
Kini Daniel tengah menemani Embun sebuah jembatan gantung di Daerah xx, Dan ini lah tempat ternyaman bagi Embun, Bisa menikmati udara sejuk, Gemericik air sungai yang Berisi yang menciptakan alunan indah bagi nya.
" Ayo pulang, Kita sudah disini sejak satu jam yang lalu. " Embun melihat ke arah Daniel dan tersenyum.
Kini mereka saling berhadapan, Daniel merasa ada yang tidak beres disini, Melihat tatapan Embun yang menatap nya dalam dan penuh rasa.
Tapi apa ??
" Dane..."
" Stop ! Jangan bicarakan apapun lagi jika itu hanya omong kosong saja. "
" Tapi Dane, Ini serius. " Embun mencegah tangan Daniel agar tidak pergi meninggalkan nya.
" Dane, Apa kamu mencintai ku ?" Daniel menatap dalam pada wanita di hadapan nya saat ini..
Sebenar nya pa yang sedang di pikirkan wanita itu ? Kenapa dia munafik sekali untuk mengakui perasaan nya sendiri ?
Tidak kah dia merasakan nya selama ini ? Semua yang di lakukan nya ? Semua itu untuk Embun !
Untuk Embun seorang.
" Pejam kan mata mu dan rasakan setiap detak yang terjadi di dalam nya !" Daniel mengambil telapak tangan Embun dan meletakan nya tepat di dada nya.
Dimana disana, Jantung nya berdetak hanya untuk Embun, Wanita yang menjadi cinta pertama nya, Dan dia ingin Embun juga menjadi Cinta terakhir nya.
Bisa kah Daniel meminta itu Tuhan ???
" Dane..."
" Rasakan Embun ! Rasakan dengan hati mu, Bibir mu bisa aja berkata tidak ! Tapi hati mu akan berkata lain. "
" Daniel...."
" Rasakan itu Embun, Rasakan dengan hati mu..." Bukan Daniel tega melihat Embun menangis, Tapi Daniel ingin Embun benar benar merasakan nya, Cinta nya hanya untuk Embun seorang.
Cinta nya hanya untuk Embun saja, Daniel tidak menginginkan yang lain nya lagi
Daniel Hanya ingin Embun dan Embun !
Tidak wanita selain Embun !
" Daniel...Aku mencintai mu, Tapi--"
" Cinta tidak butuh Tapi. Cinta hanya butuh Iya dan Tidak ! Di dalam cinta hanya ada dua pilihan, Ya atau tidak ! di dalam cinta tidak ada pilihan ketiga yang bernama Tapi !."
" Buka mata mu dan lihat aku, Lihat mata ku, dan akui bahwa aku mencintai mu, Dan kau juga mencintai Ku. " Embun menggeleng, Detak jantung Daniel dan air mata nya sudah menjawab semua nya.
__ADS_1
Lalu untuk apa lagi dia melihat mata Daniel? Maka Embun tidak akan sanggup untuk melihat nya.
Tanpa kata lain, Daniel menundukan wajah nya dan menarik tengkuk Embun dan mencium bibir nya.
Daniel tidak memberikan celah sedikit pun untuk Embun menolak nya, Dia terus melakukan nya, Bahkan air mata Embun juga semakin deras keluar dari mata indah nya,.
Tapi dia juga membalas ciuman dari Daniel, Ciuman yang menjelaskan segala nya, Segala yang di pendam nya selama ini, Perasaan nya, Cinta nya dan seluruh jiwa nya, Hanya Ad Daniel saja .
Embun sampai meremmas dada Daniel, Dia benar benar tidak sanggup dengan ini semua, Dia tidak siap.
" Kata kan kau mencintai ku Embun, Maka aku akan bahagia kan mu, Menjadi Pria yang akan selalu bersama mu dan menemani hari hari mu. Aku ingin setiap aku membuka mata kau adalah Embun pagi ku, Setiap aku ingin menutup mata di malam hari, kau adalah Embun malam ku, Lakukan itu untuk ku Embun, Hidup bersama ku, Mencintai ku dengan hati mu, Aku akan menghapus segala nya, Segala kenangan buruk yang pernah kau Alami, Aku ingin menyembuhkan Trauma mu, Aku ingin menjadi penghapus untuk masa lalu mu, Dan aku ingin menjadi Pena untuk menulis hari hari baru mu, Izinkan aku melakukan itu untuk mu, izinkan aku melakukan nya. " Daniel sampai berlutut di hadapan Embun.
Dia benar benar melakukan nya.
" Embun, Will You Marry Me ?" Daniel membuka kotak cincin di tangan nya dan memperlihatkan keindahan itu di depan Embun nya, Kekasih nya dan wanita yang paling di cintai nya.
" Dane, Katakan sekali lagi, Jika kau mencintai ku..."
" Aku mencintai mu Embun, Aku mencintai mu, Aku mencintai Mu Cahaya Embun ku...Dan menikah lah Dengan ku .." Tangis Embun semakin pecah. .
Dia menangis tersedu sedu, Apa begini kah rasa nya di lamar oleh Pria yang sangat mencintai nya ? Begini kah rasa nya ??
" Yes Dane. I want to be your wife. " Daniel tersenyum sangat tulus untuk Kata kata yang keluar dari Mulut Embun.
" Jadilah istri ku, Jadilah ibu dari anak anakku ku, ,jadi lah wanita yang paling bahagia di muka bumi ini, Katakan pada ku apa yang kau impikan, Maka aku akan mewujudkan setiap impian mu, Berjanjilah pada ku untuk selalu tersenyum, Jangan pernah menangisi apapun sendirian. Kau hanya perlu membahagiakan diri mu sendiri. Sambut kepulangan ku dengan senyuman dan Cinta mu, Maka aku akan menjadi Pria terhebat untuk mu..." Embun langsung memeluk Tubuh jangkung Daniel.
Dia benar benar terharu dengan setiap hal yang di lakukan pria ini untuk nya, Untuk diri nya dan kebahagiaan nya,.
Bahkan sejak duku, Daniel sudah membantu nya, Membantu setiap kesusahan yang di jalani nya.
" Aku mencintai Mu Daniel Wilton Grey, Aku mencintai mu Hiks...hiks...hiks...Aku mencintai mu Dane. " Betapa bahagia nya Daniel saat ini.
Embun memeluk nya dengan erat, Membalas cinta dan perasaan nya.
Di sini, Di jembatan ini, Tempat setiap kali Embun mencurahkan kesedihan nya, Kini berubah menjadi jembatan penuh kebahagiaan .
Daniel ingin menghapus setiap kesedihan yang pernah di rasakan Embun sejak dulu menjadi kebahagiaan sejak hari ini, Dan hari hari selanjut nya.
Dan Daniel berjanji untuk itu.
" Sekarang, Kita pulang. Aku akan bicara dengan keluarga ku, Bahwa aku akan menikahi mu secepat nya. " Embun sedikit takut, Tapi kata kata Daniel kembali menguatkan nya.
" Berjanji lah untuk tidak bertengkar dengan keluarga mu karena aku. " Daniel mengangguk.
Dia menggenggam erat tangan Embun dan membawa nya ke Mobil, Tujuan mereka saat ini adalah rumah pohon besar keluarga Grey.
__ADS_1
Daniel sudah memantapkan hati nya, Jika keluarga nya menolak, Maka Daniel akan keluar dari rumah itu tanpa membawa apapun di belakang nama nya.
Nama keluarga besar nya dan kekayaan keluarga nya.
Daniel akan pergi dari Negara ini dan memulai hidup yang baru di Negara Oma Bule, Finlandia.
Daniel sudah menyiapkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi Nanti nya.
Kini kedua nya sudah sampai di rumah besar keluarga Grey, Dimana di ruang tamu itu sudah berkumpul seluruh keluarga besar nya, Bahkan Daniel juga menghubungi kedua Adik nya.
Bahwa dia akan membicarakan sesuatu hal yang penting.
" Ada apa ini Dane ? Kenapa mengumpulkan kami semua ?" Ello membuka suara setelah merasa ruangan ini sedikit mencekam.
Dan itu berhasil .
" Daniel akan menikahi Embun, Ada atau tanpa restu dari Kelian Semua. Daniel akan---"
Plak !
" Daniel..." Pekik semua orang disana.
Untuk pertama kami nya, Opa Bule menampar wajah Daniel hingga ujung bibir nya robek.
Tubuh Embun sudah bergetar hebat. Dia melihat Bagaimana Penolakan yang di lakukan keluarga Daniel untuk nya.
" Jangan pernah Berani melepaskan tangan ini. Aku akan selalu bersama mu, Ayo. " Daniel membawa Embun pergi dari sana .
Tapi langkah nya terhenti di ujung pintu utama.
" Aku tidak pernah mengajari mu untuk bersikap Arrogant ! Bukan begitu cara nya meminta restu mu pada keluarga mu ! Minta baik baik pada keluarga mu, Dan kami akan merestui nya, Bukan seperti itu Danie !" Suara Opa nya sangat menusuk di telinga Daniel.
Apa benar dia sudah salah ?
" Minta maaf, Dan bersimpuh lah di kaki Ibu mu, Astaga Jeremy anak mu semua nya membuat kepala ku sakit sejak bayi !!! "
Plak !
" Papa ..." Rengek Jery saat kepala nya kembali di Pukul Papa nya dan ini semua gara gara Daniel .
" Kerja kau ! Urus perusahaan mu ! Daddy akan pensiun dini. Daddy Juga akan membawa Mommy kalian tinggal Di Jerman ! Kami akan berkeliling Dunia. Kau urus semua harta Opa mu itu, Karena Daddy sudah lelah menghasilkan untuk tembok Berlin itu. "
" Jeremy !!! Astaga Claire, Anak mu !!!"
" Dia juga anak mu ! Hasil dari susu kental asin milik mu Jackson Grey !" Bisa di bayangkan bagaimana wajah Embun dan Bulan saat ini ?
Kedua wanita baru yang polos di keluarga Grey itu hanya bisa menetap bengong ke arah Pria tua dan istri nya yang tengah berdebat.
__ADS_1
...❄️❄️❄️ ...