Kebangkitan Menantu Terhina

Kebangkitan Menantu Terhina
30


__ADS_3

Setelah selesai membuat minuman, Karin kemudian keluar dari dapur dan pergi menuju ruangan suaminya.


Ketika dia melewati ruangan di Dina, Karin menoleh ke dalam ruangan perempuan itu dan melihat Dina tampak sibuk mengerjakan pekerjaannya hingga Karin hanya melewatinya saja Meski saat ini dalam hatinya sedang ada perasaan kesal.


Lalu setelah Karin tiba di ruangan suaminya, perempuan itu meletakkan minuman di atas meja suaminya hingga membuat Rasyid terkejut dengan minuman itu.


"Air jahe?" Tanya Rasyid yang baru pertama kali ini ia disuguhkan air jahe ketika bekerja di kantor, sebab biasanya adalah minuman penghilangan ataupun minuman dingin.


"Ya, ini baik untuk kesehatan," ucap Karin pada suaminya sebelum perempuan itu berjalan ke arah sofa lalu menikmati jus semangka yang ia buat untuk dirinya sendiri.


Rasyid yang melihat minuman jahe yang dibuat oleh istrinya, ia menelan air liurnya yang terasa pahit karena dia adalah tipe orang yang tidak terlalu menyukai jahe.


Meski begitu, dia tetap mengambil minuman itu untuk mencobanya, namun ketika dia meminumnya, Rasyid sangat terkejut karena rasanya ternyata tidak terlalu buruk.

__ADS_1


'Dari mana Dia belajar mengolah jahe hingga rasanya jadi seperti ini?' pikir Rasyid dalam hati, ia kembali lagi meminum minumannya sebelum pria itu fokus pada pekerjaannya.


Sementara Karin yang duduk menonton TV, ia kini merasakan punggungnya sedikit lelah sehingga perempuan itu mengambil bantal sofa dan menjadikannya sebagai bantal kepalanya, lalu berbaring di sofa sambil terus menonton TV.


Beberapa saat kemudian, Karin tanpa sadar Langsung tertidur sehingga membuat Rasyid kemudian berdiri mengambil selimut lalu menyelimuti istrinya.


Rasyid kembali bekerja sampai akhirnya pintu ruangannya diketuk oleh seseorang.


"Masuk!" Perintah Rasyid pada orang di seberang pintu hingga pintu Kemudian terbuka memperlihatkan seorang pria paruh baya memasuki ruangan hingga Rasyid dengan cepat berdiri menyambut kakeknya.


Begitu tiba di sofa, tuan besar grason melihat cucu menantunya sedang tertidur di sofa sehingga dia tersenyum lalu duduk di sofa tunggal, sementara Rasyid duduk di sofa yang terletak di depan istrinya.


"Istrimu baik-baik saja? Kenapa dia tidur di jam segini?" Tanya tuan besar grason yang merasa aneh karena saat itu waktu belum menunjukkan pukul 11.00 namun Karin sudah tidur.

__ADS_1


Mendengar pertanyaan kakeknya, barulah Rasyid menyadari bahwa istrinya memang tampak aneh sehingga tertidur pada jam seperti itu.


"Aku akan membawanya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan setelah jam pulang kantor nanti. Tapi kenapa kakek tiba-tiba saja datang?" Tanya Rasyid pada kakeknya, karena biasanya kakeknya tak pernah datang menemuinya kecuali jika ada masalah yang sangat penting untuk dibicarakan.


Bukan itu saja, biasanya mereka masih berbicara saja di rumah ketika Rasyid kembali ke rumah karena kakeknya adalah tipe orang yang tidak suka menghabiskan waktunya untuk bepergian ke tempat yang tidak terlalu penting.


"Kau harus lebih memperhatikan istrimu, aku dengar selama ini kau terus mengabaikannya?" Tanya tuan besar grason dengan tatapan yang marah pada cucunya.


"Aku salah," ucap Rasyid mengakui kesalahannya dan tidak berniat membela diri di depan kakeknya.


Melihat reaksi cucunya, maka tuan besar Grason merasa lega, "baguslah kalau kau tahu kesalahanmu, kemarin aku sudah berbicara dengan ayahmu, dan mulai hari ini dia tidak akan masuk lagi bekerja di perusahaan. Dia akan terus berada di rumah sampai dia menyadari kesalahannya yang sudah sangat fatal.


"Jadi ke depannya, kakek akan memasukkan salah seorang untuk bekerja di sini, kebetulan teman Kakek memiliki seorang cucu yang sudah cukup lama bekerja di luar negeri, dia akan kembali ke mari dan membantumu untuk menjalankan perusahaan ini.

__ADS_1


"Ah,, satu lagi, mulai hari ini kau dan istrimu tidak boleh lagi tinggal di kediaman utama kecuali jika ada hal-hal penting yang membuat kalian pergi ke sana menginap! Orang yang menikah harus memiliki rumah tangga mereka sendiri, tidak boleh dicampuri oleh orang lain meskipun itu adalah keluarga sendiri!!" Tegas tuan besar Grason.


"Baik Kek," ucap Rasyid.


__ADS_2