Janji Dua Hati

Janji Dua Hati
Ajakan makan siang


__ADS_3

Maaf Pak Sultan agenda hari ini yang aku terima baru ini saja dan mungkin karena ini hari pertama masuk kerja jadi tidak banyak juga agenda yang di agendakan bagi Pak Sultan." Qu begitu kagok bilang Pak pada Sultan.


"Baik, terimakasih, Masukkan juga agenda makan siang Kita di luar nanti!" jawab Sultan ini komunikasi pertama mereka setelah ada di dalam ruangan kerja.


"Apa itu satu keharusan kehadiranku menemani makan siang?" tanya Qu karena istirahat adalah hak semua karyawan.


"Oh, harus itu lalu Aku sama siapa makan siang?" jawab Sultan dengan santainya.


"Baiklah, tadinya Aku punya janji."


"Batalkan!"


"Ini urusan pekerjaan kenapa Lo jadikan masalah diantara Kita seakan semuanya bebas di campur aduk?" Qu keluar marahnya menjawab Lo Gue seperti biasanya mereka saling panggil.


"Qu tenang sini Aku peluk,"


"Ah, dasar! menjauh dariku Sultan nanti Aku laporkan pada Pak Irawan!" ancam Qu dengan ketus.


"Oh ya? Aku tidak tahu Kamu kerja di sini tapi bagiku adalah satu anugerah mungkin ini jalan Kita. Dan Aku tetap pada pendirian awal kalau Aku mencintaimu dan tak rela Kamu berjalan dengan siapapun sekali lagi Aku peringatan putuskan siapapun laki-laki yang dekat denganmu! Karena Kamu hanya mencintaiku dan Aku juga mencintai Kamu! ini urusan hati Kita, dan satu lagi nanti siang temani Aku makan siang! ini urusan pekerjaan Aku yang minta!" Sultan menegaskan lagi.


"Baik Pak Sultan yang pemaksa dan pimpinan yang otoriter, menyebalkan!"

__ADS_1


"Hahaha .... tapi ganteng dan tetap Kamu cinta. Aku tidak sejelek yang Kamu ucapkan Quinna Sayang, tapi karena Kamu memang bandel Aku bisa saja memaksamu Aku akan telepon Mamaku dan Mamamu biar mereka tenang kalau Kita bekerja di satu kantor yang sama Aku sebagai pimpinan seperti yang Aku cita-citakan dan Kamu adalah sekretarisnya seperti yang Kamu harapkan!" ucap Sultan sambil tertawa senang melihat Qu tetap ngambek.


"Lakukan apapun keinginanmu Sultan! Aku tetap benci!"


"Aku akan merubah benci itu jadi cinta kembali Qu," ucap sultan begutu dekat di telinga Qu dan mencium pipinya sekilas lalu Sultan balik ke mejanya.


Hari pertama kerja paling menyebalkan memang bagi Qu tapi ada tantangan tersendiri sampai siang datang Sultan menghampirinya kembali dan menyodorkan tangannya dengan maksud pembantunya berdiri dari duduk apa perlunya? pikir Qu tapi Qu tak menggubrisnya.


Sultan merasa kalau saat inilah dirinya bisa memperlihatkan cintainya seakan semua sudah diatur padahal Sultan juga merasa kaget saat melihat Qu ada di situ.


"Mau makan di mana?"


"Terserah!"


"Aku nggak mau makan maunya makan orang! hanya karena tugas saja demi citra kampusku saja yang telah merekomendasikan di perusahaan ini!"


"Kedengarannya terpaksa? bukankah senang bisa bertemu Aku tiap hari satu ruangan lagi, Aku tahu Kamu selalu mencuri pandang saat duduk di mejamu itu makanlah Aku tapi mulai bibir dulu ya...." Sultan mengusap kepala Qu dan mencium rambutnya sambil tersenyum.


"Jangan sebar gossip murahan dan jangan kepedean juga jangan sombong Aku hanya kerja saja di sini!"


"Baiklah, Aku tahu tapi kalau melihat Kamu yang cantik Aku tak bisa cuek begutu saja Qu, jujurlah pada dirimu kalau Kamu juga kangen sama Aku seperti kangennya Aku padamu."

__ADS_1


"Sultan! ini hari pertama Kita kerja jangan bikin Aku badmood cobalah profesional!"


"Ho ho ho ... kalau profesional itu jelas prinsipku Qu tapi kalau berdua begini Aku tidak bisa profesional. Aku tidak bisa kalau tidak memperlihatkan rasa cintaku padamu," ucap Sultan dan tangannya sebelah meraih jemari lembut Qu dan di genggamnya.


Mereka turun di satu rumah makan dan saat Sultan mau menggandeng tangan Qu, Qu melepaskannya perlahan ini area publik tak bisa apalagi saat ini masih dalam suasana kerja Qu takut di sebut Sekretaris mesum sama orang yang melihatnya.


"Pilih menu apapun Aku suka asal Kamu yang pilih!"


********


Sambil nunggu up JANJI DUA HATI Baca juga ya :


-Pesona Aryanti


-Biarkan Aku Memilih


-Meniti Pelangi


-Masa Lalu Sang Presdir


-Cinta Di Atas Perjanjian

__ADS_1


-Noda Kelam Masa Lalu


By Enis Sudrajat❤️🙏


__ADS_2