JERAT HASRAT KAKAK IPAR

JERAT HASRAT KAKAK IPAR
Apa Maksudmu?


__ADS_3

Sebelum baca pencet dulu tombol Favoritenya ya cintah. Bagi yang masih punya vote silahkan berikan buat momnya Bara dan Freya. Like kemudian kembang. Kopi, kursi pijat, pisau, nonton iklan sangat disarankan.😘


🍰🍰🍰


"Apa kau yakin itu anakmu?" Ucap Emil dengan tenang. Sepertinya dia sudah tidak tahan melihat kemesraan Bara dan Freya.


"Apa maksudmu?" Bara memandang Freya sekilas. Terlihat wajah Freya yang ketakutandan semakin pucat pasi.


Apa yang terjadi? Apa maksud Emil? Bara yakin dia mendapatkan Freya yang pertama kali.


"Jangan!" Teriak Freya, dia menutup telinga agar tidak mendengar perkataan Emil.


"Freya, ada apa?" teriak Bara tidak sabar.


Apa yang mereka sembunyikan?


"Apa kau yakin? Anak yang di kandung Freya adalah anakmu, setelah kau melihat ini?" Emil menunjukan handphonenya.


Bara merebut handphone itu, dan melihatnya. Seketika wajah Bara memerah setelah melihat foto tersebut. Foto yang memperlihatkan kejadian saat Emil menjebak Freya. Di foto terlihat Freya yang tertidur di dalam selimut dan Emil yang mencium pipinya.


Bara melemparkan handphone tersebut. Membuatnya hancur.


"Aku bisa jelaskan, itu tidak seperti yang kau lihat." sanggah Freya mencoba membujuk Bara. Freya terduduk lemas di lantai dan meraih tangan Bara.

__ADS_1


"Katakan Freya, apa kau berselingkuh?." murka Bara


"Kejadian itu sebulan yang lalu." ungkap Emil, mengompori Bara.


"Sebulan yang lalu? Kau membohongiku selama sebulan? Dan kalian berselingkuh di belakangku dari sebulan yang lalu?"


"Itu saat kami di grand Horisson Hotel " potong Emil, semakin membuat suasana riuh.


"Bisakah kau diam!" protes Freya kepada Emil.


"Kau tahu kejadiannya tidak seperti itu ... Bara, dia menjebakku, kau harus percaya, dan maafkan aku. Aku telah mencoba untuk jujur, tapi aku tidak sanggup." Akhirnya Freya tidak tahan dan meneteskan air matanya.


"Katakan Freya anak itu milik siapa?" cecar Bara, menatap tajam Freya.


"Kau sendiri tidak yakin, bagaimana aku bisa menerimanya?" Tatapan Bara berubah menjadi benci.


"Kami hanya sekali dan itu jebakan." Bara semakin menatap Freya dengan jijik.


"Sekali? Kau pikir, aku bisa menerimanya?"


Emil hanya menonton drama tersebut. Dia ingin tahu sejauh mana perasaan Bara kepada Freya. Dan jika Bara tidak bisa menerima Freya maka Emil pastikan Freya akan segera menjadi miliknya.


"Aku bisa menerima saat kau bersama Selena, lalu kenapa kau tidak bisa menerima kesalahan yang sama, bukankah kau juga dijebak? Aku bahkan pingsan dan tidak tahu apa yang terjadi?" Freya mencoba membela diri. Berharap Bara bisa mengerti kedaannya.

__ADS_1


"Aku bisa memberitahumu Freya." sela Emil dengan senyuman kemenangan.


"Kau, tidak bisakah kau meninggalkan rumah ini?" jerit Freya, dia berdiri dan mengambil vas bunga yang berada di atas meja dekatnya. Freya melemparkan vas tersebut ke arah Emil. Namun, Emil dengan cepat menghindarinya. Membuat vas terjatuh di lantai menjadi serpihan kaca.


"Bara, dengarkan aku, hanya kau pria yang aku cintai, percayalah." bujuk Freya, meraih pipi Bara, agar melihatnya dan melihat bahwa cinta Freya hanya untuk Bara.


Bara menghempaskan tangan Freya dari pipinya.


"Baiklah, kita akan memulai segalanya dari awal lagi." Freya lega mendengarnya.


"Terima kasih." lirih Freya.


"Tapi, aku ingin, bayi itu di gugurkan!" Perintah Bara. Seketika wajah Freya kembali pucat.


🍒🍒🍒


Hi kok makin lama yang koment dikit ya 🥺


Ayo semangatin.


Pekanbaru


290922

__ADS_1


09.44


__ADS_2