Janji Dua Hati

Janji Dua Hati
Ragu Qu


__ADS_3

Qu Lo itu maunya seperti apa? Apa artinya hatimu yang tidak punya ketetapan Kalau menurutku kenapa harus bimbang memilih? Apa yang diragukan dari Agung?" tanya Jihan pada Qu saat Qu bilang kemarin habis dari rumah Agung berkenalan dengan orang tua dan keluarga Agung.


"Yang diragukan dari Gue pada Agung karena hati Gue Jihan! yang lainnya tidak! sama seperti meragu nya hati Gue pada Sultan, Salah Lo juga yang kenalkan Agung pada gue!...." ucap Qu seperti menyalahkan Jihan tapi dengan nada bercanda.


"Ih, kok jadi Gue yang salah juga? Apaan kenapa kalian jatuh cinta kalau hati Lo masih mendua Qu? Lo yang enaknya pacaran Gue yang di salahkan!" jawab Jihan tak mau di salahkan.


"Tapi Lo juga andil dalam hubungan Gue sama Agung. Gue jadi cewek bimbang dan labil akhirnya lama nggak pacaran sekali pacaran dua orang di hati Gue!" gumam Qu seakan menyalahkan Dirinya sendiri. Qu berucap sambil tertawa.


"Sudahlah ngapain Lo masih pikiran Si Playboy itu bukankah semua sudah jelas Dia berbeda sama dunia Kita? mending Kita menikmati hidup yang ada dan merancang masa depan cerah nan pasti bersama Agung yang sudah jelas nggak menggerogoti jantung Lo!" ucap Jihan tetap merekomendasikan sahabatnya Agung.


"Tapi Agung juga sama saja cowok seperti yang lainnya menggerogoti bibir Gue!" ujar Qu sambil tertawa.


"Lo nya juga suka kalau yang itu. Sudahlah Qu Agung itu pewaris perusahaan besar keluarganya masa orang lain berlomba Lo yang sudah jelas jadi target Agung malah meleset? pokoknya serius Gue harap jangan sakiti Agung apalagi buat cewek kayak Kita mau bangun karir setinggi apa? toh akhirnya ada bawah suami Kita nanti hamil, punya anak dan resign kerja jadi Ibu rumahtangga berdasar di rumah kalau jadi istri yang tajir masih mending kita masih bisa menikmati dunia bukan meratapi kesulitan! Kita tinggal mendesah manja saja urus suami luar dalam apalagi?" Jihan bisa saja berpendapat dan memang seperti itu pada akhirnya.


"Itu khayalan Lo saja sama pacar Lo itu tapi kenyataannya tak semua bisa berjalan mulus semulus jalan tol, maslah hati masalah rumit," jawab Qu sambil menatap Jihan.

__ADS_1


"Tapi setidaknya Kita rancang fan rencanakan masa depan yang lebih baik dari sekarang."


"Itu yang Gue belum bisa sampai saat ini Gue juga tidak tahu Jihan akan seperti apa ke depannya mungkin secara perlahan seiring jalannya waktu Gue bisa berjalan sama Agung dan mengabaikan Sultan walau secara pelan-pelan dan Gue tidak konsekuen itu sudah Gue akui tapi setidaknya hanya ini yang bisa Gue jalani saat ini."


"Gue lihat Lo hanya ingin balas dendam sama Sultan Qu. Jangan jadikan Agung sebagai objek Lo buat panasin hati Sultan Lo akan kena batunya nanti." Jihan mengingatkan.


"Jujur Gue mencintai Agung tetapi bayang-bayang masa lalu masih tetap membayangi hati dan kehidupan Gue."


"Itu bukan jujur namanya tapi hati Lo yang yang tidak bisa setia dan hanya mengikuti ego yang semua hanya tinggal kenangan tapi Lo masih terbawa dengan arusnya," ucap Jihan seperti meledek Qu.


"Makanya rubah lah cara pandang dan lawan hati Lo sendiri Lo sekarang sama Sultan bagaimana?" tanya Jihan.


"Putus sepihak karena Gue marah, tapi Sultan tak terima dan masih menganggap hubungan ini masih terjalin. Makanya Gue berani pacaran sama Agung."


Jihan menarik nafas dalam dalam.

__ADS_1


********


Sambil nunggu up JANJI DUA HATI Baca juga ya :


-Pesona Aryanti


-Biarkan Aku Memilih


-Meniti Pelangi


-Masa Lalu Sang Presdir


-Cinta Di Atas Perjanjian


-Noda Kelam Masa Lalu

__ADS_1


By Enis Sudrajat❤️🙏


__ADS_2