


Dengan menghela nafas nya berat, Akhir nya Jery mengalah dan menuruti keinginan ketiga cucu nya.


Tapi disini hanya Dave saja yang terlihat sangat santai bahkan terlewat dingin seperti Dane dulu.


" Pergi saja ke Dealler Papi mu Davio, Disana mobil mobil mewah terpampang nyata, Ada alat berat juga, Kau ingin kemana dulu ? Karena usaha Papi mu banyak, Di bidang otomotif, Bengkel mobil, Bengkel Motor, Bengkel alat berat, Bahkan Papi mu memiliki Beberapa Yacth hasil modifikasi nya sendiri. " Penjelasan Dari Opa Buyut membuat Bola mata Davio membelalak sempurna.


Apa sehebat itu kah Papi nya ?


Apa dia bisa seperti Papi nya ?


Jawaban nya adalah bisa Davio ! Jika kamu serius dan serta tekun.


Kamu akan bisa mencapai semua keinginan kamu.


" Kau salah Dave, Lebih baik kau ke pabrik milik Opa Sanjaya mu, Karena disana pabrik obat obatan, Bidang Farmasi. Ada susu, obat, vitamin, dan banyak lagi. Kau bisa kesana. Dari pada harus ke pabrik pangan hewan ternak dan melihat berbagai macam racun serangga. " Jery mencoba memberi penawaran pada Dave.


Dia ingin mendengar apa yang akan di jawab oleh Cucu nya.


" Tidak masalah ! Waktu ku masih panjang. Bisa di sesuaikan dengan jadwal nanti nya. "


" Oh God !!! Ello, Apa salah ku hingga kau membuat ku seperti ini ???" Gumam Jery merasa tertekan dengan situasi yang sedang di hadapi nya saat ini.


" Banyak ! " Jawab Oma Cantik.


Ya, Senja yang baru selesai bersiap kini menatap ke arah suami bule nya.


Apa perlu dia menjelaskan semua kesalahan nya yang pernah di perbuat nya pada Ello ?


Seakan pilih kasih dan tidak menganggap Ello karena kenakalan nya ?


Walau Senja akui Ello memang nakal, Suka tawuran dan balap liar, Tapi prestasi Ello sangat memuaskan. Ello Lulus dengan nilai terbaik.

__ADS_1


Apa itu tidak cukup untuk membuktikan bahwa putra nya itu luar biasa ?


" Yank, Jangan gitu dong..." Ucap Jery dengan memelas.


Dia sudah ketakutan jika Istri Sunset nya merajuk, Akan ada pemblokiran jalur menuju puncak nirwana, Dan Jery tidak ingin acara desah mendesah nya di malam hari akan terganggu.


Oh tidak bisa !!!


" Sudah ayo berangkat ! Aku mau menemani Cucu ku hari ini. Kamu supirin Mas. "


" Sayang..."


" Atau kita blokir saja perjalanan malam ini ?"


" Oh tidak ! Baiklah, Aku akan menjadi supir hari ini. Ayo anak anak. Kita berangkat. " Walau dengan rasa berat, Tapi Jery tidak terpaksa sama sekali untuk menemani Cucu dan istri nya untuk berkeliling hari ini.


🌛


🌛


🌛


🌛


🌛


Sementara dirumah sakit, Ello masih berdebat dengan istri nya.


Eh calon ! Ingat El, Masih calon !!


Entah dengan cara apa lagi Bulan menolak nya, Namun seberapa keras Bulan menolak dan Ello akan keras juga untuk membantu.


" Sudah jangan banyak membantah, Ayo aku bantu. " Ello langsung membawa Bulan ke kursi roda nya.


Lalu dia memindahkan tiang infus Bulan ke tempat yang tersedia di kursi roda nya.


Ello membawa Bulan ke kamar mandi, Lalu mendudukan nya di Closet.


" El...." Bulan mencegah Ello saat hendak membuka piyama Rumah sakit nya.


Dia begitu malu jika Ello membantu nya.


" Biar aku membantu mu, Aku ingin menjadi Pria yang selalu ada untuk mu. " Ello menatap wajah teduh Bulan.


Betapa rasa cinta dan rindu itu terasa sangat membuncah saat ini.


Sulit untuk di katakan , Sulit untuk di ungkapkan dengan kata kata .


Satu yang di ketahui nya, Bahwa dia begitu bahagia dengan semua ini.


Walau harus berjuang untuk meluluhkan hati Calon mertua nya, dan satu lagi, David !.


" Tapi aku bisa El, " Ucap Bulan dengan Lirih.


Dia mulai merasa malu saat satu persatu kancing piyama nya di buka oleh Ello.


Dan saat piyama itu sudah terbuka, Mata Ello membola, dia kembali melihat Buah Pir Kembar kesukaan nya, Apakah rasa nya masih sama jika dia meremmas nya ?

__ADS_1


Oh, God ! Pucuk buah Pir Jumbo milik Bulan sangat menantang nya.


Bagaimana jika di ***** dan di kulum nya dengan nakal ?


Bagaimana jika dia memainkan nya dengan lidah ? Seperti saat Dulu dia menikmati nya ?


Apa rasa nya masih sama nikmat nya ???


" Ell, Aku malu..." Lirih Bulan menutupi kedua aset milik nya yang sudah tidak suci lagi.


Selain Ello yang mengambil kesucian seluruh tubuh nya, Milik nya juga di Berikan nya pada ketiga anak nya, Karena Bulan memberikan ASI eksklusif untuk ketiga anak nya selama 2 tahun.


" Jangan di tutup sayang, Aku ingin melihat nya lagi, Apakah rasa nya masih ----"


" El....Jangan...." Tubuh Bulan merinding sempurna saat tangan Ello mulai bergerak menyentuh Buah Pir kesukaan Ello.


Oh, Tidak !!! Saat ini Ello bahkan sudah berhasil mendarat kan bibir nya disana .


Di buah Pir itu, Bahkan kini tubuh Bulan sudah sepenuh nya naked karena ulah Ello, Sambil terus menikmati buah pir nya, Ello mulai menyanyi tubuh Bulan dengan sabun, sesekali dia meremas nakal buah Pir Bulan.


" El, Jangan...." Bulan kembali melarang Ello melakukan nya.


Bukan melakukan hal masuk memasukan sesuatu, Tapi Kini Ello membuka kedua sisi yang seharus nya tidak di kunjungi nya.


Belahan Buah Peach nya kembali akan di nikmati nya.


" Ell...Stop....Ahhhh....Jangan...." Bulan meremmas rambut tebal milik Ello,.


Dia tidak bisa melakukan hal apapun lagi. Dia ingin menolak rasa itu, Tapi lidah Ello bekerja dengan baik dan membuat Tubuh Bulan seakan merindukan nya lagi.


Dan benar saja, Ello melakukan Foreplay untuk Bulan hingga Bulan mendapatkan Puncak nya.


Lalu dengan nakal Ello menghisap semua nya.


Cup...


" El..." Pekik Bulan saat Ello mengecup Belahan buah Peach nya.


" Untuk sekarang begini saja dulu, Nanti aku akan memberikan nya yang lebih dari ini. " Ello mengambil Handuk dan memakaikan nya pada Bulan.


Lalu keluar dari kamar mandi.


Setelah membantu Bulan bersiap, Ello kembali ke kamar mandi.


Dia harus menyelesaikan apa yang belum terselesaikan oleh nya tadi.


Entah Bencana atau Berkah, Ello yang penting menikmati itu.


Walau saat ini dia harus bersolo karier untuk menjinakkan Senapan angin milik nya.


Di bantu dnegan Fantasi liar nya saat melihat seluruh tubuh Bulan tadi.


" Aaahhhkkk...Bulan....." Ello mengeram Pelan, Dia tidak ingin Bulan mendengar nya.


Lalu Ello sekalian membersihkan diri karena habis perang solo tadi 🤣🤣🤣


...❤️❤️❤️...

__ADS_1


__ADS_2