Istri Simpanan Tuan Jeremy

Istri Simpanan Tuan Jeremy
Rencana Selanjut Nya


__ADS_3

" Mas, Aku ingin pulang...Kan kita mau beli kebab nya. " Rengek Senja manja.


" Kamu masih butuh istirahat Senja..."


" Aku sudah sehat Mas, "


" Kalau kau sudah sehat bagaimana cuti ku yang seminggu ?"


" Kita bisa dirumah dan berkencan !"


" Apa ? Kencan ?" Tanya Jery.


Senja merasa malu, Dia meminta kencan Dengan Jery. Ahhh kenapa mulut nya bisa bicara begitu ?


Malu kan jadi nya ? Terkesan seperti mengajak Ngedate saja kan.


" Ingin kemana heum ?" Mengelus Pipi Senja yang di pinggir tempat tidur pasien nya.


" Pulang tempat ibuk bapak Mas. Kan udah Janji mau naik kuda di kebun Teh tempo hari. " Jery kembali ingat pada janji nya pada Senja sewaktu dia pergi ke Jerman kemarin itu.


" Oke, Setelah kita menemui Dokter ya. "


" Benarkah Mas ?" Jery mengangguk dan Senja yang bahagia langsung memeluk Leher Jery dengan erat nya.


Bahkan dia memberikan ciuman di Pipi suami nya. Jery merasa bahagia Senja bisa bersikap terbuka pada nya saat ini.


Saat Senja mencium Pipi Jery, Di pintu terlihat wanita lain nya yang menyaksikan kemesraan Sepasang manusia itu.


" Maaf aku mengganggu. " Kedua nya langsung menoleh ke arah sumber suara di dekat pintu.


Jery dan Senja merasa seperti sedang tertangkap basah oleh warga saat melihat Ternyata Renatta yang berada di pintu


"Ree. "


" Lanjutkan . Aku pamit. " Renatta langsung pergi begitu saja meninggal kamar yang menjadi sumber rasa sakit nya itu


Dengan langkah tergesa gesa dan emosi di jiwa nya, Renatta tidak lagi memperdulikan keadaan sekitar nya.


Dia terus berjalan Dengan angkuh nya menelusuri kotak demi kotak lantai rumah sakit berlapis Ubin mahal itu


" Kejar Nyonya Renatta Mas. Aku merasa bersalah. " Senja menundukan wajah nya merasa sangat bersalah saat ini .


" Jangan merasa bersalah. Aku akan mengejar nya dulu ya. Panggil suster jika membutuhkan sesuatu. "


Cup


" Aku mencintai mu !" Jery langsung pergi dari kamar Senja untuk mengejar Renatta.


Jery terus berlari untuk menyusul Renatta yang kini sudah sampai di parkiran.


Jery bahkan langsung menyambar kunci mobil Milik Renatta dan Menggiring Renatta ke kursi penumpang di sebelah kursi kemudi nya.


" Maaf kan Aku Ree. " Ucap Jery membuka suara nya setelah mereka saling diam selama hampir 10 menit di dalam mobil.

__ADS_1


" Maaf untuk yang mana ?" Jawab Renatta datar.


Jery hanya bisa menghela nafas nya berat. Dia tau dia salah.


" Ree, Maaf kan aku yang tidak bisa menjaga hati ku. Aku bersalah Ree, Aku tidak bisa menjaga hati ku hanya untuk mu dan tidak bisa menepati janji ku pada mu. Ya, Kau benar Ree, Aku mencintai nya Ree, Aku mencintai ibu yang sedang mengandung anak anak ku. !"


Deg !


Semakin sakit hati Renatta mendengar langsung pengakuan Cinta dari suami nya untuk wanita lain selain diri nya.


Hancur sudah rumah tangga nya selama 5 tahun ini. Pria nya, Suami nya dan orang yang di cintai nya tidak lagi mencintai nya.


" Lalu ?" Sekuat tenaga Renatta menahan emosi nya. Dia bahkan saat ini ingin menghabisi Senja dengan tangan nya sendiri.


" Ree, Aku tau aku egois. Tapi bisa kah menerima Senja dan anak anak ku ? Senja juga siap menerima mu Ree. Disini Senja tidak salah Ree. " Renatta tertawa miris disini, Lucu bukan hidup nya ?


" Lalu aku yang salah ?"


" Ree...Bukan begitu maksud ku Ree. Aku yabg bersalah disini. Jangan meminta ku untuk memilih di antara kalian Ree. Aku tidak bisa Ree. Aku mencintai mu Ree. "


" Dan kau juga mencintai nya ? Lucu bukan ?"


" Ree..."


" Keluar Jer !" Ucap Renatta dengan datar.


Jery tertegun saat melihat Wajah Renatta. Wajah nya bukan lagi wajah yang menatap nya penuh cinta. Wajah itu memendam kemarahan yang luar biasa.


" Aku akan mengantar mu pulang. "


" Tidak aku akan mengantar mu pulang. Kau sedang emosi. Tidak baik berkendara. "


" Aku bilang Keluar Jeremy !"


Deg !


Jery kaget. Ini pertama kali nya Renatta membentak nya sepanjang perjalanan kasih mereka.


Renatta banyak berubah sekarang ! Renatta tidak seperti sewaktu kuliah dulu.


Renatta nya hilang !


" Terserah !" Jery malas membahas soal ini dan dia langsung melajukan mobil nya menuju Mansion utama .


Mengantar Renatta pulang dan setelah nya kembali ke rumah sakit untuk menemani Senja.


" Suka tidak suka kau harus menerima Senja dan anak anak ku Ree. Ada tanpa tidak nya restu dari mu. Aku akan tetap mempertahan kan mereka. !" Kata kata Jery masih terngiang di telinga Renatta sebelum Jery benar benar meninggalkan nya untuk kembali ke rumah sakit untuk menemani Senja sang Madu.


Renatta berteriak dengan kencang di kamar nya, Dia begitu emosi dengan semua ini. Apa yang harus di lakukan nya ?


Jery sudah terang terangan mengatakan cinta nya pada Sang Madu dan itu hal yang paling menyakitkan bagi nya.


" Aku tidak akan membiarkan ini semua! Jery milik ku. Jery milik Ku ! Jery hanya milik ku dan Renitta. "

__ADS_1


Dia kembali menelan obat yang memang selalu di konsumsi nya saat seperti ini. Dan obat itu sudah di ketahui oleh Senja.


Setelah kepergian Jery, Tak lama Mama dan Papa Mertua Bule datang ke kamar Senja.


" Lalu bagaimana hasil nya ?" Tanya Papa Jack.


" Ini Pa. " Senja memberikan surat hasil dari Lab dan keterangan obat apa yang di konsumsi Renatta.


" Astaga...Apa ini benar ? apa yang sebenar nya terjadi ?" Menatap ke arah Senja.


" Senja tidak tau Pa. Entah kenapa saat kemarin Senja pernah menyelinap masuk ke dalam kamar Nyonya Renatta dan bersembunyi di lemari yang sama. Nyonya Renatta berbicara di Kaca, Bahwa Dia tidak akan membiarkan Mas Jery bahagia bersama Senja dan anak anak Senja. Nyonya Renatta juga bilang ingin menyingkirkan kami. Karena kata nya juga Jery hanya milik nya dan Milik Renitta. " Papa dan Mama Bule kaget.


" Siapa Renitta ?" Tanya Papa Jack.


" Senja gak tau Pa. Saat Senja memancing Mas Jery tentang nama Renitta, Mas Jery sama sekali tidak mengenal nya. Dan Senja juga tanya apa Nyonya Renatta memiliki keluarga Lain ? Dan Mas Jery bilang Nyonya Renatta anak tunggal Pa. " Semakin pusing saja Papa Jack.


Apa sebenar nya yang terjadi ? kenapa semenjak ada Senja Sedikit demi sedikit ada rahasia yang terbongkar ?


" Lalu apa rencana selanjut nya ?" Senja hanya menggeleng saja .


Apa karena selama ini mereka tidak terlalu sering tinggal bersama ?


Atau malah tidak terlalu memperhatikan Keadaan rumah tangga Jery ?


" Is...Kepala ku semakin pusing !" Keluh Papa Jack Memijat pangkal hidung nya.


" Ma...Maaf kan Senja. "


" Kamu tidak salah Sayang...Kita akan hadapi ini bersama. Kamu jangan takut ya. Ada Mama dan Papa bersama mu. "


" Takut kenapa ? " Suara Jery membuat ketiga orang di ruangan itu langsung melihat ke arah nya dengan wajah yang kaget. Sejak kapan Jery disana ? Apa dia mendengar semua percakapan mereka tadi ?


" Sejak kapan kau disana ?" Jery heran kenapa Papa nya bertanya begitu ?


Apa ada yang di sembunyikan mereka ? Pikir Jery.


" Seharus nya Jery yang tanya, Sejak Kapan Papa disini ? Bukan nya ini masih jam kantor Pa ?" Jery melihat jam tangan mahal nya yang masih menunjukan pukul 14.38 menit kan ?


" Terserah ku ! Itu Kantor ku ! Perusahaan ku !" Jawab Papa Jack dengan sombong nya.


" Ya. Itu memang milik Papa. Dan aku yang menghasil kan uang untuk kalian kan ? Ck, Aku seperti mesin pencetak uang saja. "


" Kasihan sekali kau !" Jery hanya bisa menekuk wajah nya karena jawaban dari Papa Bule itu.


Dan sial nya, Pria bule itu tak lain dan tak bukan adalah Papa nya. Jika saja bukan Papa nya, Pasti orang itu sudah di gilas habis oleh nya.


" Apa ? Kau mau membalas ku ?" Tebak Papa Jack lagi.


" Jika tau untuk apa bertanya lagi ?" Kedua wanita itu hanya bisa menghela nafas mereka. Kedua Pria bule beda usia itu jika sudah bertemu pasti seperti itu.


Selalu saja berdebat !


...🍇🍇🍇...

__ADS_1


Ahh ..Maaf agak telat, Anak lagi rewel 🙏


Jangan lupa Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 ❤️


__ADS_2