
"Menantu sialan itu!!" Gerutu Nyonya Grason Hendak keluar untuk memaksa Karin segera keluar dari kamar mandi Ketika ia melihat putranya sudah berdiri di ambang pintu menatapnya.
"Apa yang kalian lakukan?!!" Bentak Rasyid yang sangat terkejut melihat keadaan rumah mereka.
💰💰💰
Nyonya grason maupun Diandra sangat terkejut melihat kedatangan Rasyid sehingga Diandra langsung melepaskan perhiasan yang sedang ia pegang.
Sementara Nyonya grason, perempuan itu membawa perhiasan di tangannya mendekati putranya sambil berkata, "Apa kau sudah tahu tentang semua ini?!!"
Rasyid mengerutkan keningnya melihat ibunya memperlihatkan perhiasan padanya, "tentu saja tahu, tapi kenapa kalian berdua datang kemari dan mengajak-ngacak rumah kami?!! Di mana istriku?" Tanya Rasyid sambil berbalik mengabaikan ibunya lalu dia pun segera berjalan ke kamar mandi mengetuk pintu kamar mandi.
__ADS_1
"Sayang," ucap Rasyid pada orang yang ada di kamar mandi.
"Tunggu sebentar, aku belum selesai," ucap Karin dari dalam kamar mandi membuat Rasyid merasa lega sehingga dia kembali menatap ibunya.
Tetapi Rasyid belum berbicara satu pata-katapun ketika ibunya mendahuluinya berbicara, katanya, "jangan perdulikan istrimu, dan cepat jelaskan pada ibu Kenapa istrimu memiliki banyak barang-barang mewah di tempat ini!! Padahal dia baru pindah selamat beberapa hari dari rumah utama dan tidak memiliki apapun!!"
Rasyid menghela nafas, "Apakah itu penting?! Apakah penting Kalau istriku memiliki sesuatu yang berharga di rumah kami?! Yang sekarang ingin ku tanyakan adalah Kenapa Ibu dan Diandra datang kemari mengacak-ngacak rumah kami?!!" Tanya Rasyid dengan tegas sambil menahan amarahnya agar tidak berbuat kasar pada 2 perempuan yang ada di hadapannya.
"Ibu kemari karena istrimu telah mencuri perhiasan milik ibu! Kau tahu perhiasan yang dihadiahkan oleh nenekmu pada ibu ketika aku dan ayahmu menikah?! Perhiasan itu hilang di hari ketika istrimu datang ke rumah mengambil barang-barang kalian!! Para pelayan mengatakan bahwa mereka melihat istrimu berdiri di depan pintu kamar ibu! lalu saat itu juga tidak ada satupun orang yang tinggal di rumah karena semua orang sedang keluar!!" Tegas nyonya grason.
"Jadi hanya karena itu Ibu menuduh istriku mencuri?! Hanya karena perkataan para pelayan lalu ibu menuduh istriku mencuri sampai ibu bersama Diandra datang kemari mengacak-ngacak rumah kami untuk mencari perhiasan ibu yang hilang?!" Tanya Rasyid Yang tak habis pikir dengan pemikiran ibunya, padahal istrinya sendiri selama bersama-sama dengannya belum pernah berbelanja sesuatu yang sangat mewah, Jadi untuk apa istrinya mau mencuri?
__ADS_1
"Kau!! Jangan membelanya, dialah yang telah mencuri di sini, tapi kenapa ibu lah yang terlihat salah di matamu?!!" Tanya Nyonya grason dengan suara yang begitu keras.
Sementara Diandra yang berada di belakang ibunya, gadis itu tidak berkata apapun dan hanya diam saja mendengarkan percakapan mereka meski saat ini dalam hatinya dia memang sangat kesal melihat kakak iparnya memiliki banyak sekali barang branded yang juga tak mampu ia beli karena uang saku yang dibatasi.
"Ibu, Kalau Ibu mau menuduh istriku mencuri, sebaiknya datang dengan bukti yang jelas!! Juga sekarang Tolong segera keluar dari rumah kami!!" Tegas Rasyid yang merasa tidak perlu mendengarkan ucapan ibunya yang sangat tidak masuk akal, karena dia tahu bahwa ibunya memang selalu menyalahkan istrinya.
Sementara nyonya grason yang mendengar ucapan putranya, dia tercengang di tempatnya sebab tak menyangka bahwa saat ini dia sendiri diusir oleh putranya!
Ketika Nyonya grason masih berdiri dalam rasa tercengangnya, saat itu juga pintu kamar mandi terbuka memperlihatkan Karin yang keluar dari kamar mandi sambil menggunakan jubah handuk miliknya.
Melihat menantunya yang tampak tenang menatap ke arahnya, maka Nyonya Grason menjadi sangat marah sehingga dia berteriak, "kau menantu kurang ajar!! Kau sudah mencuri perhiasan milikku dan mempengaruhi Putraku sehingga Putraku mengusirku dari rumahnya!!"
__ADS_1