
Jangan lupa koment ya. Bagi yang masih punya vote silahkan berikan buat momnya Bara dan Freya. Like kemudian kembang. Kopi, kursi pijat, pisau, nonton iklan sangat disarankan.😘
🍰🍰🍰
Dokter keluar dari ruang operasi Freya.
"Bagaimana, Dok?" tanya Bara tidak sabar.
"Operasinya berhasil, mereka selamat, bayinya perempuan," jelas Dokter. Bara merasa lega karenanya.
"Bayinya lahir prematur dan telah akan dibawa ke ruangan inkubator," urai dokter. Bara melihat salah satu perawat membawa box yang berisi bayi mereka. Bara hanya dapat memperhatikan saja. Bayinya sangat kecil.
"Lakukan yang terbaik, Dok ... Saya tidak peduli berapapun biayanya," mohon Bara.
"Tentu saja," balas Dokter. Dokter meninggalkan Bara.
Brangkar yang membawa Freyapun telahbdi dorong menuju kamar rawat inap Freya. Bara memberikan kamar VVIP untuk Freya, begitupun Selena.
Bara menghubungi Amber dan memberitahunya bahwa Freya telah melahirkan. Amber dan Delvin segera menuju rumah sakit.
"Apa yang terjadi? Kenapa Freya bisa melahirkan? Bukankah masih dua bulan lagi?" cecar Amber begitu sampai di dalam ruangan Freya.
"Freya terjatuh dari tangga," jelas Bara singkat. Amber menatap Bara tajam.
Pasti ada hal lainnya yang membuat Freya jatuh? Kalau tidak kenapa Freya bisa jatuh?
"Kenapa bisa?" selidik Amber. Delvinpun menatap Bara curiga.
"Mereka bertengkar," ungkap Bara dengan terpaksa.
"Apa maksudmu, dengan mereka?" tanya Delvin.
"Selena dan Freya bertengkar," jujur Bara. Percuma juga dia menutupinya.
"Selena? Kenapa dia bisa ada di sana?" lanjut Amber.
"Aku juga tidak tahu," aku Bara.
"Bara, demi kebaikan Freya sebaiknya dia tinggal bersama kami," tawar Amber.
__ADS_1
"Please, Amber. Aku tidak ingin jauh dari Freya dan anakku," mohon Bara.
"Lalu bagaimanq dengan Selena?"
"Tolong pahami aku, aku akan membiarkan Selena tinggal di rumah itu dan membangun rumah baru untuk Freya, sementara kami akan tinggal di apartementku yang lain," terang Bara.
"Terus terang aku masih khawatir," tambah Delvin.
"Sebaiknya, kita tunggu saja pendapat Freya," saran Amber.
***
Freya membuka mata dan mengamati sekelilingnya. Dia melihat Bara yang tertidur di sampingnya. Ada Amber dan Delvin di sofa. Amber tidur di paha Delvin.
"Bara!" panggil Freya. Bara membuka mata dan melihat Freya. Bara mengangkat kepalanya.
"Freya! Kau telah sadar," ucap Bara penuh syukur.
"Bayinya?" tanya Freya. Dia sangat mengkhawatirkan keadaan bayinya.
"Bayinya selamat, tenanglah," bujuk Bara. Freya lega.
"Apakah aku bisa melihatnya?" pinta Freya.
Amber yang sayup-sayup mendengar percakapan, menjadi terbangun. Begitupun Delvin.
"Sayang, kau telah sadar," sapa Amber. Dia mendekati Freya.
"Ya, Bibi," jawab Freya.
Dokter datang bersama perawat untuk memeriksa Freya.
"Bagaimana, Dok?" tanya Bara dan Amber serentak.
"Tidak apa-apa, kondisinya bagus," terang dokter.
Bara membawa Freya melihat bayi mereka.
"Perempuan," beritahu Bara.
__ADS_1
"Gadis kecil mommy," sahut Freya. Dia memperhatikan bayi yang sangat kecil tersebut.
"Kemungkinan dia akan di sana selama tiga bulan," ungkap Bara. Ya dokter telah memberitahu Bara bahwa bayi tersebut akan di rawat selama lebih kurang tiga bulan, tergantung perkembangan si bayi.
"Lamanya, tapi aku tidak masalah, yang penting dia selamat," jujur Freya.
"Freya. Maafkan aku, percayalah, aku tidak tahu kenapa dan kapan Selena ada di rumah," jelas Bara.
"Aku percaya padamu," ucap Freya. Dia telah mempelajari bahwa pasti Selena hanya ingin merusak rumah tangganya. Sama halnya dengan Emil yang melakukan kelicikan.
🍒🍒🍒
Behind the scane :
Buat kalian yang menghujat Bara, di sini aku akan sedikit jelaskan karakter Bara.
Dia pria yang punya prinsip dan bertanggung jawab. Makanya saat dia di jebak oleh Freya dan Amber, dia bertanggung jawab untuk menikahi Freya. Begitupun saat dengan Selena. Jika dulu hubungan Bara dan Selena, mereka hanya patner ranjang. Selena berubah jadi matre karena mengetahui ternyata Bara sangat kaya.
Bara tidak mudah terhasut, jadi saat Emil, memberitahunya tentang anak yang dikandung Freya, Bara akan mempercayai perkataan Freya. Namun, dalam hal ini Freya tidak yakin, sehingga Bara mengambil keputusan extrim. Jika Freya seperti Selena yang meyakinkan Bara tentang anaknya, maka Bara pasti akan memegang perkataan Freya.
Segitu dulu ya.
Aku juga mau infoin. Bentar lagi tamat ya. Paling hanya beberapa bab lagi.
Tunggu karya author yang lainnya ya.
Pekanbaru
__ADS_1
051122
16.00