
Jangan lupa koment ya. Bagi yang masih punya vote silahkan berikan buat momnya Bara dan Freya. Like kemudian kembang. Kopi, kursi pijat, pisau, nonton iklan sangat disarankan.😘
🍰🍰🍰
Bara turun dari pesawat, dia telah berada di bandara internasional Glasgow, Scotlandia. Bara telah menyuruh Charlote untuk memesankan hotel bintang lima untuknya bahkan menyewa sebuah mobil untuk memulai pencarian Freya.
Meskipun bingung untuk memulai dari mana yang penting Bara ke Scotlandia dulu. Bara mencoba meretas data catatan sipil penduduk Scotlandia, siapa tahu dia bisa menemukan data Freya dan Amber sebagai pendatang.
Bara juga mulai menyusuri tempat-tempat yang mungkin di datangi oleh Freya maupun Amber. Namun, belum ada hasilnya.
Satu bulan Bara berada di Scotlandia. Namun, tidak berhasil menemukan Freya maupun Amber. Bara sempat berpikir apakah Freya mengubah identitasnya? Tapi tidak mungkin karena itu akan sangat sulit dan membutuhkan biaya yang sangat besar. Bara juga kesulitan melacak akun bank Freya karena telah di tutup.
Bara memutuskan untuk menyewa detektif swasta di Scotlandia untuk mencari Freya. Bara tidak bisa melakukannya sendiri karena akan membuat waktunya tersita. Charlote telah sering menghubunginya untuk kembali ke kantor.
Bara kembali ke London dan melakukan aktivitas seperti biasa. Bara cukup dibuat sibuk karena satu bulan meninggalkan pekerjaannya. Delvinpun setelah perdebatan terakhir mereka tidak pernah lagi menunjukan wajahnya di depan Bara. Padahal Bara ingin menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada Delvin. Dan meminta bantuan Delvin. Delvin memiliki banyak relasi orang-orang yang bisa mencari orang hilang. Meskipun Freya bukan hilang, tapi pergi dari hidupnya.
Selena datang ke kantor Bara. Dia merasa kesal karena satu bulan lebih Bara mengabaikannya. Sekalipun Selena tidak kesepian karena masih ada kekasihnya yang menemani. Namun, Bara adalah hal lain--tambang emasnya.
"Ke mana saja kau selama ini?" tanya Selena begitu dia memasuki ruangan Bara. Charlote tidak bisa melarangnya. Percuma saja.
"Bukan urusanmu," bentak Bara.
"Menjadi urusanku karena aku sedang mengandung anakmu. Kau bahkan tidak bertanya tentang kabarku," rengek Selena.
__ADS_1
"Aku lihat kau baik-baik saja," sahut Bara tanpa perlu memandang ke arah selena, dia fokus menatap laptopnya.
"Aku ingin kau menemaniku ke dokter kandungan," bujuk Selena. Dia harus bisa menggaet Bara dan memberikan uang lebih kepadanya. Syukur-syukur Bara mau menikahinya. Sekalipun nanti mereka bercerai, setidaknya dia akan mendapatkan harta gono gini. Itu jumlah yang sangat besar mengingat kekayaan Bara. Bahkan Selena mengincar mendapatkan lima puluh persen saham dalam semua usaha Bara.
"Untuk apa, aku sibuk," tolak Bara.
"Tentu saja untuk pemeriksaan rutin, apa kau juga tidak ingin mengunjungi anakmu." Selena mengelus leher Bara, mencoba memancingnya. Bara merasa tidak nyaman, dia laki-laki normal dan telah lama tidak merasakan sentuhan wanita. Sejak Freya pergi. Bara cukup diacungi jempol karena bisa menahan diri.
"Pergilah, aku tidak punya banyak waktu," usir Bara. Dia menepis tangan Selena yang menggerayangi tubuhnya.
"Kau kasar sekali," cibir Selena. "Apa kau tidak tahu, jika perlakuanmu kepadaku akan berdampak pada anakmu," rajuk Selena.
"Baiklah, aku akan menemanimu ke dokter kandungan," putus Bara. Dia lebih memilih menemani Selena daripada Selena terus-terusan merayunya. Itu akan sangat berbahaya, bisa jadi pertahanan Bara hilang.
"Baik, Sir," jawab Charlote sopan. Charlote sedikit bingung dengan hubungan Bara. Charlote bahkan tidak tahu siapa istri atasannya. Karena Bara memang tidak memberi tahu karyawannya bahwa dia telah menikah dengan Freya.
Bara melangkah menuju lift khusus direksi. Selena mengikuti Bara dengan pongah, seolah-olah dia nyonya Horisson.
Mereka menuju rumah sakit langganan Selena. Perawat meminta Selena untuk berbaring. Dia kemudian mengoleskan gel ke perut Selena. Dokter menggerakan alat USG di perut Selena yang telah membesar.
Bara takjub mendengar suara detak jantung bayinya. Dia ingat dengan Freya, bagaimana keadaan Freya dan bayinya? Apakah Freya mendapatkan perawatan bagus?
"Bayinya sehat dan telah berjalan dua puluh dua minggu, apa kalian ingin tahu jenis kelaminnya?" saran dokter. Bara heran apakah dia yang salah hitung tanggal? Karena menurutnya sangat aneh kejadian dia meniduri Selena dengan usia kehamilan Selena yang terlalu cepat.
__ADS_1
Bara ingin bertanya, tapi diurungkannya.
"Jenis kelaminnya laki-laki," lanjut dokter.
"Terima kasih dok," jawab Selena.
Selesai pemeriksaan, Bara menebus obat untuk Selena.
"Dokter bilang, kau hamil dua puluh dua minggu?" Bara akhirnya bertanya kepada Selena.
"Sepertinya dokter salah prediksi," jawab Selena. Dia meremas foto USG, agar Bara tidak melihatnya.
"Sebaiknya kita segera kembali, bukankah kau ada rapat?" Selena mengingatkan Bara. Sekalian dia ingin menghindarkan diri dari pertanyaan Bara.
"Kau benar," ucap Bara, dia tidak peduli lagi tentang kecurigaannya. Bara mengantar Selena ke apartemen lama Bara yang di tempati Selena. Sedangkan Bara kembali ke kantor.
🍒🍒🍒
Pekanbaru
131022
09.15
__ADS_1
Oh Iya Covernya aku balikin lagi ek cover awal ya. Kalian lebih suka cover yang mana?