Janji Dua Hati

Janji Dua Hati
Debaran pertama


__ADS_3

"Sultan!"


"Hemght..."


"Sultan!"


"Ssssst... Gue Sayang banget sama Lo Qu, Gue setengah mati mencintaimu mengalihkan semuanya tapi sampai saat ini tak pernah bisa! biarkan Gue memeluk Lo sepuasnya kini karena Gue sudah tahu hati Lo!" bisik Sultan dengan jelas terdengar di telinga Qu.


"Maafkan Gue Sultan selama ini perasaan Kita sama tapi hati Kita sama-sama takut kehilangan momen masa kecil di hadapan Kita dan takut diantara Kita tidak se-perasaan." jawab Qu sambil memejamkan matanya merasakan detak jantung Sultan yang sama tak beraturan seperti dirinya.


Sultan mempererat pelukannya meresapi kenyataan yang ada di hadapannya, Kini Qu tahu isi hatinya dan Dirinya juga tahu hati Qu juga mencintainya.


Qu memeluk dan membelai wajah yang begitu di dambakannya, begitu di rindukannya kini ada di hadapan dengan nyata tak berbatas lagi dan menjadi kenyataan tahu isi hatinya sama saling mencintai. Kini semua bukan khayalannya lagi.


Mereka berpelukan seperti tak mau lepas lagi sesekali Sultan mengecup bibir Qu dan menatap wajah Qu seakan tak percaya kalau mereka kini jadi pasangan dan mulai jadian pacaran yang selama ini di rindukannya dan hanya jadi khayalan masing-masing.


Qu hanya diam merasakan debaran jantungnya yang tak berhenti berdetak tidak normal. Ini pelukan yang mengakhiri persahabatan mereka dan kecupan sayang pertama kali Sultan akan jadi ingatan sepanjang hidupnya.


Malam ini Qu pasti tak akan bisa tidur begitu juga Sultan mereka pasti membayangkan akan seperti apa liburan indah yang akan mereka lewatkan kali ini.


Semua tanpa di duga kesalnya Qu pada curhatan Sultan ternyata membuka semuanya dan berantemnya Sultan sama Christy membuat mereka jadi mengerti kalau ternyata mereka sama-sama saling cinta sejak lama dan pacarannya Sultan dengan berganti ganti cewek hanya mengalihkan dan mencari sosok yang sebenarnya seperti Qu.


Diving, swimming, healing, traveling dan menyusuri semua objek impiannya berdua dengan orang yang selama ini jadi dambaannya, memadukan kerinduan yang selama ini tak terungkap, menyatukan kasih sayang dan level tertinggi dari semuanya yaitu merasakan indahnya cinta yang telah lama mereka rasakan tapi baru mereka bisa nyatakan sekarang di musim semi yang baru mau menjelang menjadi keindahan dalam bayangan Qu.


"Qu Sayang boleh Gue eh Aku panggil Kamu Sayang mulai sekarang? Kita ganti Lo sama Gue jadi Sayang ya biar romantis...." ucap Sultan sambil merenggangkan pelukannya menatap wajah cantik yang dikaguminya dengan mata indah dengan alis hitam alami juga rambut sepinggang hasil kriting ombak buatan.


Qu Mengangguk lalu menenggelamkan wajahnya kembali di dada Sultan dengan nyamannya, bau parfum khas laki-laki begitu menjadi satu ingatan yang tak akan pernah Qu lupa.


Dengan bangga Sultan mengusap usap kepala Qu dan punggungnya sesekali mereka berpandangan tak percaya. malam semakin temaram mengulirkan semilir angin dingin di akhir musim gugur menuju musim semi yang hangat.


Sehangat suasana hati Qu dan Sultan yang terus saja berpelukan di taman kota dalam terang lampu taman.


"Qu!"

__ADS_1


"Apa hemght?"


"Boleh kalau Aku cium Kamu sebagai awal hubungan serius Kita?" pinta Sultan terdengar gombal.


"Kan tadi udah?" jawab Qu sambil mengigit bibirnya sendiri. Mukanya merona ternyata lama tak bersama sama Sultan begitu terbuka menuntut keinginannya.


"Tadi kan mengakhiri persahabatan Kita, sekarang mengawali hubungan Kita. Aku ingin mencium Kamu pertama kali di Perth malam ini sebagai tanda jadian Kita," kilah Sultan beralasan keluar playboy nya.


Qu hanya diam dengan kepala di bahu Sultan dan tangan saling meremas, Sultan meyakini diam adalah jawaban ya dan oke dari permintaannya.


Perlahan Sultan mengangkat muka Qu menatapnya lama dengan memegang dagunya dalam posisi duduk di bangku taman berhadapan.


Pejamkan matamu Sayang rasakan Kalau Aku ada di dekatmu kini dan seterusnya.


Bayangkan yang indah-indah kalau dunia ini jadi milik Kita selamanya mulai sekarang.


Perlahan Sultan mendekatkan wajahnya dan bibirnya menyentuh bibir Qu dengan sangat perlahan membukanya lalu mengulumnya penuh kehangatan dalam pagutan yang lama.


Dada Qu tersengal ingin melepaskan kehangatan itu tapi Sultan menahannya dengan kuat, Qu pasrah dalam rengkuhan Sultan dan rangkuman bibirnya merasakan desiran darahnya dan meresapi ciuman dewasa yang pertama kali mereka lakukan. Qu meronta dan mereka merenggang.


Sultan tersenyum dan mengangguk sambil membelai bibir Qu yang basah dengan jemarinya.


"Maaf Sayang, Aku terlalu terbawa perasaan itu hanya ciuman awal sebagai tanda Aku telah memilikimu sebagai kekasih tak akan lebih jauh lagi jangan khawatir Aku bukan cowok brengsek yang hanya ingin memanfaatkan tetapi Aku sangat menyayangimu." Sultan mengusap pipi Qu yang memerah.


Sultan meyakinkan kalau cintanya sangat luar biasa dan semua akan baik baik saja.


"Dari mana Kamu tahu kalau Aku mencintaimu Sayang?" tanya Qu dengan manja gelendotan memeluk sebelah lengan Sultan.


"Dari sikap marah Kamu tadi!"


"Ah, Kamu bohong! biasanya juga Aku suka marah ketus tapi Kamu selama ini tidak pernah mengerti sikapku itu!" jelas Qu merasa Sultan berbohong.


"Aku menganggapnya sikap cewek memang begitu! tapi sudahlah semua sudah berakhir I love you Quinna Qatrunada Sayang!" Sultan memegang kedua bahu Qu dan menatap dalam manik bola hitam Qu seakan mencari keyakinan cintanya.

__ADS_1


"I love you to Sultan Ali Sayang...." Qu menjawab satu kalimat ajaib yang selama ini sulit di keluarkan dan di ucapkan dari mulutnya.


Mereka tertawa bersama dan kembali berpelukan.


"Pulang yuk?"


Kamu ngantuk Sayang?" tanya Sultan sambil mengaitkan anak rambut ke sela telinga Qu karena di terpa angin.


"Aku mau curhat sama diary ku kalau semua sudah berakhir," jawab Qu dengan tersenyum manja.


"Oh, jadi selama ini Kamu curhat sama diary?" jawab Sultan pura-pura tidak tahu.


"Habis curhat sama siapa? emang Kamu yang bebas curhat sama Aku setiap waktu? sebel deh!" Qu berlagak marah.


"Ssssst ... sudah Sayang jangan bahas itu lagi, Aku akan menebusnya mulai malam ini ke depannya jadikan Aku tempat sandaran Kamu, keluh kesah Kamu bukan hanya curhatan Kamu tapi tempat menumpahkan semua kerinduan Kita. Aku akan selalu ada untukmu saat Kamu sendiri, saat Kamu merindu." Sultan menatap Qu dengan hati menghangat lalu tengadah memandang langit Perth yang benderang seperti lengangnya hati dan perasaannya kini yang penuh dengan bunga-bunga.


Sultan menarik syalnya memindahkan memasangnya pada leher Qu, "Ayo Kita pulang istirahatlah dan tidur dengan nyenyak mimpikan cinta Kita yang indah seindah masa kecil yang telah Kita lewati bersama," sekali lagi mereka berpelukan dan berjalan diantara semilir angin yang menerpa mereka berdua.


*******


Sambil nunggu up JANJI DUA HATI Baca juga ya :


-Pesona Aryanti


-Biarkan Aku Memilih


-Meniti Pelangi


-Masa Lalu Sang Presdir


-Cinta Di Atas Perjanjian


-Noda Kelam Masa Lalu

__ADS_1


By Enis Sudrajat❤️🙏


__ADS_2