
Alexander mendapat kabar bahwa ada yang coba menyelamatkan Jhonatan.
Dan sialnya orang tersebut tertangkap anak buah Alexander.
Nicolas pagi-pagi sudah datang menjemput Alexander ke Villa.
Selesai sarapan mereka berangkat ke Markas untuk memeriksa.
" Aku akan menikah " kata Alexander dari kursi belakang saat perjalanan mereka ke Markas pada Nicolas.
Tiba-tiba Nicolas mendadak mengerem sampai Alexander terjengkang ke depan.
" Hei..." teriak Alexander terkejut, " Kau mau membunuh ku ya "
" A.. apa kata Tuan, menikah??! " Nicolas memandang Alexander tidak percaya.
" Iya...memangnya aku tidak boleh menikah ya "
" Dengan siapa? "
" Ya dengan wanita lah, memang nya dengan lelaki...aku normal, bukan gay " kata Alexander tidak senang dengan pertanyaan Nicolas tersebut.
Tentu saja selama ini Nicolas tahu bahwa Bosnya tersebut tidak pernah terlibat asmara dengan seorang wanita. Dan sekarang tiba-tiba mau menikah, siapa yang tidak shock mendengar nya.
" Maksudku...siapa mempelainya wanita nya Tuan "
" Clara Stephanie " jawab Alexander.
" A.. apa??!" mata Nicolas terbelalak, " Non Clara "
" Kenapa? kau tidak suka?" tanya Alexander dengan wajah datarnya.
" Bu..bukan begitu Tuan " wajahnya memerah.
__ADS_1
" Jadi kenapa kau begitu terkejut...seperti melihat hantu "
" Tentu saja aku terkejut Tuan...sejak kapan kalian saling jatuh cinta?"
" Sejak kau merekomendasikan tempat kencan waktu lalu "
Nicolas tiba-tiba menyadari sesuatu, dia ingat waktu itu Alexander melamun saat berangkat ke kantor.
Jadi saat itu Tuan lagi jatuh cinta pada Non Clara, atau sudah sebelumnya? pikirnya.
" Kapan anda akan menikah Tuan " tanya Nicolas mulai kembali mengemudikan mobil.
" Setelah kita selesai dari Markas, kita akan pergi ke kantor sipil...kami sudah tidak memiliki orang tua dan wali lagi, jadi kami menikah secara hukum Negara saja....setelah itu akan melihat tanggal yang cocok untuk melakukan resepsi, untuk mengenalkan Clara sebagai istriku pada semua rekan-rekan bisnis " kata Alexander
" Tapi menurut ku...apa Tuan tidak melakukan pemberkatan dulu baru resepsi?"
Alexander tampak berpikir, dia merasa bahwa usul Nicolas itu ada baiknya juga.
" Baiklah...kau urus lah dimana tempatnya "
Kemudian mereka melanjutkan perjalanan menuju Markas.
Tidak berapa lama mobil hitam tersebut memasuki basement apartemen. Setelah Nicolas memarkirkan mobil, mereka menuju lift.
Nicolas menekan lift menuju lantai dasar.
Ting! Lift sampai ke lantai bawah tanah.
Terlihat beberapa orang anak buah Alexander tengah mengintrogasi seorang lelaki. Lelaki itu terlihat sudah babak belur.
" Tuan Alex " sapa mereka membungkuk hormat.
Alexander dengan wajah datarnya melangkah mendekati lelaki yang tengah terikat di satu tiang.
__ADS_1
" Apa dia sudah mengaku?"
" Belum Tuan "
Alexander mengangkat wajah lelaki itu yang terkulai karena lemas. Ditarik nya rambut pria tersebut sehingga mendongak melihat Alexander.
" Katakan siapa yang menyuruh mu untuk membebaskan nya " sahut Alexander sembari menunjuk Jhonatan yang duduk di kursi ter ikat dengan lengan kebelakang.
" Tidak ada " jawab pria itu.
" Tidak ada?" Alexander menyipitkan matanya dengan tajam menatap pria tersebut.
Bukk!!
Satu tinju mendarat di perut lelaki tersebut.
" Katakan " Alexander menampar wajah Lelaki itu kiri dan kanan dengan tempo tidak terlalu kencang. Dia berusaha untuk menahan emosinya.
Lelaki itu hanya menyeringai, tersenyum mengejek.
Bukk!!!
Satu tendangan mengenai tempurung kaki Lelaki itu.
" Apakah kau masih tidak mau mengatakan juga....aku tahu siapa yang mengirim mu untuk menyelamatkan dia...Melisa Anggraini Putri bukan? " tanya Alexander tersenyum Devil.
Sontak terlihat ada perubahan di wajah Jhonatan mendengar nama yang di sebutkan Alexander tersebut.
" Aahh...ternyata benar dugaan ku, aku sudah menebaknya dari kemarin, ternyata aku menemukan dalang utamanya " Alexander menyeringai lebar penuh kemenangan.
" Kau...jangan coba-coba menyentuh Ibuku, aku akan buat perhitungan padamu!!" teriak Jhonatan berusaha berdiri untuk dapat menghajar Alexander.
Anak buah Alexander menahan tubuh Jhonatan yang terlihat mulai berontak, dia berusaha untuk bergerak ke arah Alexander.
__ADS_1
Bersambung.........