Janji Dua Hati

Janji Dua Hati
Obati bibirku


__ADS_3

Sultan maafkan Aku." Qu seperti bergumam pada Dirinya sendiri. Semua hanya iseng saja seperti isengnya Kamu padaku.


Ada rasa khawatir apalagi sejak dulu Sultan kurang suka dengan makanan pedas walaupun Qu sendiri suka. Kadang Sultan hanya menghargai Qu dan mau menemani saat Qu makan yang dirasa Sultan tidak cocok dengan perutnya.


"Sultan berjalan duluan keluar sambil memegang perutnya Qu tak bisa membantah akhirnya mengikuti pimpinan keluar setelah membereskan meja kerjanya dan memasukan semua barangnya termasuk ponselnya mematikan komputer dan AC ruangannya.


Tergopoh-gopoh Quinna keluar menyusul Sultan yang sudah sampai duluan di parkiran dan


terlihat Sultan bicara sama Pak Irawan entah apa yang di perbincangannya Pak Irawan terlihat mengangguk dengan hormat pada Sultan.


"Hati hati Mbak Qu!"


"Ya Pak ..."


Sultan masuk mobil dari sebelah dan langsung memejamkan matanya, masih memegang perutnya dan bersandar di jok duduknya.


Qu yang masih duduk di balik stir dengan memberanikan diri membawa mobil Sultan walau Qu baru saja lulus kursus menyetir setelah dipaksa sama Papanya kalau cewek juga harus bisa bawa kendaraan terbukti sekarang Dia berani membawa mobil dan terasa manfaatnya.


Qu melirik ke sebelahnya Sultan masih saja memejamkan matanya bersandar di sandaran duduknya.


"Sultan!"


"Mas!"


"Woi! pasang pengamannya ...." Qu mengingatkan Sultan yang memejamkan matanya dan memegang perutnya untuk memasang seatbelt.


"Aku nggak kuat perutku panas, pasangin dong tolong!" rengek Sultan, Qu mau bilang kolokan takut benar Sultan kesakitan akhirnya Qu kalah dan mengalah mengikuti keinginan Sultan.


Qu membuka kembali pengaman yang telah Dirinya pakai untuk memudahkan tubuhnya bergerak lalau menarik seatbelt di jok duduk Sultan membelitkan di tubuhnya.

__ADS_1


Wangi parfum Qu begitu menusuk hidung Sultan muka Quinna begitu dekat di hadapannya hanya jarak inchi saja.


Sultan menahan tubuh Qu bagian belakang yang selesai memasang seatbelt di tubuhnya dan mau duduk kembali mata Sultan terbuka wajah Qu di hadapannya. Sesaat mereka berpandangan begitu dekat, Sultan semakin memajukan mukanya hingga bibirnya menyentuh bibir merah Qu.


"Obati bibirku yang masih panas!" suara Sultan begitu hangat berhembus di wajah Qu.


"Su-Sultan ... Aku."


Hanya sampai di situ mulut Qu sudah tidak bisa bicara lagi karena sudah Sultan rangkum dengan mulutnya.


Lama mereka berpagutan sesaat mereka menikmati gejolak hati dan perasaan mereka sampai Qu sadar mendorong tubuh Sultan dan melepaskan ciumannya.


Sultan tersenyum melihat Qu hanya diam sambil mengigit bibirnya sendiri dan mulai menghidupkan mobilnya tanpa bicara.


"Kamu pura-pura kesakitan dan hanya mengerjai Aku!" ketus Qu sambil mulai menjalankan mobilnya keluar melewati pintu penjagaan Satpam sebelum ke jalan raya.


"****! omong kosong!"


"Tapi Bibir ku jadi agak mendingan kalau habis ciuman. Sayang lagi dong ...."


"Pimpinan mesum!"


"Hahaha .... sekretaris jutek tapi cantik dan Aku suka!" kekeh Sultan sambil mengusap punggung Quinna yang fokus ke jalan yang akan di laluinya.


"Sultan! Lo bener sakit dan mau pulang?" tanya Qu mulai curiga kalau Sultan hanya mengerjainya.


"Muter muter dulu juga boleh asal sama Kamu."


"Ah dasar Kamu benar-benar manfaatin Aku ya!"

__ADS_1


"Malam nanti nonton yuk siapa tahu ketemu mantan SMA ku lagi kayak dulu biar Kamu cemburu dan Kita nggak hanya diem diaman saja kayak dulu boleh dong pegangan tangan sekarang kalau lagi nonton?"


"Ih, ogah!"


"Qu jangan bohongi hati Lo! Gue tahu Lo kangen sama Gue ayolah obati kangen Gue."


"Gue juga mau nonton nanti malam!"


"Oh ya? jangan bohong nanti malam Bimo mau ke rumah bawa kabar baik bagi Gue kalau Lo sudah tidak pernah ketemuan lagi! putus ya? syukur itu yang Gue mau."


"Terserah Lo! mau bicara apapun."


*********


Sambil nunggu up JANJI DUA HATI Baca juga ya :


-Pesona Aryanti


-Biarkan Aku Memilih


-Meniti Pelangi


-Masa Lalu Sang Presdir


-Cinta Di Atas Perjanjian


-Noda Kelam Masa Lalu


By Enis Sudrajat❤️🙏

__ADS_1


__ADS_2