JERAT HASRAT KAKAK IPAR

JERAT HASRAT KAKAK IPAR
Pesta


__ADS_3

Sebelum baca pencet dulu tombol Favoritenya ya cintah. Mumpung hari Senin jangan lupa vote buat diberikan kepada momnya Bara dan Freya. Like kemudian kembang. Kopi, kursi pijat, pisau sangat disarankan.๐Ÿ˜˜


๐Ÿฐ๐Ÿฐ๐Ÿฐ


Bara melemparkan dasi dengan kesal. Dia masih mengingat kejadian pertemuan dengan Freya dan Emil. Selama makan malam dengan rekan bisnisnya. Bara dibuat tidak konsentrasi karena sikap Freya yang kelewat romantis terhadap Emil menurutnya.


Apa wanita itu ingin terlihat murahan? Apa dia sengaja? Sikap Freya tersebut tidak bisa ditoleransi oleh Bara. Bara tidak rela jika Freya bersikap perhatian dengan pria lain.


Bara mandi dan bersiap untuk tidur, tapi dia tidak bisa tertidur, dia hanya membolak-balikan badan kiri ke kanan dan sebaliknya.


Bara menatap jam di nakas, pukul tiga dini hari dan dia masih belum tertidur. Akhirnya Bara memutuskan menghubungi Freya. Namun tidak diangkat Freya. Tentu saja, ini jam orang tidur.


***


Bara menghadiri pesta ulang tahun pernikahan rekan bisnisnya. Dia datang bersama Selena. Selena sangat senang karena akhirnya Bara mengajaknya setelah berbulan-bulan dia mengabaikan Selena.


Selena memakai gaun hitam sexy dengan punggung terbuka dan belahan dada yang lumayan mengexpose bentuk tubuhnya. Belum lagi tali spagetti yang sangat tipis. Sepatu hitam dengan tinggi 7 cm menunjang penampilan Selena yang glamour.


Bara merangkul pinggang Selena untuk mengucapkan selamat kepada rekan bisnisnya.


"Woi, Bara, surprise meliahatmu membawa pasangan!" Ujar rekan bisnis Bara, tidak percaya tidak biasanya Bara datang bersama wanita. Biasanya Bara dengan percaya diri selalu datang sendiri.


Selena mendengar itu menjadi semakin besar kepala. Apalagi melihat rekan bisnis Bara yang nota bene adalah orang kaya. Selena meyakinkan diri untuk lebih serius dengan Bara. Selena bertekad untuk mendapatkan Bara.


Selama ini Selena memang tidak pernah mempermasalahkan hubungannya dengan Bara yang hanya patner ***. Tapi setelah melihat secara langsung bahwa Baraย  ternyata sangat kaya, dilihat dari rekan bisnisnya.


Patner *** Selena sendiri bukan hanya Bara. Selena memiliki kekasihย  juga. Bara tidak mempermasalahkannya, hubungan mereka saling menguntungkan bagi Bara. Selama Selena tidak mengekangnya.


"Kenalkan, ini Selena. Selena ini mr. Warner Winston dan istrinya Keiko" Selena menjabat pria dan istri rekan bisnis Bara.


Mereka mengobrol, membicarakan pekerjaan dan tentang politik.

__ADS_1


"Waw, siapa gadis yang dibawa mr. Hamilton?" Kagum Keiko, istri rekan bisnis Bara.


Pandangan mereka menuju pintu masuk dan melihat Emil bersama Freya. Emil mengenakan jas berwarna hitam dengan inner putih. Sedangkan Freya mengenakan long dress dengan panjang hingga mata kaki. Di bagian atas dibentuk seperti tank top dengan bagian dada yang terbuka serta pada potongan bagian atas mengikuti lekuk tubuh hingga bagian pinggul. Sementara pada bagian bawah dibentuk model A line yang memperlihatkan bentuk rok yang semakin ke bawah semakin melebar. Warna long dress Freya adalah putih dengan sepatu heel tinggi 3 cm, membuat dia dan Emil serasi.


Bara melihat Emil merangkul pinggang Freya. Emil tersenyum kepada semua orang, begitupun Freya. Make up Freya sangat natural, namun masih membuat kecantikan Freya terpancar. Rambutnya tergerai dengan ikal di bawah, warna merah tembaga rambutnya bersinar di bawah cahaya lampu. Pandangan Bara tidak lepas dari Freya. Bara juga cemburu dengan sikap Emil yang memuja Freya. Seharusnya dia yang bersama Freya.


"Sangat cantik, beruntung sekali mr. Hamilton mendapatkannya? Apakah dia artist?" Kagum Warner, melihat Freya.


"Aku rasa, dia bukan artist, karena aku memiliki kenalan beberapa artis dan dia juga tidak pernah muncul dalam acara apapun." Selena mencoba menjatuhkan Freya. Berharap perhatian kembali kepadanya dengan membanggakan diri punya kenalan artist.


"Sayang sekali, dia bukan artis, andai dia menjadi artis, aku yakin dia pasti sangat terkenal." Puji Keiko, tidak berhenti menatap kagum pada Freya.


Hati Selena makin panas dibuatnya, sedangkan Bara tidak peduli dengan Selena, dia terus memperhatikan Freya. Emil dan Freya menghampiri mereka.


"Selamat, mr. Winston dan mam." Emil memberi salam kepada Warner dan Keiko. Istri Warner orang Jepang.


"Terima kasih, dan siapa wanita muda yang cantik ini?" Tanya Keiko penasaran.


"Sebaiknya kau kenalkan juga dia dengan Bara dan pasangannya." Saran Warner.


"Bara sudah kenal dengan Freya, kau masih dengan Selena? Aku kira kalian telah putus." Ujar Emil, mereka berdiri diantara undangan lainnya. Semakin menguatkan pikiran Emil bahwa Freya dan Bara benar telah bercerai.


Selena kekasih Bara? Dasar laki-laki. Jadi wanita seperti Selena yang menarik bagi Bara. Sehingga Bara tidak tertarik padanya? Kepercayaan diri sedikit banyak kembali karena perhatian Emil. Dalam pikiran Freya, mungkin pria seperti Edward dan Bara tidak tertarik padanya, namun pria seperti Emil yang tertarik.


"Oh, Bara telah mengenal Freya?" Takjub Keiko.


"Freya kenalkan Selena." Bara mempekenalkan Freya dan Selena. Dia juga ingin membuat Freya cemburu.


Mereka mengobrol ringan, Keiko tidak henti-hentinya memuji Freya, membuat Freya salah tingkah dan Selena semakin kesal.


Saatnya berdansa, Warner dan Keiko telah membuka karena mereka tuan rumah dan yang merayakan ulang tahun pernikahan. Emil kemudian mengajak Freya ikut berdansa.

__ADS_1


"Aku tidak pernah berdansa sebelumnya kecuali di Sekolah dulu." Tolak Freya, dia tidak ingin Emil nantinya malu.


"Oh. Ayolah Freya aku akan membantumu. Kau hanya perlu mengikuti gerakanku." Bujuk Emil lagi. Akhirnya dengan berat hati Freya menerima ajakan Emil.


Bara memperhatikan Freya dan Emil yang sedang berdansa. Menurut Bara, Freya terlalu dekat dengan Emil dan gerakan mereka terlalu sensual. Bara semakin panas.


"Apa tidak sebaiknya, kita juga ikut berdansa!" Ajak Selena, dia mulai merasa jika Bara tidak memperhatikannya sejak kedatangan Freya.


"Aku tidak suka berdansa, kau tahu itu." Tolak Bara.


Selena tetap memaksa, dan akhirnya Bara dengan terpaksa berdansa. Mereka berdansa dekat dengan Emil dan Freya.


Saat musik berganti dengan musik pelan nan romantis. Bara melihat Emil memeluk Freya dengan intens. Bara tidak peduli lagi, dia melepaskan Selena dan meminta Emil untuk mengizinkan dia berdansa dengan Freya. Dengan berat hati Emil mengizinkan.


Mereka bertukar pasangan. Bara memeluk Freya dengan mengintimidasi. Mereka berdansa dengan sensual.


Freya tidak sanggup lebih lama lagi berdansa dengan Bara demi kesehatan jantungnya. Freya meminta untuk istirahat dan ingin makan. Freya menuju meja cemilan dan mengambil cemilan untuk dimakannya. Selena datang dengan wine ditangannya. Dia menumpahkan wine ke gaun Freya yang putih.


"Maaf, aku tidak sengaja." Selena memasang wajah penyesalan, namun dibalik itu dia tersenyum.


"Tidak apa-apa, aku akan membersihkannya." Freya melangkah menuju toilet, sambil melap gaun dengan tisu.


"Apa perlu aku temani?" Selena menawarkan diri untuk mengantar Freya.


"Tidak perlu, saya bisa sendiri." Tolak Freya. "Permisi." Freya meninggalkan Selena yang tersenyum licik.


Freya mencari toilet, tanpa memberitahu Emil. Tadi dia melihat Emil sedang mengobrol dengan para pengusaha yang ada di sini. Freya melewati lorong menuju toilet, tiba-tiba seseorang membekap mulutnya dan menarik Freya ke sebuah ceruk yang ada di sana. Freya kaget dan mencoba memberontak. Namun orang tersebut sangat kuat membekapnya.


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


Update yang kedua ya hari ini.

__ADS_1


__ADS_2