JERAT HASRAT KAKAK IPAR

JERAT HASRAT KAKAK IPAR
Selena Ketahuan


__ADS_3

Jangan lupa koment ya. Bagi yang masih punya vote silahkan berikan buat momnya Bara dan Freya. Like kemudian kembang. Kopi, kursi pijat, pisau, nonton iklan sangat disarankan.😘


🍰🍰🍰


"Jadi ini yang kau lakukan di apartmentku," hardik Bara. Delvin tidak sempat menahan Bara. Seharusnya Bara bisa bersabar.


"Ba--ra!" panggil Selena gugup.


"Aku tidak masalah jika kau punya kekasih, jadi kau bisa pergi dari hidupku dan bisa bersama dengan kekasihmu itu," Bara akan mencoba bernegoisasi dengan Selena. Siapa tahu Selena mau memberikan anaknya kepada Bara.


"Tidak, aku tidak akan meninggalkanmu," protes Selena. Enak saja dia pergi begitu saja dari hidup Bara. Susah payah dia untuk bisa tinggal bersama Bara. Meski masih di bawah bayang-bayangan Freya.


"Dan kau," tunjuk Bara kepada pria kekasih Selena. "Daripada kau memanfaatkan wanita untuk menyokongmu, kau bisa ajukan proposal ke perusahaanku, setidaknya ... aku bisa menjadi investormu dan bisa memberikanmu saran dalam berbisnis," usul Bara kepada kekasih Selena.


"Apa kau mau melakukannya, meskipun kau belum mengenalku?" tanya Joshua, kekasih Selena.


"Tentu saja, pintu kantorku selalu terbuka untuk semua pebisnis," yakin Bara. Bara akan melakukannya karena dia juga pernah merintis. Jika bukan karena Delvin yang sesalu mendukungnya, baik dalam hal finansial maupun dukungan moral.


Bara sangat bersyukur bisa bertemu dengan Delvin. Delvin benar-benar membimbing Bara dengan baik. Juga menjadi panutan bagi Bara.


"Bara, aku bisa meninggalkan dia, asal kau mau bersamaku dan meninggalkan istrimu," bujuk Selena dengan percaya diri. Joshua tidak percaya jika Selena mengatakan hal tersebut.

__ADS_1


Dasar wanita ******!


Namun, Joshua masih menahan amarahnya. Dia ingin tahu reaksi Bara.


"Kau terlalu berkhayal Selena ... kau tahu pasti bahwa sampai kapanpun aku tidak akan pernah meninggalkan Freya ... apalagi harus menggantinya dengan kau," ejek Bara. Dia melangkah mendekati Selena.


Joshua tersenyum dengan perkataan Bara yang pasti sangat membuat Selena tersinggung dan menjatuhkan harga dirinya.


"Kau dengar Selena, dia tidak menginginkanmu, jangan berkhayal terlalu tinggi," sindir Joshua.


"Kau tidak usah ikut campur, ini urusanku dengan Bara," hardik Selena kepada Joshua.


"Jika kalian ingin terus berdebat, silahkan, aku hanya ingin mengambil sesuatu dari sini." Bara menuju lemari filenya yang ada di dalam kamar tersebut. Setelah mencari dan mendapatkannya, Bara bersiap keluar dari kamar itu.


"Tunggu Bara, jika kau tidak ingin bersamaku, maka kau tahu konsekuensinya?" ancam Selena, membuat langkah kaki Bara terhenti. Bara membalikan badan dan menatap Selena dengan tajam.


"Dan apakah konsekuensinya?" tantang Bara.


"Kau tidak akan bertemu lagi dengan anak itu," hardik Selena mengancam Bara. Berharap setelah dia menakut-nakuti Bara tidak akan bertemu dengan anak itu, maka Bara akan berpikir untuk meninggalkan Freya.


Joshua penasaran lagi dengan reaksi Bara, jika Bara terlihat lemah mungkin Joshua bisa mengambil kesempatan memberitahu Bara tentang kebenarannya. Dan siapa tahu Bara akan mau membantu perusahaannya.

__ADS_1


"Bara, jangan dengarkan wanita gila itu!" ejek Delvin. Dia tidak tahan lagi melihat drama ini. Dia harus membuat Bara jangan menjadi lemah hanya karena anak itu. Delvin saja tidak percaya jika itu anak Bara. Apalagi sekarang mereka menyaksikan bahwa Selena habis bercinta dengan kekasihnya.


"Kau, siapa namamu?" tanya Bara kepada Joshua. Joshua merasa aneh, kenapa di situasi seperti ini, Bara justru bertanya tentang namanya. Namun, dia tetap menyebutkannya.


"Joshua," jawab Joshua.


"Oke Joshua, kau bisa datang ke kantorku besok," perintah Bara santai.


"Bara, apa kau tidak mendengar ancamanku?" murka Selena lagi.


"Oh, tentang anak itu, kalau begitu silahkan saja ambil anak itu, aku tidak apa-apa jika tidak bertemu karena anak itu bukan anakku,"


🍒🍒🍒


Lah kok, Bara tahu dari mana?


Pekanbaru


081122


14.56

__ADS_1


__ADS_2