Kebangkitan Menantu Terhina

Kebangkitan Menantu Terhina
54


__ADS_3

Setelah Karin memasuki rumah, dia langsung dihampiri oleh kepala pelayan, "Apakah kita akan memasak untuk makan malam? Saat ini bahan-bahan di dapur tidak akan cukup untuk makan malam hari ini, jadi harus belanja terlebih dahulu. Saya cemas waktunya tidak akan cukup," ucap kepala pelayan dengan raut wajah prihatin nya.


Karena jika Karin tidak berhasil menyiapkan makan malam untuk semua tamu arisan, maka perempuan itu pasti akan mendapat hukuman yang buruk dari mertuanya, sementara dia bisa melihat bahwa Karin benar-benar orang yang telah berubah.


Seandainya Karin ingin mempermalukan ilmu mertuanya, maka dia tidak perlu mengerjakan segala sesuatunya dengan begitu rapi dan sangat teliti.


"Jangan khawatir, makan malamnya tetap jadi. Sekarang Yang perlu kita lakukan adalah menyiapkan alat-alat makannya. Bisakah kau tunjukkan di mana kita mengambilnya?" Tanya Karin langsung membuat kepala pelayan kebingungan karena dia tidak mengerti dengan apa yang dipikirkan oleh Karin.


Perempuan itu sudah mau menyiapkan alat makannya, tetapi makanannya saja tidak kelihatan, bahkan bahan untuk memasak makanannya pun tidak ada!!


Meski begitu, sang kepala pelayan tetap berkata, "silakan ikuti saya."


Karin pun mengikuti kepala pelayan yang telah berjalan mendahuluinya untuk menunjukkan di mana peralatan makan disimpan, Dan ketika mereka tiba di ruang penyimpanan peralatan makan, Karin bisa melihat ada banyak set peralatan makanan yang terletak di ruangan tersebut.

__ADS_1


"Ini semua adalah peralatan makan yang bisa digunakan. Kalau ada acara di taman biasanya Nyonya menggunakan peralatan ada di rak ini," ucap kepala pelayan menunjuk salah satu lemari yang ada di dalam ruangan tersebut.


Karin pun memperhatikan peralatan makan yang ada di sana dan peralatan makan itu di desain dengan gambar-gambar bunga teratai di sana, tetapi Karin tidak terlalu menyukai peralatan makan itu sehingga dia pun melihat-lihat peralatan makan yang lainnya.


Setelah beberapa saat melihat-lihat, pilihan Karin akhirnya jatuh pada setiap peralatan makan yang berwarna putih cerah dengan corak bunga Lily di pinggirnya.


"Kita akan gunakan ini, tolong bantu aku menyiapkannya," ucap Karin langsung membuat kepala pelayan menganggukkan kepalanya, lalu perempuan itu dengan cepat membantu Karin mengambil set peralatan makan dari ruang penyimpanan.


Mereka mengelap satu persatu set peralatan makan yang ada di sana dengan kepala pelayan yang terus menatap ke arah Karin karena dia benar-benar bingung dengan apa yang direncanakan oleh Karin.


"Tentu saja, di rumah masih ada beberapa stok keliling, saya akan mengambilnya," ucap kepala pelayan segera meletakkan lap di tangannya lalu perempuan itu pergi ke gudang penyimpanan untuk mendapatkan lilin.


Karin pun melanjutkan pekerjaannya membersihkan peralatan makan sampai akhirnya kepala pelayan kembali menghampirinya sambil membawa satu troli berisi berbagai jenis lilin yang tersedia di kediaman keluarga grason.

__ADS_1


"Ini adalah beberapa jenis lilin, ada berwarna putih orange dan juga yang di desain seperti kelopak bunga mawar," kata kepala pelayan meletakkan beberapa contoh jenis lilin di atas meja hingga Karin pun memperhatikan lilin-lilin tersebut.


Ambil lilin berwarna putih polos dan juga yang dibentuk seperti kelopak bunga mawar. Jangan lupa menyiapkan wadah lilinnya, gunakan wadah lilin berwarna emas," ucap Karin.


"Baik Nyonya," jawab kepala pelayan sebelum dia melaksanakan perintah dari Karin.


Maka Karin bersama kepala pelayan terus menyiapkan peralatan yang akan digunakan untuk makan malam sampai ketika jam makan malam hampir tiba lalu Nyonya Grason menghampiri mereka berdua.


"Makanannya sudah siap?" Tanya Nyonya grason.


Kepala pelayan pun langsung menoleh ke arah Karin, dan saat ini kecemasan benar-benar melandanya karena mereka belum menyiapkan apapun selain peralatan makan, dan Apa gunanya peralatan makan tanpa makanan?


Tetapi Karin berbalik menatap Ibu mertuanya, "tentu saja sudah siap, kami akan menyiapkan hanya dalam 10 menit lagi," ucap Karin.

__ADS_1


"Baiklah, tapi awas aja kalau kau menyiapkan makanan yang tidak enak!!" Ucap Nyonya Grason dengan nada suara yang tegas sebelum dia berbalik pergi meninggalkan menantunya.


__ADS_2