Janji Dua Hati

Janji Dua Hati
1 Bulan berikutnya


__ADS_3

"Betul Lo pulang esok Mas? apa Gue mesti sediakan pasukan untuk menyambut kedatangan Lo?" ucap Bimo begitu antusias saat Sultan mengabarinya.


"Sekalian ondel-ondel sama tanjidor nya!" jawab Sultan dengan jawaban sekenanya.


"Hahahaha ... kali aja suruh Gue pasang karpet merah depan rumah Lo tetapi dari sekian banyak kebahagiaan mungkin keluarga Lo dan Gue yang paling senang kalau Lo pulang karena miniatur pesanan koleksi Gue datang juga!" ucap Bimo saat menerima kabar dan di telepon Sultan yang menyatakan akan pulang besok.


Entah pulang sementara atau pulang lulus dan lepas atau pulang hanya kangen sama keluarga saja. Atau juga urusan hati dan perasaan yang akhir-akhir ini begitu merepotkan Dirinya juga.


"Misi Lo saja mangkrak gimana Gue mau beliin miniatur pesanan Lo kampret?" jawab Sultan dengan seenaknya bilang sembarangan sama Bimo.


Bimo hanya ngakak sendiri nggak jelas Sultan maunya seperti apa. Sampai saat ini Bimo masih saja mengikuti Quinna walau Qu sendiri jarang kelihatan semenjak di wisuda. Bahkan Bimo tak melihat sosok pria yang selalu dekat dengan Qu di hari bahagia saat Qu di wisuda.


"Tenang saja Bos belakangan ini Gue nggak melihat Qu jalan atau dijemput diantar atau pergi ke mana sama laki-laki itu! semoga saja mereka putus dan akan jadi kabar baik buat Lo Sultan!" ucap Bimo melaporkan kalau dirinya menyatakan masih kerja memata-matai Qu selama ini.


"Masa? yang benar aja Lo jangan bikin hati Gue senang."


"Iya! Gue masih menjalankan misi penting buat Tuan Sultan yang mulia, pokoknya Qu tak pernah diantar antar lagi tuh sama cowok ganteng yang sejak awal mereka lengket banget ke mana-mana bareng saja."


"Lalu apa yang terjadi dengan mereka?"

__ADS_1


"Itu yang belum Gue selidiki tapi sepertinya kalau mereka tidak putus kemungkinan mereka lagi berantem atau perang dingin dan sejenisnya. Berdo'a saja semoga apa yang Gue ucapkan barusan jadi do'a yang di harapkan jadi kenyataan dan Lo bisa dengan bebas masuk lagi di kehidupan Qu."


"Sayang Gue kasih misi ke Lo yang belum teruji keakuratannya hanya laporan nggak pasti dan malah suruh perbanyak do'a ngambang jadinya! Baru kali ini Gue dapat laporan nggak jelas begini jadi belum bisa meyakinkan kebenarannya hasil penelitian dan hasil kerja Lo tapi tuntutan Lo banyak!"


"Hahahaha ... memang begitu kenyataannya Bos Gue nggak bisa pastiin masih nyambung atau sudah putus yang pasti mereka jarang dan hampir tidak bersama sama lagi karena Qu nya juga jarang kelihatan keluar."


"Baik, Gue terima laporan Lo bro! besok tugas Lo cari tahu siapa laki-laki yang dengan sembarangan mendekati mencoba mencuri hati pujaan Gue. Gue pulang data sudah lengkap titik!" ucap Sultan memberi perintah baru.


"Waduh! dikira misinya sudah mau selesai malah dapat PR baru ...." canda Bimo.


"Miniatur motor gede dua lagi apa nggak jadi Gue bawa pulang nih?" Sultan mengiming-imingi Bimo kembali dengan barang yang merupakan koleksi hobinya sambil terkekeh sendiri.


"Begitu dong semangat, baru Lo saudara Gue!"


"Maaf Bos Kalau kenyataannya mereka serius jauh dari perkiraan Kita apa yang akan Lo lakukan? karena moment mereka sangat jelas dan tepat kalau memang mau serius habis wisuda pasti mereka serius."


"Kerja dulu jangan dulu berasumsi! Quinna itu mencintai Gue sama seperti Gue juga mencintainya hanya karena kesalahpahaman akhirnya Gue putus tapi Gue tak menganggap putus sampai kapanpun dan Gue ingin meluruskan semua itu."


"Baik Bos, Gue mulai berdo'a juga mulai saat ini," ucap Bimo menanggapi emosional jawaban Sultan dengan bercanda.

__ADS_1


"Kampret Lo!"


"Hahahaha ...."


******


Sambil nunggu up JANJI DUA HATI Baca juga ya :


-Pesona Aryanti


-Biarkan Aku Memilih


-Meniti Pelangi


-Masa Lalu Sang Presdir


-Cinta Di Atas Perjanjian


-Noda Kelam Masa Lalu

__ADS_1


By Enis Sudrajat❤️🙏


__ADS_2