Janji Dua Hati

Janji Dua Hati
JADIAN


__ADS_3

"Ayo, Kita berkumpul sama teman yang lainnya." Agung menyentuh tangan Quinna perlahan melihat Quinna hanya diam setelah mereka ngobrol tentang segala hal.


Mereka mendadak diam setelah semua terucap Agung sendiri merasa susah untuk memulai karena melihat Qu hanya diam mungkin masih belum menyadari kalau mereka kini sudah jadian tapi pengakuan hati mereka masih ragu antara percaya dan tidak secepat itu kata cinta Agung ucapkan dan secepat itu pula Qu menerima sebuah hati.


Agung begitu senang dan menghangat hatinya kini Qu menjadi kekasihnya, dan masuk juga jadi anggota di group pecinta alam yang dipimpinnya, perjuangan mendapatkan hati Qu memang terlalu sulit selain Qu begitu tertutup dan jarang keluar Qu juga selalu menghindar saat mereka bertemu selain bersama teman sesama perempuan.


Kini semua menjadi begitu mudah selain Qu ada di group pecinta alam jadi memudahkan Agung bisa berkomunikasi walau sekedar mencari alasan yang berhubungan dengan hobi mereka.


"Oh, iya." Qu seperti tersadar dari lamunannya yang jauh tak bertepi. Merasa hatinya berbunga dan sekaligus bersalah walau berkhianat pada perasaannya sendiri. Kini Qu harus mulai menepikan nama Sultan dari hatinya walau Qu sendiri tak yakin dengan semua itu.


Nyata yang ada di depan matanya Agung yang sepertinya tiada cacat dan sempurna sebagai laki-laki begitu mendamba cintanya sedang hati Qu masih saja mengikuti ego dan khayalannya yang entah semua itu akan menjadi kenyataan.


Agung menyodorkan tangannya mau membantu Qu berdiri. Begitu perhatiannya seorang Agung dan begitu lembut tata tutur katanya memperlakukan Qu.


Quinna menyambut uluran tangan Agung sambil memperlihatkan pesona senyumnya yang menawan.


"Makasih." sambut Qu sambil mata mereka bertemu beradu pandang. Qu tersenyum dan Agung menganggukkan kepalanya.


Agung tak melepaskan tangan Qu sejak dipegangnya saat berdiri tadi, hingga Qu berdiri saja nggak mau berjalan sambil memandang tangan Agung yang masih memegangnya. Harusnya Qu merasa senang tapi mungkin karena masih baru jadi masih merasa malu pada Agung sendiri berlebih pada teman yang lainnya.


Padahal dengan Sultan bergandengan tangan selalu bisa mereka lakukan sejak kecil hingga kini beranjak dwwasa.


"Maaf tanganku tolong lepaskan!" lirih suara Qu. Membuat Agung sedikit kaget.


"Oh, maaf lupa. Saking Aku begitu senang nya, hehe ...." Agung mencium tangan Qu dan langsung melepaskan sebelah tangan Qu. Mereka baru jadian belum sampai jauh berlebihan karena masih merasa malu.


Qu sempat berkhayal kalau saja jadian sama Sultan mungkin akan lain lagi ceritanya, tapi bersama Agung telah menggoreskan satu kesan mendalam walau masa pacaran belum mereka lalui dan melewati hari harinya yang pasti Qu akan merasakan bagaimana pacaran ala mereka.

__ADS_1


Quinna merasakan kalau hatinya juga berbunga, tak bisa di pungkiri Agung seorang yang begitu cakap dalam segala hal, kadang Qu merasa tak percaya diri kalau dirinya akan jalan sebagai pasangan kekasih sama Agung. Kebanggan tersendiri diantara banyaknya cewek yang mengharapkan kata cinta dari Agung tapi Qu merasa lain Agung sendiri yang mengejar cintanya. Kini mereka jadian walau Qu masih menolak publikasi biarlah semua berjalan apa adanya.


Biarlah Qu menepikan cintanya pada Sultan dan faktanya Sultan entah seperti apa perasaannya pada Qu sampai saat ini, tapi Agung sudah menjatuhkan pilihan pada dirinya dan Qu sendiri telah menyambutnya dengan jawaban apa adanya dan semua akan berjalan tanpa syarat apapun selain Qu yang tak bisa dengan sepenuhnya menyerahkan perasaannya pada Agung perlu waktu cukup lama sampai dirinya bisa menerima kenyataan yang sebenarnya entah sampai kapan mungkin sampai tahu Sultan telah memiliki pasangan yang tetap baru mungkin Qu mengubur sendiri perasaannya.


Terasa istimewa perasaan Qu, tapi bukan kebahagiaan yang di inginkan nya, tapi kebahagiaan yang harus di perjuangannya bersama Agung, jangan sampai Agung tahu isi hatinya yang sebenarnya karena Qu tak sempurna mencintainya.


Tapi apapun itu, rasa cinta keduanya akan mewarnai hari-hari mereka selanjutnya, semoga ini awal yang baik buat keduanya. Qu akan berusaha menjadi kekasih terbaik bagi Agung dan semua akan di jalani dengan sepenuh hatinya.


Cinta Agung telah tersemat tanpa meminta jawaban kejujuran hati Qu, karena hanya Qu yang percis tahu isi hatinya, tapi Agung setulus hati meyakini kalau dengan kebersamaan cinta pasti akan bertahta jua, dan hati tak perlu bicara cukup sorot mata yang mewakili sebagai pembuktian nyata rasa itu ada.


Mereka berjalan di temaramnya malam dan jalan di rumput yang begitu asri ingin rasanya Agung menggenggam jemari dan tangan itu tapi kalau membuat Qu malu biarkanlah.


Agung sama Quinna gabung dengan teman yang lainnya, Jihan sedang bernyanyi diiringi petikan gitar Radit sang kekasih, terlihat serasi dan begitu romantis bernyanyi diiringi petikan gitar kekasih di sampingnya. Sesekali mereka tersenyum dan berpandangan.


Seketika semua mata tertuju pada Agung dan Qu yang baru gabung, sebagian anggota tahu mungkin mereka sepasang kekasih tapi bagi yang belum mengenal Qu biasa saja sikapnya hanya mengagumi kecantikannya.


"Boleh ...!" suara sambutan semua yang hadir begitu antusias sangat meriah begitu senangnya. Semua mata tertuju pada Quinna juga Agung


"Ini Dia Quinna Qotrunnada, idola kampus teman terbaikku! kini jadi teman kalian juga." Suara Jihan membuat merah muka Qu, tanpa persiapan dan persetujuan dari awal yang membuat Qu gemas dan ingin mencubit Jihan yang dengan sengaja memberikan prank pada dirinya.


Walaupun di tengah-tengah temannya yang tidak terlalu banyak tetap saja membuat hatil Qu grogi dan nervous.


Agung melihat Qu grogi langsung menarik tangannya sedikit ke depan, lalu berdua  duduk di atas bangku kecil.


Agung mengambil gitar dan memberikan mikrofon pada Qu. Mau tidak mau Qu akhirnya bicara juga.


Publik speaking sudah biasa bagi Qu tapi tetap saja grogi apalagi didepan pacar barunya walau merupakan tantangan juga memperlihatkan kemampuannya tarik suara emasnya.

__ADS_1


"Terimakasih untuk semuanya, terimakasih telah menerima Aku menjadi bagian dari komunitas yang sangat menyenangkan ini, sebagai anggota baru yang taat mungkin satu kewajiban memperkenalkan diri, Nama Quinna dari akademi sekretaris yang lainnya diinformasikan nyusul." Sedikit Qu bercanda akhirnya suasana menjadi ceria dan pecah cair juga.


Semua anggota tertawa mendengar ucapan Qu yang mengatakan yang lainnya diinformasikan nyusul.


Agung berusaha membuat Qu tegar di sampingnya memandang dengan perasaan cinta sambil tersenyum.


"Nyanyi! nyanyi! nyanyi!" Suara tepukan menyambut perkenalan Qu.


"Baiklah, akan kucoba bawakan sebuah lagu yang sangat ku suka, semoga yang lainnya juga suka lagu yang memiliki satu harapan sekaligus kenangan..."


  Bersambung ….


*******


Sambil nunggu up JANJI DUA HATI Baca juga ya :


-Pesona Aryanti


-Biarkan Aku Memilih


-Meniti Pelangi


-Masa Lalu Sang Presdir


-Cinta Di Atas Perjanjian


-Noda Kelam Masa Lalu

__ADS_1


By Enis Sudrajat❤️🙏


__ADS_2