Kau satu-satunya yang berharga

Kau satu-satunya yang berharga
64.


__ADS_3

" Sayangku...aku ngantuk, ayo tidur..." gumam Clara seraya berupaya menjauhkan wajahnya.


" Tunggu sebentar...kau sudah membuat ku ingin merasakan mu sayang..." bisik Alexander serak, ditarik nya kembali tengkuk Clara.


Alexander kembali mencium bibir Clara, mengulumnya dengan penuh damba.


" Kau selalu membuat ku bergairah sayang..., kau membuat aku semakin candu padamu " Alexander menelusuri setiap inci bibir Clara.


Merasakan lebih dalam rasa bibir nya yang sangat manis di lidahnya. Setiap baris giginya ditelusuri oleh lidah Alexander.


Clara jadi terbuai dengan ciuman suaminya yang mendominasi.


Dia pun mulai membalas ciuman Alexander, berlahan ia membuka mulut nya.


Alexander mendesah bahagia merasakan adanya sambutan dari Clara.


Clara merasakan lidah suaminya memasuki mulutnya, dan bertemu dengan lidahnya.


Tangan Clara membelai perut kekar Alexander, mengelus nya dengan kelembutan tangan nya yang kecil.


Dan dia merasakan otot perut Alexander mengencang semakin keras.


Dan suara parau Alexander yang menyukai belain tangannya.


" Sayang...." suara Alexander semakin serak saja, bagaikan orang mabuk karena minuman beralkohol.

__ADS_1


" Ya sayangku..." jawab Clara berbisik di sela-sela ciuman mereka.


" Aku menginginkan mu....aku ingin merasakan mu sayang....aku sudah mau gila, kau sangat menggairahkan " gumam Alexander, lalu berlahan bibir nya turun ke leher Clara, mengecup dan mencium setiap inci kulit Clara.


" Pelan-pelan suamiku....masih terasa perih " gumam Clara membelai rahang tegas Alexander yang sudah kembali ditumbuhi rambut tipis.


" Ya sayang..." Alexander mencium dada Clara, membelai nya dengan lidahnya.


Merasakan setiap inci kulit dada Clara yang putih, dan telah merona dibawah bibirnya akibat cumbuannya yang memabukkan.


Alexander meloloskan baju tidur Clara dari tubuh Clara, dan kemudian dia pun melepaskan juga baju piyama nya.


Walau Alexander sudah beberapa kali melihat tubuh polos Clara, tapi entah kenapa selalu saja membuat dia terpesona dengan keindahan tubuh istri kecilnya tersebut.


Rasanya tidak ada kata tidak terpesona, sangat indah dan menggairahkan.


Dan berlahan Alexander pun memasuki tubuh istri kecilnya yang begitu menggairahkan, membuat dirinya tidak bisa menahan diri untuk berlama-lama lagi.


" Sayang...kau sangat manis dan sangat nikmat...aku sangat mencintaimu...sangat mencintaimu sayang..." gumam Alexander ditelinga Clara.


Alexander kemudian mencium kening, hidung, mata, dan bibir Clara dengan penuh cinta.


Tubuh nya meremang merasakan Clara dibawah sana, dia sangat bahagia sekali, dipeluk nya Clara erat.


Clara membalas pelukan suaminya tersebut, dia pun sama bahagianya, ini luar biasa.

__ADS_1


Clara merasakan dirinya dibawah sana sangat penuh dan sesak, seolah akan mengoyak dirinya karena sesuatu yang sangat besar.


Tetapi dia tidak merasakan sakit sama sekali.


Mereka saling memadu kasih dengan rasa cinta yang mendalam.


Begini rasanya bila bercinta dengan orang yang kita sayangi dan kita cintai. Sangat indah dan nikmat tiada tara, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.


Alexander sangat bersyukur telah menemukan cinta sejatinya. Akan dia jaga sampai akhir hidupnya.


Alexander dan Clara merasakan sensasi menggelitik dibawah sana, dan kemudian bersamaan mereka merasakan tubuh mereka mengejang dan kemudian bergetar.


Alexander memeluk Clara erat, dan Clara pun melakukan hal yang sama.


Dan suara parau mereka bersamaan terdengar memenuhi kamar.


Dan sama-sama terkulai lemas, dengan nafas yang memburu.


" Sayang...aku mencintaimu " gumam Alexander mengecup pipi Clara mesra.


" Aku juga mencintai mu suamiku " ucap Clara tersenyum manis memeluk Alexander.


Dan mereka pun kemudian tidur dengan tubuh masih polos dibawah selimut.


Alexander membawa Clara tidur kedalam pelukannya.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2