
Akhirnya kasus peretasan sistem keamanan perusahaan Bara bisa ditangani. Untuk merayakan keberhasilannya. Bara mengajak Freya makan malam di sebuah Restoran yang berada di atas kapal.
Mereka memasuki Restoran dan di sambut oleh pelayan yang menerima kedatangan tamu. Pelayan mengawal Bara dan Freya ke ruangan yang telah mereka pesan. Bara menggandeng lengan Freya mengikuti pelayan tersebut.
Bara sengaja menyiapkan makan malam romantis untuk mereka. Selain sebagai hadiah karena masalah di kantor yang selesai. Juga sebagai permintaan maaf Bara dan karena Freya yang memaafkannya. Pelayan membuka pintu ruangan mereka. Sebuah meja dengan dua kursi, ruangan bernuansa hitam putih. Lilin-lilin di hidupkan, membuat suasana menjadi semakin romantis.
Pemandangan luar kapal juga sangat menabjubkan. Freya Baru pertama kali ke tempat seperti ini. Dia tidak akan melupakannya. Bara memperhatikan sorot bahagia di mata Freya. Puas dengan kejutan yang diberikannya untuk Freya.
Bara dan Freya duduk berhadap-hadapan. Pelayan menuangkan red wine ke gelas mereka masing-masing. Pelayan menyerahkan daftar menu.
"Silahkan melihat-lihat daftar menunya, sir, madam ... jika telah selesai memilih ... kalian bisa memencet tombol ini." Pelayan menunjuk tombol yang dimaksud. Tombol tersebut berada di sisi tengah meja.
"Rekan saya yang lain akan datang untuk mencatat pesanan kalian ... ada pertanyaan, sir, madam?" Lanjut pelayan tersebut.
"Terima kasih, kami akan memilih menu." Jawab Bara, dia mulai melihat daftar menu. Begitupun Freya. Mereka berdiskusi tentang makanan apa yang cocok untuk malam ini.
__ADS_1
Setelah memilih dan memutuskan Bara, menekan tombol yang dimaksud pelayan. Benar saja tidak lama kemudian datang seorang wanita paruh baya membawa buku kecil untuk mencatat pesanan pelanggan.
Bara memperhatikan pelayan tersebut. Bara yakin pernah bertemu dan akrab dengan wanita ini. Bara mencoba berpikir di mana dia pernah bertemu. Wajah pelayan tersebut sangat familiar.
"Apakah kalian telah siap untuk memesan makanan, sir, madam?" Tanya pelayan tersebut ramah, bergantian melihat dar Bara ke Freya.
"Apakah kita pernah bertemu?" Bukannya menjawab, Bara justru kembali bertanya kepada pelayan tersebut. Dia tidak bisa menutupi rasa penasarannya.
"Maaf, sir?" Pelayan tersebut bingung dengan pertanyaan Bara. Pelayan tersebut hanya berpikir bahwa Bara sering makan di sini. Dan tentu saja mereka akan sering bertemu. Apalagi pelayan tersebut telah bekerja cukup lama di Restoran.
"Apa kau, miss Gina yang pernah menjadi pengasuhku di mansion Horisson?" Tanya Bara mencoba mengingatkan wanita tersebut.
"Apa kau, sir Bara?" Wanita itu memastikan. Freya hanya menyimak dan tidak mau memotong pembicaraan mereka.
"Ya, kau juga berhenti bekerja di mansion?"
__ADS_1
"Ya ... kami semua dijebak dan dipecat setelah kalian diusir."
"Apa kau tahu ... apa yang sebenarnya terjadi miss Gina?" Miss Gina adalah panggilan Bara kepada wanita itu saat dia menjadi pengasuhnya. Saat itu Gina berusia sekitar tujuh belas tahun.
"Ya ... ayahmu mengusir kalian karena dia pikir ibumu berselingkuh ... padahal itu tidak benar ... semua berawal saat mrs Horisson, ibumu, memergoki tuan muda Edward bersama seorang pria ... sir Edward memiliki perilaku yang menyimpang ... ibumu berusaha menasehatinya ... sir Edward tidak suka dan takut ibumu mengadukannya kepada ayahmu ... dia justru menjebak ibumu seolah-olah tidur dengan kepala pelayan ... ayahmu mengusir semuanya ... aku yang juga mengetahui tentang perilaku sir Edward juga di katakan sebagai orang yang melindungi perselingkuhan ibumu dengan kepala pelayan ... kami semua diusir." Gina menjelaskan, dia masih mengingat malam pengusiran terssebut.
🍒🍒🍒
Bab baru setelah publish pertama
Pekanbaru
210922
13.13
__ADS_1