Kau satu-satunya yang berharga

Kau satu-satunya yang berharga
37.


__ADS_3

Wajah Clara sontak memerah mendengar perkataan Alexander tersebut.


Dia mencoba untuk menyingkir dari pangkuan Alexander, eh..malah membuat kepala Alexander tambah pening.


" Jangan bergerak sayang..." suara Alexander tambah serak, " Diam ditempat, jangan bergerak sedikitpun "


" Baik " angguk Clara dengan wajah yang semakin merona.


Mereka diam tidak bergerak, Alexander mencoba meredakan ereksi nya.


Nicolas didepan hanya tersenyum saja melihat dari kaca spion, kedua majikannya saling berbisik dan berpelukan mesra.


Nicolas melihat mereka tidak bergerak, mungkin tertidur, pikirnya.


Dia tidak tahu bahwa ada peristiwa yang membuat keduanya tidak bisa bergerak sama sekali.


Dia bahagia melihat mereka berdua ternyata berjodoh. Ada perasaan lega, karena Alexander menikah dengan pemilik asli Group Genius.


Dengan begitu aset kekayaan Ayah Clara aman di tangan yang tepat.


Tidak berapa mereka pun sampai di Hotel Emerald Genius, Nicolas membawa mobil sampai ke depan lobby Hotel.


Alexander membantu Clara turun dari mobil, menggenggam jemarinya memasuki Hotel.


Semua karyawan yang menyambut Alexander dan Clara membungkuk hormat.


" Selamat datang Tuan Alexander..." sapa Manajer Hotel.


Alexander tidak menjawab sapaan si Manajer, seperti biasa dengan wajah datarnya dia melewati si Manajer menuju Restoran Hotel.


Tangannya semakin erat menggenggam tangan Clara.


Mereka memasuki Restoran Hotel Emerald.

__ADS_1


Seorang karyawan yang telah diberitahukan bahwa Ceo Hotel Emerald akan makan siang di Restoran Hotel, menyambut Alexander dan Clara.


" Silahkan Tuan dan Nyonya..." Si Karyawan mempersilahkan Alexander dan Clara menuju ruang VVIP.


Alexander masih tetap menggenggam tangan Clara dengan erat, seolah-olah takut Clara hilang.


Mereka pun masuk ruang VVIP.


Clara terpana melihat ruang VVIP tersebut, sangat mewah.


Alexander baru melepaskan tangan nya setelah Clara duduk nyaman di kursi sofa.


Lalu manarik satu kursi disebelah Clara, dia ingin duduk di dekat Clara. Alexander sangat enggan berjauhan sedikitpun dari istrinya tersebut.


" Tempatnya sangat mewah " kata Clara.


" Kau suka? "


" Iya "


Wajah Clara merona tiba-tiba di cium oleh Alexander, dia bersemu merah menambah kecantikan nya.


" Kau sangat cantik dengan warna merah merona di pipimu " goda Alexander membelai pipi Clara, dia tersenyum manis melihat istrinya semakin merona.


" Setelah kita selesai mengadakan resepsi pernikahan kita, apakah kau mau untuk pergi berbulan madu?" tanya Alexander memainkan ujung rambut panjang Clara.


" Terserah...aku ikut saja bagaimana menurut sayangku saja " kata Clara.


Alexander sangat gemas mendengar kata sayangku yang diucapkan Clara memanggilnya.


Di kecupnya pipi Clara gemas. Clara tersenyum manis menanggapi tindakan Alexander tersebut.


Sebuah suara ketukan terdengar di pintu.

__ADS_1


Dua orang masuk mendorong troli makanan ke dalam ruang VVIP tersebut.


Alexander secara otomatis menunjukan wajah datar dan dinginnya.


Mereka mulai meletakkan makanan ke atas meja.


" Clara " tiba-tiba seorang pelayan tersebut bersuara menyebut nama Clara.


Clara mendongak melihat Pelayanan yang memanggil namanya.


" Anton " ucapnya melihat Pelayan tersebut.


Alexander nampak tidak senang melihat adegan yang dilihat nya.


" Kau tidak sopan... kau tidak berhak berbicara pada tamu VVIP " sentak Alexander dengan wajah dinginnya.


" Maaf Tuan... saya mengenal Clara, dia teman saya di Kampus..." Anton menjelaskan tanpa bersalah.


" Apa kau tidak tahu dia adalah boss mu...kau harus sopan padanya, " wajah datar Alexander semakin dingin saja, " Ke depannya kau harus jaga sikapmu kalau bertemu dengan nya, dia pemilik Hotel Emerald Genius"


Anton terkejut, dia tidak menyangka ternyata Clara pemilik Hotel tempat dia bekerja.


Hotel ini memang Hotel termahal, dan para Karyawannya di gaji tinggi.


Cepat-cepat Anton menundukkan kepalanya dengan sopan.


" Maaf saya tidak tahu Tuan..." katanya gugup.


" Sudahlah Suamiku....dia tidak tahu, bukan salah nya juga " ucap Clara memegang tangan Alexander.


Suami?? Anton terkejut mendengar Clara memanggil Ceo mereka dengan kata Suami.


Clara ternyata telah menikah, berarti selama di kampus dia tidak mau menanggapi nya karena sudah ada orang yang disukainya.

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2