
Jangan lupa koment ya. Bagi yang masih punya vote silahkan berikan buat momnya Bara dan Freya. Like kemudian kembang. Kopi, kursi pijat, pisau, nonton iklan sangat disarankan.😘
🍰🍰🍰
Dua bulan Bara menemani Freya di rumahnya. Bara telah menjelaskan bahwa rumah tersebut akan dia ratakan dan dibangun Hotel. Bara juga telah membujuk Freya untuk kembali ke London bersamanya. Sedangkan Delvin akan memboyong Amber ke Apartmentnya yang di London.
Rencana hari ini mereka akan kembali ke London.
"Sayang sekali, jika rumah ini harus dihancurkan," sesal Amber. Mereka tengah berdiri di pekarangan rumah dan memandang bukit-bukit yang disinari cahaya matahari. Waktu menunjukan pukul sebelas.
"Bibi benar, aku suka tinggal di sini, terasa nyaman," sahut Freya. Mereka akan berangkat ke London. Bara telah membawa beberapa pelayan untuk membantu mengemasi barang-barang Freya dan Amber. Sebenarnya hanya pakaian saja yang perlu mereka kemasi karena perabotan milik yang punya rumah. Hanya saja Bara sedikit takut jika Freya kelelahan dalam memberesi pakaiannya. Begitupun Delvin, tidak ingin Amber melakukan hal berat menurutnya.
"Kau ingin rumah ini, sayang?" tanya Delvin memeluk Amber dari belakang. "Aku akan membujuk Bara, agar tidak menghancurkannya," lanjut Delvin lagi. Dia mencium leher Amber.
"Tidak usah, kasihan project Bara," balas Amber. Freya melihat ke romantisan pasangan yang tengah dimabuk cinta itu. Bara yang baru juga datang melihat tatapan Freya kepada Amber dan Delvin. Bara menyampirkan selimut ke badan Freya dan memeluknya dari belakang, seperti tahu keinginan Freya.
"Kau tenang saja pemandangan ini bisa kau nikmati setelah hotel dibangun ... Aku pastikan akan sangat keren!" puji Bara. Mr. Oliver telah memperlihatkan design bangunannya kepada Bara dan Bara juga meminta dia untuk menambahkan satu kamar khusus di lantai teratas yang hanya dikeliling kaca. Freya hanya membalas dengan senyuman.
"Sir, semua barang-barang telah masuk ke dalam mobil." Salah satu pelayan memberitahu Bara.
__ADS_1
"Terima kasih, kalian bisa kembali ke mansion," balas Bara kepada pelayan tersebut. "Ayo, berangkat," ajak Bara kepada Delvin dan Amber.
Bara membimbing Freya ke dalam mobil. Sedangkan Delvin dan Amber di mobil mereka juga. Dua mobil tersebut menuju London.
Freya merasa mengantuk dan dia tertidur di mobil. Bara menghentikan mobil dan memperbaiki posisi tidur Freya, agar nyaman.
"Ada apa?" tanya Delvin yang ikut menghentikan mobil di samping mobil Bara.
"Tidak ada apa-apa, Freya tertidur dan aku hanya membetulkan posisinya agar nyaman," terang Bara.
"Aku pikir, mobilmu mogok," sindir Delvin. Amber yang berada di samping Delvin hanya tersenyum.
Mereka kembali melajukan mobil ke London. Freya tertidur dengan nyenyak. Maklum wanita hamil besar sering diserang rasa kantuk.
"Sir, ada--,"
"Nanti saja," potong Bara. Saat kepala pelayan menyambutnya.
"Apa telah sampai?" tanya Freya mengucek matanya.
__ADS_1
"Sudah," jawab Bara. Dia bersiap-siap menggendong Freya.
"Aku bisa jalan sendiri," tutur Freya. Dia berdiri dan bersiap menuju ke dalam rumah. Freya memandang sebentar bangunan tersebut. Freya sedikit cemas karena kejadiaan naas itu, terjadi di rumah ini. Freya ragu untuk masuk ke dalam.
Sementara Bara memerintahkan pelayan untuk membawa masuk barang-barangnya dan Freya.
"Ayo," ajak Bara. Menggandeng Freya untuk masuk ke dalam. Mereka menaiki tangga menuju lantai dua kamar mereka.
"Oh, kau telah pulang?" tegur Selena yang keluar dari kamar Bara. Kamar yang dulu di tempati Freya juga.
🍒🍒🍒
Nah loh, kenapa Selena ada di rumah Bara?
Hi sambil nunggu Bara dan Freya update silahkan mampir juga ke karya teman author ya.
Pekanbaru
__ADS_1
041122
13.18