Kama Dan Kimi

Kama Dan Kimi
Balas dendam Kimi


__ADS_3

Bel sekolah berbunyi menandakan waktunya pulang sekolah


"Lohh mana kunci motor gue" ucap Kama sambil merogoh bagian dalam tas miliknya


Kama pun berjalan menuju parkiran sekolahnya. Kama berfikir bahwa kunci motornya masih menggantung di motornya. Tapi hal yang paling mengejutkan adalah.


"Loh lha ini motor gue kemana kok nggak ada sih"


Kama pun berfikir kemana motornya pergi kalau nggak di bawa oleh Kimi. "Ini pasti di bawa Kimi"


Kama pun menelfon Kimi. "Woyy kemana motor guee" teriak Kama dengan begitu kesalnya.


Kimi yang sedang rebahan di ranjang rumah Kama langsung mengangkat telepon dari Kama


"Apaan sih lo teriak teriak emang gue tuli apa" gerutu Kimi


"Eh lo nggak enak bener jadi temen emang ya" gerutu Kama


"Cepetan lo bawa sini tuh motor kalo nggak... "


"Kalo nggak apa?" potong Kimi


"Kalo nggaaak gue... ah sudahlah cepetan bawa sini tuh motor" titah Kama.


tut tut tut


"Eh malah di matiin ni telpon. Duuuh sial banget gue hari ini" ucap Kama sambil menggaruk rambut belakang yang tidak gatal.


"Harus cari taksi dah gue" gerutu Kama


Setelah menunggu beberapa menit taksi yang dipesan oleh Kama akhirnya sampai di depan mata Kama.


***


"Woyyy Kimi dimana lo keluar cepat" teriak Kama sambil melangkah ke anak tangga menuju kamarnya.


Mama Kama yang mendengar teriakan Kama langsung menegurnya


"Kama pelan pelan dong kalo omong nggak usah teriak teriak segala. Tuh Kimi sedang rebahan di kamar kamu" titah Mama Kama


"Iya Ma"


Kama pun langsung menyelonong masuk ke kamar. Kama melihat Kimi yang sedang rebahan enak enak di ranjang empuknya. Kama pun langsung melempar bantal ke badan Kimi agar Kimi bangun


"Kama apaan sih lo! ganggu aja! Gue lagi tiduran enak enak juga" gerutu Kimi sambil mengucek matanya yang sedikit buram.


"Eh harusnya gue yang bicara seperti itu. Lo apaan ambil motor aku, tega banget dah lo biarin gue naik taksi."


"Ohhh itu, itu mah buat pelajaran buat lo tadi pas dikantin kan lo buat gue kesel sama lo" ucap Kimi sambil menarik kembali selimut yang sempat terenggok ke bawah.


"Ah dasar lo ya. Udah sana pulang! Lo punya rumah sendiri kamar sendiri ranjang sendiri masih aja numpang di rumah gue lagian gue mau istirahat. Cepat sana pulang" ucap kama sambil menarik selimut yang menutupi wajah Kimi.


"Gue di usir nih" ucap Kimi dengan raut wajah yang dibuat seperti sedih olehnya.


"Alah nggak usah muka lo dibuat sedih kayak gitu, nggak mempan gue sama muka lo yang jelek itu."


Sial nggak mempan juga ternyata.


Daripada harga gue di injek injek mending gue keluar ah malu gue.


"Eh nggak usah ngehina wajah gue jelek ya, muka cantik imut imut gini kok dibilang jelek huh!" gerutu Kimi.


"Yaudah yaudah gue keluar jangan nyariin gue kalo lo kangen sama gue" imbuh Kimi dengan begitu percaya dirinya.

__ADS_1


"Percaya diri sekali lo, mana mungkin gue kangen sama lo. Cih! kurang kerjaan sekali gue kangen sama lo, lagian rumah kita cuma jarak 5 meter aku mah tinggal jalan aja sampe rumah kamu" ucap Kama panjang lebar.


Kimi pun langsung beranjak berdiri meninggalkan kamar Kama.


Dasar bocah tengik pelit banget dia minjemin kamar doang. Batin Kimi sambil berjalan dengan malasnya turun ke anak tangga.


"Eh Kimi bentar"


Nah kan pasti dia nglarang gue pergi hahaha


Kimi pun berbalik menghadap Kama dengan senyumannya.


"Mesti lo udah kangen sama gue ya" ucap Kimi sambil tersenyum kepada Kama.


"Idih percaya diri banget lo. Gue mau tanya dimana lo simpen kunci motor gue"ucap Kama


Senyum Kimi pun sirna dengan ucapan Kama


"gue taroh di di atas lemari" ucap Kimi dengan ketusnya.


"Oh"


Dasar bocah bikin kesel aku aja.


"Eh Kimi kok udahan rebahan nya" ucap Mama Kama yang sedang berjalan menuju perpustakaan yang ada di sebelah kiri kamar Kama


"Eh iya tante"


"Itu tante si Kama ngusir aku dari kamarnya" ucap Kimi sambil menggelayuti tangan mama Kama


"Dasar bocah itu nanti biar tante yang bilang sama dia" ucap Mama Kama dengan nada marahnya


"Eh nggak usah tante lagian aku juga ingin pulang mau mandi juga udah apek ini baju hehehe" ucap Kimi dengan bibir yang melengkung di bibirnya


"Oh baiklah nak hati hati di jalan ya" ucap Mama Kama mengelus rambut Kimi


"Oh iya ya tante lupa hehe" ucap Mama Kama dengan cengiran nya.


"Yaudah tante aku pulang dulu ya" ucap Kimi


"Ya Kimi"


***


Rumah Kimi


Tepatnya di kamar Kimi


Paling tepatnya berada di kamar mandi


"Huuhhh segarnyaa" ucap Kimi di bawah pancuran air shower


Selepas mandi Kimi turun kebawah bertemu dengan Ibunya yang sedang memasak di dapur


"Mama" ucap Kimi sambil memeluk pinggang Mamanya


Mama Kimi pun mengajak Kimi untuk duduk di salah satu kursi di dapur


"Ada apa Ma?" tanya Kimi dengan penasarannya karena tidak biasanya Mamanya bersikap seperti itu.


"Tadi Mama lihat kamu naik motornya Kama tapi nggak ada Kama nya, apa kamu ambil diam diam kunci motornya Kama?"


"Ah Mama itu sudah biasa lah kan cuma bercanda doang" ucap kama sambil menarik narik tangan mamanya

__ADS_1


"Tapi kamu nggak boleh kayak gitu lagi ya sayang" ucap Mama Kimi sambil mengelus rambut Kimi


"Iya Ma maaf" ucap Kimi menyesal


"Tapi bukan cuman itu yang Mama ingin katakan. Mama dan Papa akan pergi keluar kota satu minggu nanti, kamu nggak papa kan kalo di rumah sendiri?" ucap Mama Kimi dengan lembutnya


"Nggak papa kok ma lagian kan ada Kama, nanti Kimi minta temenin dia kalo Kimi lagi bosen" ucap Kimi sambil tersenyum ke mamanya


"Ya udah kalau gitu kamu makan dulu ya" ucap Mama Kimi


"Iya Ma"


Setelah makan Kimi kembali ke kamarnya dan meraih ponselnya untuk menge chat Kama


~ Hai Kama lo lagi apa gue gabut nih jalan yuk😕 #Kimi


~Jalan kemana? #Kama


~Ke mana aja deh lagian nyokap sama mbokap gue lagi pergi nih aku kesepian😕#Kimi


~Yaudah tunggu, gue siap siap dulu#Kama


Kama dan Kimi bersiap siap. Selang beberapa menit Kama seperti biasanya langsung nyelonong masuk gitu aja dan bepapasan dengan Mama Kimi yang membawa koper


"Tante baru mau berangkat ya?" tanya Kama


"Iya Kama tante sama om mau ke luar kota kamu mau ngajak Kimi kemana?" tanya Mama Kimi karena melihat penampilan Kama yang rapi.


"Oh itu tante Kimi ngajak aku jalan jalan katanya kesepian di rumah sendiri." titah Kama


"Ohhh gitu"


Kimi berjalan menuju ke lantai bawah


"Udah mau berangkat Ma?" tanya Kimi


"Iya sayang yaudah kita keluar barengan ya?" titah Kimi


"Iya ma"


Merekapun berjalan bersama ke luar rumah Kimi. Setelah itu Mama dan papa Kimi masuk mobil mereka dan melaju menuju luar kota.


Sementara Kama and Kimi...


"Lah kita jalan kaki nih? Yang bener aja lo" gerutu Kimi karena tidak melihat adanya motor Kama yang terpakir di halaman rumahnya.


"Kan lo tadi yang ngajak jalan ogeb" jawab Kama dengan tangan menuding dahinya.


Boleh nggak sih gue sumpal otaknya dengan antiseptik biar bekerja dengan baik sedikit.


"Ah sudahlah emang lo ogeb ya ogeb aja" gerutu Kimi.


"Yaudah lah yuk jalan, oh iya kita mau kemana?" tanya Kama.


"Terserah"


Kama and Kimi pun berjalan bersandingan, mereka seperti pasangan kekasih menurut orang yang melihatnya.


Saat sedang berjalan tiba tiba Kimi di tutup mulutnya dengan tangan seseorang dan ditarik ke belakang.


"Kama tolong gue Kam" Ucap Kimi dengan suara samarnya.


"Kimi!!! " teriak Kama

__ADS_1


Kimi kenapa ya??


Bersambung...


__ADS_2