Janji Dua Hati

Janji Dua Hati
Hari pertama masuk kerja


__ADS_3

"Lo yakin sudah mempersiapkan diri dengan baik menghadapi semua persoalan dan pimpinan baru di kantor ini?" ucap Jihan disaat Qu mengambil nafas sebelum turun dari kendaraan diantar Jihan karena Papanya tak bisa mengantar pas berbarengan Papanya Qu ada rapat penting di kantor barunya jadi Qu minta diantar Jihan saat hari pertama masuk kerja di satu kantor perusahaan yang bonafid terlihat dari bangunan dan papan nama warna gold yang terlihat begutu megah.


"Namanya kerja siap tidak siap Kita harus mempersiapkan diri dengan baik paling butuh adaptasi dan pengenalan dulu sudah itu semua berjalan seperti biasa kalau sudah pada kenal." Qu menjawab tenang walau hatinya tak urung juga merasa deg-degan.


Akan seperti apa Bos barunya itu? tua? kakek kakek ubanan sudah batuk-batuk, bawel banyak aturan dan pelit?


Atau tampan, gagah, baik, sopan dan begutu royal mentraktir?


Qu mencoba menepis semua angan-angan dan bayang-bayang yang hadir mengisi hati dan pikirannya memang diperlukan berdo'a untuk ketenangan.


"Lo bisa manfaatin muka Lo yang cantik itu tapi ingat jangan Bos yang sudah banyak Anaknya. Sudah biasa lagu lama dan cerita klise seorang Bos jatuh cinta sama sekretaris nya dan akhirnya pacaran deh dan jadi suami Istri, Gue do'ain Bos di tempat kerja Lo masih muda tampan setampan aktor Korea seperti yang ada di drakor-drakor itu ...."


"Ish! Jihan, masa doanya gitu sih?"

__ADS_1


"Iya selain semoga Lo cocok dan betah kerja di sini tapi kan kuncinya Bosnya yang sesuai keinginan Kita. Eh tapi jangan jangan Bos Lo itu nanti saat di kenalkan sudah manula dan banyak lupanya! hahaha ... apes deh Lo!"


"Hayo turun! tunggu apalagi biasanya hari pertama kerja on time itu satu keharusan!" ucap Jihan melihat sahabatnya hanya diam di sampingnya.


"Ini kepagian Jihan, bentar lagi tuh lihat parkirannya masih kosong kantornya buka jam 08:00," jawab Qu sambil melirik jam tangan silver di pergelangan tangannya.


"Ya sudah sambil berdo'a saja semoga apa yang Gue ucapkan tadi menjadi kenyataan dalam hidup Lo karena kalau bekerja dengan seorang yang tampan itu tidak membosankan malah membuat Kita betah dan semangat." Jihan memberi motivasi dan dukungan penuh pada Qu sahabatnya.


"Jihan penampilan Gue gimana hari ini apa rok ini tidak terlalu tinggi? apa masih dalam batas normal?" ucap Qu sambil melirik Jihan supaya menilai penampilannya.


"Ya sudah Gue turun sekarang, makasih ya bestie istirahatnya jangan lama-lama kerja dong biar ada aktivitas ngapain di rumah tidur melulu?" Qu sedikit mengajak Jihan yang belum mau kerja sehabis selesai kuliah padahal kesempatan sama saja ada cuman Jihan di rekomendasikan di tempat yang lumayan jauh di wilayah yang berbeda makanya Jihan sedikit menolak. Berbeda dengan Quinna di tempatkan di kota tempat tinggalnya Jadi Qu tak berpikir dua kali langsung tawaran itu di sambut baik.


Bos-nya baru juga menggantikan Bos yang lama yang sudah pulang ke negerinya. Ada sedikit kelegaan karena Qu tidak harus dibanding-bandingkan dengan sekretaris lama karena memang Bosnya juga Bos yang menggantikan baru memulai kerja di kantor ekspor impor ini walau barunya baru kapan datang dan sudah ada di sini. Apa Qu dulu yang duluan kerja atau Bosnya sudah duluan kerja baru mencari asisten atau sekretaris yang bisa memudahkan kelancaran kerjanya.

__ADS_1


*******


Sambil nunggu up JANJI DUA HATI Baca juga ya :


-Pesona Aryanti


-Biarkan Aku Memilih


-Meniti Pelangi


-Masa Lalu Sang Presdir


-Cinta Di Atas Perjanjian

__ADS_1


-Noda Kelam Masa Lalu


By Enis Sudrajat❤️🙏


__ADS_2