Kama Dan Kimi

Kama Dan Kimi
Lelahnya berdua


__ADS_3

"Gue lupa matiin kran air di rumah gue" ucap Kimi panik.


"Apa?!!"


"Ayok Kam ikut gue" ucap Kimi menarik tangan Kama. Kama pun pasrah


Sampai di rumah Kimi mereka langsung berlari masuk kedalam kamar Kimi. Sampainya di sana air sudah membanjiri kamar Kimi.


"Astaga Kimi ckck"


"Aduh kamar Gue" ucap Kimi histeris


Kimi langsung berlari ke kamar mandi dengan berhati hati agar tidak terpeleset dan mematikan krannya. Kimi bernafas lega dengan mengelus dadanya dan keluar dari kamar mandi


"Kenapa bisa kayak gini?"


"Hehehhe gue lupa" ucap Kimi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan membuat Kama menggelengkan kepalanya.


"Kok bisa lupa?"


"Tadi saat gue masih di kamar mandi, gue nyalain krannya mau cuci muka, nah saat sudah selesai gue lihat sisir gue jatuh di bawahnya, nah terus gue ambil tuh sisir nya gue taroh di sana (sambil menunjuk meja rias nya) nah gue sudah meletakkan tu sisir gue malah duduk di situ dan nglupain krannya" ucap Kimi panjang lebar.


"Lahh emang lo nggak denger ada percikan air?" tanya Kama


"Hehehe nggak" ucap Kimi sambil tercengir. Dan Kama menggelengkan kepalanya lagi.


"Terus ini gimana Kam bantuin dong!" rengek Kimi sambil menggelayuti tangannya Kama.


"Lo mau gue bantuin?" ucap Kama dan di angguki oleh Kimi.


"Kalo gitu cium gue dulu" ucap Kama sambil menundukan badannya dan memonyongkan bibirnya.


Kimi langsung memukul bibir Kama dengan telapak tangannya.


"Lo nggak usah ngaco! kalo suka sama gue bilang nggak usah kayak gitu juga"


"Emang gue suka sama lo Kim" ucap Kama yang membuat Kimi membulatkan matanya sempurna.


"Hahaha satu kosong wlek" ucap Kama sambil berlari.


"Aduhh"


"Hahha rasain lo makanya lain kali nggak usah kayak gitu sama gue kena imbasnya kan lo" ucap Kimi sambil menahan tawanya.


"Puas puas Kim! Bukannya bantuin malah ketawain" ucap Kama sambil mengulurkan tangannya minta bantuan Kimi.


"Bangun sendiri manja!" ketus Kimi sambil melangkah menuju ke bawah.


Sial banget gue!


"Lo mau kemana Kim?" tanya Kama namun Kimi sudah sampai di lantai bawah dan tidak menjawab apa yang di tanyakan Kama barusan.


Beberapa menit kemudian Kimi memasuki kamarnya dengan menenteng pel di tangannya dan melihat Kama yang sedang rebahan di kasurnya sambil mengotak atik HP nya itu.


"Nih" ucap Kimi sambil menyodorkan pel ke hadapan Kama.


"Ngapain?" tanya Kama heran


"Ya lo bantu gue ngepel lah"


"Nggak"


"Ayolah Kam masak sih lo mau rebahan sementara gue ngepel!" gerutu Kimi sambil melipat tangan di atas perutnya.

__ADS_1


"Sekali nggak ya nggak Kim" ucap Kama dengan nada santainya.


Kimi berdecak malas sambil mengambil pel yang tadi dia lempar ke sembarang tempat dengan kasar.


Kimi mengepel seluruh ruangan dan menjauhkan airnya ke dalam kamar mandi. Kimi terus melakukan seperti itu berulang ulang.


"Kam lo nggak kasihan sama gue" ucap Kimi dengan masih mengepel


"Nggak"


"Lo kok tega banget sama gue, tadi lo ada peluh di jidat lo gue inisiatif ambilin handuk, bahkan gue sampe ngelapin juga malahan" gerutu Kimi sambil mencebikkan bibirnya.


"Kan lo nggak kringetan Kim" ucap Kama santai dengan masih bermain game di hpnya.


Kimi pun mengambil beberapa tetes air yang masih ada di lantai dan meneteskan airnya ke jidatnya.


"Nih lo nggak lihat apa gue kringetan!" bentak Kimi sambil berdiri di samping Kama dan menunjukkan jidatnya.


"Nggak" ucap Kama masih dengan fokus ke hpnya.


Cih! Sial banget gue hari ini.


"Lo ngapain sih Kim kembalikan nggak HP gue" ucap Kama sambil mencoba meraih hpnya dari genggaman Kimi.


"Makanya bantuin gue dong" ucap Kimi


"Iya iya sini gue bantu" ucap Kama dengan tersenyum


"Nah kan nggak kena" ejek Kimi smbil menyembunyikan HP kama ke belakang tubuhnya. Kimi dari tadi memiliki firasat bahwa Kama ingin mengambil HP nya, dan firasat itu benar adanya.


Kama pun mendekat dan semakin mendekat hingga tangannya memegang HP itu. Kimi pun memberontak sekuat tenaga dan alhasil Kama menindih tubuh Kimi itu dengan tangan yang masih memegang hpnya.


"Turun Kam lo berat" ucap Kimi masih dengan tangan dibelakang memegangi HP Kama


"Oke gue juga nggak akan kembalikan HP lo" ucap Kimi menantang.


Duh udah sakit bener nih badan berapa sih bobotnya kok bisa berat banget gini.


Kasihan juga nih Kimi kelihatan banget ekspresi dia.


Kama pun bangkit dari tubuh Kimi.


Syukurlah gue nggak mati kepenyet.


"Oke Kim lo menang kali ini" ucap Kama yang membuat Kimi tersenyum lebar.


"Nah gitu dong, hp lo gue sita" ucap Kimi sambil meletakkan hp Kama di kantong celananya.


Sabar aja Kam.


Mereka pun membersihkan kamar Kimi yang sudah di banjiri air.


"Itu ngepel nya salah Kim"


"Aduhh Kam bagian situ udah gue pel bagian sini dong"


"Aduh Kim jangan nabrak dong"


"Kam udah gue bilang jangan yang disitu"


"Kim yang bener dong"


Mereka terus saja mengoceh dan menggerutu sesama lain. Sampai pada akhirnya.

__ADS_1


"Akhirnya selesai juga tinggal nunggu kering aja" ucap Kimi sambil membuang pel ke sembarang tempat dan merebahkan tubuhnya yang pegal ke atas ranjang empuknya.


Kama pun merebahkan tubuhnya juga di samping Kimi.


"Syukurlah selesai juga" ucap Kama.


"Kim makan yuk laper nih."


"Mau makan apa?"


"Ayam goreng"


"Mi instan saja"


"Idihh tadi nawarin nyatanya mi instan." gerutu Kama.


"Adanya Kam kok nggak bersyukur banget sih" ucap Kimi sambil melangkah ke anak tangga menuju ke dapur. Kama pun mengikuti dibelakang Kimi.


Sampai di tujuan Kama langsung duduk di meja makan. Dia jadi teringat


"Kim mana hp gue?" tanya Kama sambil menghampiri Kimi yang sedang kesusahan mengambil mi instan yang tersimpan paling atas.


"Bantuin gue dulu Kam" ucap Kimi sambil menunjuk dimana mi instan tersimpan


"Makanya tinggi dong! Jadi orang kok pendek" ucap Kama dengan tangan meraih mi instan tersebut. Kimi hanya mencebikan bibirnya.


"Mana HP gue"


"Nih"


Kama pun langsung duduk ke tempat semula.


Baru saja Kama mau memasuki dunia game, tiba suara kimi menghentikan nya.


"Kam tolong gue" ucap Kimi histeris. Kama langsung berlari menuju ke arahnya.


"Ada apa Kim? Lo nggak papa" ucap Kama hawatir sambil memegang muka Kimi dan melihatnya, Kama juga memutar mutarkan badan kama dan melihat seluruh tubuhnya.


"Ihh apaan sih lo nggak usah lebay deh" ucap Kimi ketus sambil menghalangi tangan Kama.


"Lha terus"


"Ini gasnya habis sana beli!"


Pengen gue sumpal tuh mulut histerisnya sama sapu ijuk.


______________________________________________


"Sudah siap" ucap Kimi sambil meletakkan mi instan spesial buatannya.


'Akhirnya setelah melewati masa kritis bisa makan juga.'


Gumaman Kama terdengar Kimi


'Kayak mau mati aja pake acara kritis segala'


"Apa lo bilang?" tanya Kama yang mendengar gumaman Kimi. Kimi hanya mengendikan bahunya saja.


Mereka makan dengan tenang.


"Kim anterin gue ke supermarket dong" ucap Kama dengan memakan suapan mi terakhir.


"Mobil gue mogok" ucap Kimi setelah meminum air putih.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2