
Kim Duck Hwan pria yang berkerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti.
dia sudah berpacaran dengan seorang wanita cantik dan baik hati dia sangat mencintai Kim Areum .
Dan pada akhirnya mereka menikah 5 tahun baru di berikan kesempatan untuk menjadi orang tua.
anak nya seorang perempuan yang sangat manis seperti istri nya yang cantik dan manis.
semenjak 5 tahun terakhir lah perusahaan yang di bangun nya itu berkembang pesat dan sering memenangkan tender proyek besar.
Kim Duck Hwan melarang istrinya berkerja dan hanya menjadikan untuk menjadi ibu rumah tangga saja.
semenjak Kim Duck Hwan jadi kaya penampilan yang jelek berubah menjadi tampan .
Kim Duck Hwan memilki penampilan yang begitu sempurna hidung mancung, rahangnya tegas , alis nya yang tebal rapi dan karena perawatan nya sekarang dia sudah memiliki kulit yang lembut dan halus.
Kim Duck Hwan menjadi incaran para karyawan atau pun para wanita lajang lain nya.
soalnya banyak yang tidak tahu kalo Kim Duck Hwan itu sudah memiliki istri dan Kim Areum juga tak pernah datang ke perusahaan suaminya itu.
Kim Duck Hwan juga tak memperjelas gosip-gosip yang beredar di kalangan kantor nya kalo dia masih lajang menurut nya itu tidak penting.
iya sekarang Kim Duck Hwan sudah berubah menjadi sombong dan merasa dia memiliki hal kurang .
sekarang istrinya tak secantik dulu ketika masih berpacaran dan sekarang sibuk dengan menggurus anak mereka.
badan istri nya yang dulu berat 45 kg sekarang naik jauh 65 kg dia sekarang menjadi risih sendiri melihat istrinya yang bisa di bilang gemuk itu tapi masih kelihatan cantik.
Dan semenjak 3 tahun yang lalu dia berhubungan dengan sekretaris nya sendiri yang bernama Lee sooram yang berusia 27 tahun dan memiliki penampilan yang menarik , seksi dan cantik.
Kim Duck Hwan belum pernah tidur dengan sekretaris itu tapi untuk sekedar ciuman bibir sering dia lakukan .
soalnya dia tidak mau menyentuh orang yang belum sah jadi istri nya jadi dia akan menikahi sekretaris nya itu .
ya bisa dibilang Kim Duck Hwan itu gila dengan sekretaris nya sendiri karena terlalu menyukai sifat yang baik dan lemah lembut.
Kim Duck Hwan yakin kalau istri nya akan mengizinkan dia untuk menikah lagi dengan sekretaris itu . soalnya dia tau kalau istri nya juga sangat baik hati dan penyabar.
flashback end.
Kim ereum mengetahui bahwa suaminya selingkuh dari gelang pemberian sang nenek tua itu.
Kim ereum pernah bermimpi sang nenek tua yang di jumpai 13 tahun lalu .
__ADS_1
dia sempat melupakan nenek itu dan tak terlalu memperhatikan gelang pemberian nenek tersebut.
gelang itu tak bisa lepas dari tangannya .
gelang itu berwarna hijau muda warna kesukaan Kim Areum waktu dulu.
nenek tua itu berkata didalam mimpi ku beberapa hari yang lalu.
" gelang itu akan berubah warna menjadi merah bila suami mu nanti selingkuh dari mu"
" akan menjadi hitam bila suami mu berhubungan intim dengan wanita lain selain diri mu "
" misal itu terjadi buatkan suami mu pilihan siapa yang akan di pilih oleh nya kamu atau dia"
" misal dia memilih wanita lain dari pada kamu gelang itu akan berubah menjadi warna putih yang artinya kamu akan menghilang dari dunia ini"
Kim ereum melihat gelang yang sekarang berwarna hitam pekat .
Kim ereum termenung melihat keluar jendela sambil memegang cincin pernikahan dengan suaminya itu dan kemudian dia melempar kan cincin itu keluar jendela.
Kim ereum menangis terisak-isak dikamarnya sambil memukul dada yang sakit.
*****
di tempat lain
iya sekarang sekretaris nya itu sudah sah menjadi istri kedua nya .
dia menikah tampa izin dari istri pertama dan hanya di ketahui oleh orang tuanya sama orang tua Lee sooram.
keluarga Lee sooram sangat bahagia atas pernikahan putri nya yang sangat sempurna menurut mereka itu .
punya menantu kaya raya , tampan , dan terkenal di kalangan masyarakat kelas atas.
orang tua Kim Duck Hwan itu merestui saja yang dilakukan oleh anak laki-lakinya tampa memikirkan hati menantunya yang lain.
Kim Duck Hwan membiayai keluarga nya untuk datang keacara pernikahannya di Paris dan tampa sepengetahuan istri nya yang pertama.
keluarga Kim Duck Hwan besenang-senang dan sekalian berlibur .
mereka mendapatkan uang yang banyak dari Kim Duck Hwan dan berfoya-foya membeli berbagai macam hal.
-
" sayang .... ini sudah siang kita akan kembali ke Korea " ujar Lee sooram membangun kan suaminya
__ADS_1
" iya aku bangun kita akan menaiki pesawat pribadi " kata kim Duck Hwan
" jam 2 kita harus siap - siap " ujar Lee sooram menuju kekamar mandi yang di ikuti oleh suaminya
"sayang aku ingin melakukan aktivitas 'itu' disini " ujar Kim Duck Hwan berbisik sambil memeluk istrinya penuh sayang.
------skip-------
sekarang wajah Kim Areum sangat pusat dan menutupi nya dengan berdandan .
dia tau waktunya tak banyak lagi tapi dia harus tetap kuat .
dia melihat para perkerja di rumah nya sedang membuat makan malam .
" nyonya ada yang bisa saya bantu " kejar pengurus rumah.
" pak Ming tolong siapkan saya mie ramen soalnya saya lagi ingin"
" baik nyonya"
Kim ereum berjalan ke kamar anaknya dan duduk sambil melihat anaknya yang tertidur pulas.
Kim ereum melihat gelang tangannya nya yang berwarna hitam pekat yang tertulis sebuah jam .
semenjak kelentangan itu berubah warna hitam pekat gelang itu tiba-tiba bersinar dan terdapat jam atau bisa di bilang itu waktu yang tersisa untuknya.
" tersisa 4 jam lagi berarti jam 12 malam aku akan menghilang dari dunia ini" kata nya sambil menanggis
" AE Cha maaf mama ya . . . " sambil mengusap wajah anak nya
jam 22:55 Kim ereum terus menerus melihat jam tangannya .
Kim ereum tau kalau suami nya akan pulang ke Korea hari ini kok belum juga pulang ke rumah.
23:40 Kim Duck Hwan beserta istri kedua nya datang ke rumah .
Lee sooram sudah mengetahui kalo Kim Duck Hwan itu sudah menikah tapi dia mau menjadi yang kedua.
Kim Duck Hwan disambut para pelayan yang berada di rumah itu dan memperkenalkan istri baru nya.
" pak Ming mana nyonya "
" nyonya ada di atas di kamar nona AE Cha tuan "
" tolong panggil ke ruangan tempat kerja saya " kata kim Duck Hwan berjalan ke arah tempat kerja
__ADS_1
" oh ya pak Ming tolong sediakan kamar untuk istri ku" ujar nya lagi
" baik tuan"