
Jangan lupa koment ya. Bagi yang masih punya vote silahkan berikan buat momnya Bara dan Freya. Like kemudian kembang. Kopi, kursi pijat, pisau, nonton iklan sangat disarankan.😘
🍰🍰🍰
"Apa maksudmu dengan dia telah pergi," beo Delvin. Dia menatap Bara yang masih duduk di kursinya.
"Ya, kau tahu, saat aku mengurus pemakaman Frank dan kembali lagi ke rumah sakit ... Freya maupun Amber tidak ada lagi di sana." Bara memukul meja melampiaskan amarahnya.
"Kenapa?"
"Aku tidak tahu," jerit Bara. Dia berdiri dari tempat duduknya. Menggeser tubuh Delvin dengan kasar.
"Aku rasa karena kau memintanya menggigirkan kandungan ... kau terlalu keras padanya Bara," kritik Delvin.
"Keras?" Maki Bara.
"Ya, kau terlalu kejam padanya, seharusnya kau tahu bahwa Freya tidak bersalah ... dia tidak mungkin berselingkuh, jika saat menikahi Edward dia mampu menjaga diri, apa lagi saat bersamamu ... kalian terlihat bahagia," singkap Delvin. Dia ingat saat Bara menuduh Freya berselingkuh dan ternyata, Amber memberitahukan bahwa Freya masih perawan. Atau Amber berbohong? Hanya Bara yang tahu jawabannya.
"Dan, aku memaafkannya," terang Bara, berjalan menghadap kaca gedung kantornya.
"Tapi, kau menyuruhnya menggugurkan kandungannya! Bagaimana jika itu memang anakmu?" Tegus Delvin, dia melangkah ke arah Bara dan berdiri menghadap jendela kaca. Mereka berdiri berdampingan, sama menghadap ke luar gedung.
"Freya sendiri tidak yakin ... dan aku tidak bisa menerimanya," elak Bara.
"Apa kau tidak akan menyesal jika itu adalah anakmu? Ingat Bara ! kemungkinan anak yang dikandung Freya adalah anakmu lebih besar," saran Delvin.
Bara hanya diam, dia membenarkan apa yang dikatakan Delvin. Bara tidak akan bisa membayangkan apa yang terjadi? Seandainya anak itu adalah anaknya, maka ia telah melakukan kesalahan yang sama seperti yang dilakukan oleh ayahnya.
Tiba-tiba pintu ruangan Bara dibuka.
__ADS_1
"Maaf miss, anda, tidak boleh masuk!" Tegur Charlotte. Namun, Selena mengabaikan permintaan Charlotte.
"Bara!" Seru Selena, dia memasuki ruangan Bara dengan santai, meskipun Charlotte telah melarangnya.
"Kau," hardik Bara. "Ada apa kau ke sini?" Jengah Bara.
"Tentu saja meminta pertanggung jawabanmu!" Bentak Selena, dia telah menunggu itikad baik dari Bara. Namun, Bara seperti melupakannya.
"Seperti yang pernah aku katakan, bahwa aku tidak akan menikahimu," elak Bara.
"Apa maksudnya ini, Bara?" Apa Selena hamil?" Tebak Delvin. Dia tahu saat mereka makan malam beberapa minggu yang lalu. Delvin tahu Selena bukanlah wanita setia.
"Ya!" Balas Selena.
"Apa kau yakin itu anak Bara?" Ledek Delvin. Baginya jika Bara menukar Freya dengan Selena, itu adalah hal yang sangat bodoh.
"Tentu saja," sungut Selena. "Dan aku bersedia melakukan test DNA," usul Selena, dia mendekati Bara, mencoba memeluknya.
"Jadi, kau juga berselingkuh dengan sadar bersama Selena," tuduh Delvin. Bara begitu marah saat mengetahui Freya tidur dengan Emil yang jelas-jelas Emil menjebak Freya.
"Dia menjebakku," kilah Bara. Dia menggusar kepala. Freya entah ke mana dan sekarang Selena menagih janjinya.
"Jika kau tidak ingin menikahiku, izinkan aku tinggal bersamamu, aku buyuh perhatian selama hamil dan aku minta sejumlah uang untuk kompensasi kau tidak menikahiku," beber Selena, dia hafus segera meminta Bara menstransfer sejumlah uang untuk menolong kekasihnya.
"Uang? Untuk apa?" Bara menatap curiga Selena.
"Aku punya hutang dengan rentenir dan harus segera membayarnya, kau tahu gaya hidupku," adu Selena.
"Kau meminjam dengan rentenir? Apa uang yang dulu aku berikan saat kita bersama tidak cukup?"
__ADS_1
"Tidak," jawab Selena, Bara jengah sebaiknya berikan saja apa mau wanita ini.
"Baiklah, berapa yang kau butuhkan?"
"Satu juta,"
🍒🍒🍒
Pekanbaru
021022
09.49
Hi jangan lupa mampir ke karya teman author ya
...HASRAT TUAN KESEPIAN...
Blurb.
Dikhianati oleh orang yang dicintai yaitu sang istri membuat Louis Gabriel menutup diri dari wanita, dia menjalani hari-harinya dengan begitu kesepian bahkan tinggal di rumah mewah dan besar miliknya tanpa ditemani oleh siapapun.
Dingin, kasar, dan arogan menjadi sifat Louis yang merupakan salah satu pengusaha terkaya di negaranya. Meskipun Luois menutup hatinya akan seorang wanita, namun, tidak dengan nafsu dan birahi yang ada di dalam dirinya.
Sebagai seorang laki-laki normal tentu saja dia tetap membutuhkan kaum wanita untuk memenuhi kebutuhan biologisnya itu, dan Loius selalu menggunakan jasa wanita penghibur untuk memuaskan nafsu birahinya.
Sampai akhirnya, dia bertemu dengan seorang wanita yang cuek, urakan bahkan pecicilan bernama Arista yang mampu membuka hati bahkan mencairkan jiwa yang selama ini membeku.
__ADS_1
Seperti apakah pertemuan mereka berdua? akankah Arista menerima cinta dari seorang laki-laki kaya raya, namun, memiliki sifat Arogan dan semena-mena tersebut?