Janji Dua Hati

Janji Dua Hati
Sultan?


__ADS_3

Pak Irawan bangkit berdiri langsung berjalan menghampiri saat seseorang diikuti beberapa orang di belakangnya masuk dan beberapa pasang mata tertuju ke arah pintu yang terbuka menyambut seorang pimpinan baru yang datang di tengah-tengah aula rapat.


Qu berdiri juga Sabil merapikan pakaiannya yang agak kusut saat di bawa duduk dan memijit satu tombol di ponselnya men-silent kan nada deringnya.


Deg! hati Qu langsung seperti mau berhenti berdegup sejenak lututnya terasa lunglai tak bertenaga saat melirik pada seorang yang sudah duduk dengan senyum khasnya sedang mengangguk pada semua yang ada di ruangan rapat itu.


Sekilas Qu melihat Sultan tertegun juga saat mereka beradu pandang.


Ya ampun, jadi Sultan yang jadi pimpinan di kantor perusahaan ini? kenapa dirinya tidak jeli membaca semua nama yang dirinya lihat tadi di struktur kepemimpinan perusahaan ini dari pucuk sampai ke akar-akarnya? ataukah itu struktur lama belum ada nama Sultan di situ?


Hati Qu jadi tambah grogi tapi bisa dan harus bisa mengendalikan diri dalam situasi apapun.


Pak Irawan akhirnya membuka rapat itu dan diawali basa-basi juga memperkenalkan diri juga memperkenalkan Pimpinan baru di sini juga Quinna sebagai asisten pendamping pimpinan untuk meringankan dan melancarkan pekerjaan pimpinan nantinya.


Sebelum bicara Sultan berdiri den memberi salam pada semua peserta rapat dan tersenyum spesial pada Qu yang kebanyakan menunduk.

__ADS_1


"Baiklah karena Pak manajer telah terlebih dahulu mengenalkan ku jadi Saya tidak usah memperkenalkan diri lagi tapi mungkin hanya untuk mempertegas saja tak ada salahnya Saya sebagai pimpinan baru di sini memperkenalkan diri lagi karena mungkin tadi Pak Irawan hanya secara singkat saja. Saya Sultan Ali dan di beri mandat dari CEO di sana untuk memimpin, memajukan, dan menjaga stabilitas perusahaan ini semoga semua Kita yang ada di forum rapat ini jadi team yang solid dan kompak selalu. Kita bentuk team manajemen gotong-royong dan musyawarah Insyaallah semua kendala bisa Kita lewati bersama." Sultan dengan lugas tegas simpatik bicara di depan forum seperti sudah biasa melakukan hal seperti itu, ada kebanggaan tersendiri di dada Qu walau hatinya bicara mungkin tak akan lama dirinya kerja di sini.


Tepuk tangan riuh semua menyambut apa yang di sampaikan pimpinan baru mereka.


Qu seakan tenggelam dan hilang di telan riuh tepuk tangan dan saat matanya melirik Sultan, Sultan sedang menatapnya sambil tersenyum.


Mimpi apa Aku semalam? kenapa semua jadi serba kebetulan begini? tapi sudah tahukah Sultan kalau dirinya akan kerja di sini kalau memang sudah tahu duluan terlalu kalau tidak memberitahukan dirinya tetapi kapan kesempatannya? Qu sendiri sedang menjaga jarak sejak pertemuan terakhir Sultan maksa naik kendaraannya saat pulang dari jalan-jalan diantar Agung kebetulan Dirinya cekcok lalu Quinna turun sedang jarak rumahnya masih jauh.


Sampai pada perkenalan tiap divisi pekerjaan manajer Irawan yang dengan sibuknya memperkenalkan semuanya satu persatu termasuk asisten atau sekretaris Quinna Qatrunada.


Tanggung jawab sekretaris bukan hanya terkait dengan administrasi perkantoran, tetapi juga pekerjaan yang membutuhkan kemampuan dan keterampilan manajerial, komunikasi, dan analisis.


Qu berusaha profesional menjaga masalah hati dan pekerjaannya, walau setiap hari akan bertemu dengan pimpinan yang menyebalkan seperti Sultan.


********

__ADS_1


Sambil nunggu up JANJI DUA HATI Baca juga ya :


-Pesona Aryanti


-Biarkan Aku Memilih


-Meniti Pelangi


-Masa Lalu Sang Presdir


-Cinta Di Atas Perjanjian


-Noda Kelam Masa Lalu


By Enis Sudrajat❤️🙏

__ADS_1


__ADS_2