JERAT HASRAT KAKAK IPAR

JERAT HASRAT KAKAK IPAR
Akhirnya Aku Menemukanmu


__ADS_3

Jangan lupa koment ya. Bagi yang masih punya vote silahkan berikan buat momnya Bara dan Freya. Like kemudian kembang. Kopi, kursi pijat, pisau, nonton iklan sangat disarankan.😘


🍰🍰🍰


"Ya, anda mencari siapa, Sir?" tanya seorang wanita. Jantung Bara berdetak sangat cepat dia mengenal suara itu dengan sangat akrab.


Bara membalikan badannya untuk memastikan, bahwa tebakannya tidak salah. Bara langsung mendekati pintu berniat untuk mendekati wanita tersebut. Wanita itu mundur dan bersiap menutup pintu dengan cepat.


"Freya! Buka pintunya, kita harus bicara!" teriak Bara kepada Freya, dia mencoba mendorong pintu, posisinya di tengah pintu. Freya juga mencoba mendorong pintu agar tertutup.


"Jangan mendekat, pergilah!" usir Freya dia masih memegang pintu dengan sekuat tenaga.


"Dengarkan penjelasanku Freya, aku minta maaf ... Please maafkan aku," mohon Bara. sebenarnya bisa saja dia mendobrak pintu sekuat tenaga. Namun, dia mengkhawatirkan kondisi Freya.


"Aku telah memaafkanmu, sekarang pergilah!" usir Freya.


"Jika kau memaafkan aku, buka pintunya," bujuk Bara. Dia ingin memeluk Freya dan mencurahkan kerinduan.


"Kau mau apa? Aku tidak ingin kau menyakiti anak ini?" tuduh Freya, meskipun dia tahu dari Delvin bahwa Bara menyesal dan mengatakan anak yang dikandungnya adalah anak Bara. Namun, Freya masih khawatir, bagaimana jika bukan? Bagaimana jika Bara masih mengingat tentang bahwa Freya pernah ditiduri Emil?


"Aku tidak akan menyakiti anakku sendiri, Freya," desak Bara. Dia mencoba menggeser pintu lagi. Siapa tahu Freya telah mulai melonggarkan pegangannya?

__ADS_1


Freya membukakan pintu, mungkin mereka harus membicarakan masalah ini. Bara langsung memeluk Freya, menciuminya dengan cepat seperti orang yang kelaparan dan bertemu makanan. Freya tidak merespon dia hanya seperti patung yang diam tanpa melakukan apapun. Dan membiarkan manusia menjamahnya.


Bara menutup pintu dengan kakinya, dia menggendong Freya dan mendudukannya di kursi tamu. Bara duduk di lantai dan menciumi perut Freya.


"Maafkan Daddy karena tidak menjagamu dengan baik ... Maafkan Daddy karena menyuruh ibumu menggugurkanmu ... Daddy berjanji akan membahagiakan dan melindungi kalian ... beri daddy kesempatan," bujuk Bara. Dia menatap mata Freya. Bara bisa melihat kesedihan di mata hijau itu.


Freya teringat saat Bara menyentuhnya pertama kali. Dia datang dengan egoisnya dan saat dia merasa Freya adalah orang yang salah dengan kejam menyuruh Freya menggugurkan kandungan. Juga saat dia mengusir Freya dari mansion, tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Kejadian-kejadian menyakitkan terbayang oleh Freya seperti dia sedang menonton film dokumenter tentang dirinya sendiri.


Apakah ada jaminan, jika Bara tidak akan memperlakukannya dengan semena-mena lagi?


Freya mencintai Bara, dan dia tidak akan sanggup jika terluka lagi. Jika pernikahannya dengan Edward yang enam tahun, tapi tidak semenyakitkan pernikahannya dengan Bara yang baru setahun lebih.


Freya ingat Selena juga hamil, apakah Bara masih bersama wanita itu?


Apa yang dipikirkan Freya?


"Bagaimana dengan Selena?" tanya Freya. Dia harus memastikan di mana posisinya?


"Kenapa dengan Selena?" Bara membalikan pertanyaan.


"Dia hamil anakmu juga, bukan?"

__ADS_1


"Ya, tapi aku tidak menikahinya, aku tidak akan menggantikan posisimu dengan wanita manapun ... Freya dengarkan aku, hanya kau wanita yang aku cintai, dan tahukah kau betapa senangnya aku saat melihatmu ... akhirnya aku menemukanmu," bujuk Bara. Dia memegang wajah Freya agar melihatnya. Freya mencoba menahan air mata yang akan keluar.


Apakah sanggup dia hidup bersama Bara, di saat mantan kekasih Bara itu masih membayangi mereka?


"Anaknya?"


"Seperti yang pernah kau dengar, aku hanya bertanggung jawab terhadap anak itu, tapi aku tidak akan menikahi Selena," jelas Bara. Dia masih memegang wajah Freya. Freya menggelengkan wajahnya. Bara melepaskan tangan dari wajah Freya.


"Maaf, aku tidak bisa, aku takut kau akan mengingat bahwa aku wanita yang tidak bisa menjaga diri." Freya tidak ingin suatu saat nanti Bara akan kembali mengingat bahwa Emil pernah menyentuhnya.


"Tidak, kau wanita yang bisa menjaga diri, kejadian sebelumnya yang pernah kau alami, aku pastikan tidak akan terjadi lagi." Bara duduk di samping Freya dan menggenggam tangannya. Bara ingin menenangkan Freya sekaligus meyakininya bahwa Bara telah berubah. Dia telah menyadari kesalahannya.


"Aku ingin kita bercerai,"


🍒🍒🍒


Aku sih yes, ayo Freya kita gugat cerai Bara. Toh kan udah punya anak. Mending merawat anakmu dengan tenang.


Apakah kalian setuju dengan author yang cantik ini?


Pekanbaru

__ADS_1


301022


07.20


__ADS_2