Kebangkitan Menantu Terhina

Kebangkitan Menantu Terhina
42


__ADS_3

Saat ini, nyonya grason dan putrinya sedang berada dalam mobil yang di setir oleh salah seorang sopir keluarga mereka.


"Hah,, perempuan itu, dia terus bersembunyi di belakang Rasyid, ibu benar-benar harus cepat-cepat menyingkirkannya!!" Gerutu Nyonya Grason Yang tak habis pikir dengan kelakuan putranya Dan juga bagaimana caranya Karin bisa berubah 180 derajat.


Sementara Diandra yang duduk di samping ibunya, perempuan itu berkata, "aku sangat kesal pada Kakak, Dia membelikan banyak barang-barang mewah pada perempuan yang tidak ada hubungan darah dengannya, tetapi denganku saja dia begitu pelit dan sangat perhitungan!"


Nyonya grason yang mendengarkan ucapan putrinya kini melihat ke arah putrinya dan tampak begitu sedih atas apa yang terjadi.


Oleh sebab itu, Nyonya Grason berkata, "kau jangan khawatir, setelah ini ibu akan memberinya pelajaran supaya dia benar-benar mendekam di penjara!! Lagi pula kakakmu tidak akan membantah Ibu kalau perempuan itu benar-benar dibuktikan mencuri!!!"


Tetapi Diandra yang mendengarkan ucapan ibunya, ia sama sekali tidak terhibur, perempuan itu hanya melihat ke arah ibunya sambil berkata, "apakah para polisi benar-benar bisa menemukan orang yang mencuri perhiasan itu?"


"Tentu saja bisa, mereka akan melakukan berbagai cara untuk menemukan pencurinya. Tapi dari alibinya, tentu saja Karin akan menjadi tersangka atas kasus kehilangan perhiasan Ibu karena hanya dia sendirian yang ada di rumah saat perhiasan Ibu menghilang." Ucap Nyonya grason sambil menghela nafas dengan kasar karena merasa sangat kesal memikirkan menantunya yang berani mencuri perhiasan pemiliknya.

__ADS_1


"Baguslah," ucap Diandra sambil memalingkan tatapannya ke arah jendela.


Maka 2 perempuan itu menunggu dalam mobil sampai akhirnya mobil mereka berhenti di kediaman keluarga Grason.


Mereka berdua segera keluar dari mobil dan melihat mobil polisi sudah terparkir di halaman rumah hingga Nyonya Grason buru-buru memasuki rumah dan melihat dua polisi yang telah disuguhkan teh oleh para pelayan mereka.


Begitu masuk, mereka Langsung berkenalan satu sama lain sebelum Nyonya grason menjelaskan apa yang telah terjadi hingga membuat dua polisi yang ada di sana langsung mencatat segala keterangan yang mereka dapatkan dari nyonya grason.


Setelah itu, salah satu polisi berkata, "kami harus melihat brankas tempat anda menyimpan uang."


Sementara Diandra yang melihat kepergian 3 orang itu, dia hanya mengabaikan mereka lalu berjalan menuju kamarnya dalam perasaan galaunya.


Salah seorang polisi memperhatikan ekspresi Driandra, tetapi polisi itu tidak mengatakan apapun dan hanya memasuki kamar Nyonya Grason hingga Mereka melihat perempuan itu menyuruh seorang pelayan membuka sebuah ruangan rahasia dalam kamar mereka.

__ADS_1


"Ini adalah ruangan rahasia tempatku menyimpan perhiasan," ucap nyonya grason membiarkan dua polisi yang bersama-sama dengannya memasuki ruang rahasia tempat dia menyimpan barang-barang berharganya.


"Ini adalah ruangan rahasia, kalau begitu seperti yang Anda ceritakan Kalau Anda mencurigai menantu anda mengambil perhiasan anda, maka seharusnya menantu anda mengetahui tentang ruang rahasia ini?" Tanya salah seorang polisi langsung membuat Nyonya grason menyipitkan matanya.


'iya juga, tidak ada yang mengetahui ruang rahasia ini selain aku dan suamiku dan juga putriku,' ucap Nyonya Grason dalam hati sebelum dia berkata, "entahlah, aku tidak tahu apakah dia mengetahuinya atau tidak, tetapi karena hanya dia sendirian yang tinggal di rumah ini ketika perhiasan itu hilang, maka seharusnya dia mengetahui tentang ruang rahasia ini."


"Baiklah, kalau begitu selain anda, Siapa lagi yang mengetahui tentang ruang rahasia ini?" Tanya salah seorang polisi sambil memperhatikan rekannya yang sedang menyelidiki segala sesuatu yang berada di ruang rahasia tersebut.


"Para pelayan tidak pernah diizinkan masuk ke kamarku kalau aku tidak ada di kamar, dan para pelayan juga tidak diizinkan masuk ke ruangan ini, jadi hanya aku dan suamiku yang masuk ke ruangan ini," ucap langsung membuat sang polisi menganggukkan kepalanya.


"Bagaimana dengan anak-anak anda?" Tanya polisi.


"Mereka juga tidak pernah masuk ke tempat ini, bahkan putriku yang paling dekat denganku tak pernah masuk ke ruangan ini karena dia juga tidak diijinkan. Kecuali pelayan yang bersama-sama dengan kita, dia satu-satunya orang yang memiliki akses untuk membersihkan ruangan ini, tetapi dia hanya membersihkan ruangan ini ketika aku sedang mengawasinya!" Ucap Nyonya grason langsung membuat sang polisi menatap ke arah pelayan yang berdiri tak jauh darinya.

__ADS_1


Pelayan itu tampak tenang menatap sang polisi, sehingga sang polisi menanyakan beberapa hal pada pelayan tersebut sebelum kembali mengkonfirmasinya pada untuk melengkapi penyelidikan mereka.


__ADS_2