Kehidupan Yang Kedua

Kehidupan Yang Kedua
Episode 81 Kenapa hanya kamu yang tidak....


__ADS_3

***


Begitu banyak komentar yang bermunculan. Raya memilih tidak menanggapinya. Tantri memberinya tambahan libur agar bisa terhindar dari wartawan yang berkumpul didepan gedung Galaxy entertaiment.


Seharian ini Raya berbaring dikamar sambil bermain ponsel. Raya membaca komentar dari orang - orang yang mendukungnya. Hatinya sedikit lega. Kak Tantri yang paling malas berkomentar menuliskan jika dirinya percaya jika pelaku video iklan itu bukan Raya,


Abigail juga mendukung penuh dengan meninggalkan komentar " Raya, jangan khawatir, semua sudah diatasi oleh Kak Tantri"


Bahkan sutradara yang galak tempo hari turut mengiriminya pesan dan bunga sekedar menunjukkan dukungan. Diantara semua ada satu orang yang membuat Raya bertanya - tanya. Mengapa tidak ada reaksi darinya?


" Semua orang yang pernah bekerja sama rata - rata menanyakan kabar dan simpati dengan hal ini, hanya dia saja... Diam saja tidak ada kabar sama sekali... aku tidak tahu apa yang sedang dipikirkannya... "


Raya meletakkan ponselnya.


Setiap menit dirinya mengecek akun Alend. Tidak ada respon apapun. Raya jadi menebak - nebak entah apa yang dipikiran Alend saat ini.


" Jangan - jangan Kak Alend beneran salah paham padaku? Aarghhh.... Tambah marah lagi deh..."


Raya berguling - guling gelisah melihat ponselnya. Resah yang tidak berujung!


" Sudahlah, lebih baik aku chat duluan untuk menjelaskan, siapa suruh dia adalah bosku! Sumber uangku! Jangan sampai deh dipecat... " 


Raya mengetik chat ke nomor Alend.


[ SELAMAT PAGI, SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA BERDUA ( karena hanya chat berdua) KAK ALEND TOLONG DENGARKAN PENJELASANKU, IKLAN ITU BUKAN DARI SPONSORKU! AKU TIDAK PUNYA SPONSOR SELAIN GALAXY ENTERTAIMENT]


Raya sengaja menulis pesan dalam huruf besar pada  Alend biar bisa menunjukkan kesungguhan hatinya. Padahal pesan yang ditulis dalam huruf besar itu sama artinya dengan meneriakkan kata - kata tersebut.


Drtt...Drrtt..


Raya terkejut. Pesannya langsung centang biru dan dibalas.


" Astaganaga...demi dewa! cepat sekali balasnya!! " Raya terkejut sendiri.

__ADS_1


[Iya, Aku tahu]


Alend hanya menjawab tiga kata tapi Tubuh rasa terasa melayang 3 kilometer di udara! Bukan main melambung tinggi.


" Jadi? Kak Alend tidak salah paham, maka itu tidak menanyakan langsung padaku.. Dia mempercayaiku..dia percaya aku tidak akan melakukan hal seperti ini... Iyakah? "


Seketika wajah Raya memerah tersipu, dadanya terasa lapang. (Padahal hanya tiga kata dari Alend)


" Hemm... Aku sudah panik terlalu lama... "


Seketika rasa takut dan kesal langsung hilang. Tiada hari seindah hari itu bagi Raya. Komentar dari Haters tidak lagi membuatnya sedih, berkat tiga kata dari Alend.


(Ya Ampun! Bagaimana jika tiga kata itu bukan "Iya Aku tahu" Tapi "I Love You" . Makin melting pastinya Raya)


***


Di lain tempat.


Di depan gerbang dua orang berpakaian tradisional sedang menahan badan pria yang ditutupi wajahnya.


Penutup wajah dibuka, tampak wajah seorang pria berusia 50 tahunan yang pernah hampir menipu kakek Bagaskara dan kakek lainnya. Pria itu adalah Guru Kai.


Hukk! Guru Kai batuk karena baru mendapatkan udara segar. Dirinya tidak mengerti karena disergap saat sedang berjalan menuju rumahnya.


" Mencuri barang pusaka dari perguruan Aliansi Gunung Bromo, kau kira bisa kabur kemana? " Terdengar suara dari seorang pria bertopeng duduk didepan Guru Kai.


Seketika tubuh Guru Kai bergetar luar biasa. Siapa sangka dirinya telah terlacak oleh Aliansi Langit Bromo.


" Ti - Tidak.. Tidak Tuan... Mohon anda mengampuni aku!! aku melakukannya demi sesuap nasi" Kata Guru Kai bersujud tidak berani mengangkat kepalanya.


Tubuhnya terus saja gemetar, tidak bisa ditahannya aura orang didepannya. Entah lebih muda atau lebih tua, yang jelas aura yang dikeluarkannya sangat pekat aroma membunuh. Salah sedikit maka nyawa akan melayang.


" Oh? Iyakah? Kenapa aku mendengar kau menggunakan senjata rahasia aliansi Gunung Bromo untuk menipu orang lain, meraup keuntungan yang besar...Apakah ini yang namanya demi sesuap nasi? Kalau begitu maka anggota aliansi yang lainnya semuanya bisa menjadi pengemis! " Hardik Pria itu.

__ADS_1


Guru Kai tidak ingin nyawanya melayang ditempat itu mengusahakan agar ada pertukaran yang bisa dilakukannya. Apapun itu! Dia harus keluar dari tempat ini hidup - hidup.


" Tidak ! Tidak ! AKu bersedia memberikan semua uang hasil yang aku dapat untuk perguruan ini!! Aku mohon jangan bunuh aku!!! " Pinta Guru Kai bersujud berulang kali sambil membenturkan kepalanya agar orang didepannya mengampuni kesalahannya.


" Ckckck Melakukan kejahatan seharusnya sudah tahu akibat yang akan diterima! Cih! Hidup dan mati kau sendiri yang telah memilih, jangan salahkan aku!! " Kata Orang itu memberi kode pada kedua anak buahnya untuk membawa Guru Kai ke tempat eksekusi.


" Tidak!! Sebentar tuan! Aku masih ada satu hal penting yang harus dilaporkan! Hanya saja aku memohon anda mengampuniku " Guru Kai tidak putus asa untuk negosiasi.


Sayangnya pria didepannya itu tidak mengenal ampun. Tidak ada negosiasi apapun! tubuh Guru Kai tetap diseret menuju tempat eksekusinya.


" Tuan! Tuan! di dunia ini masih ada satu orang selain dirimu yang bisa memecahkan jurus pedang Taiji!!! " Teriak Guru Kai putus asa.


Mendengar perkataan guru Kai, pria berdarah dingin itu tertarik.


 " Biarkan dia bicara sebentar! "


Kedua anak buah mengangguk dan mendorong tubuh Guru Kai kedepan. Pria itu merasa ini kesempatan terakhirnya untuk selamat dari tempat itu.


" Beberapa hari yang lau, aku di Kota Jakarta dikalahkan satu orang dengan jurus pedang yang mirip dengan Taiji! Setiap gerakan sangat akurat, aku mengenal beberapa gerakan itu merupakan Gerakan penghancur gunung yang ada dalam jurus pedang Taiji" Kata Guru Kai.


Pria itu terdiam berpikir. Siapa yang orang yang dimaksud Guru Kai? Apakah ada orang seperti itu? Jurus pedang Taiji adalah jurus pedang pusaka yang diwariskan turun temurun dalam perguruan Gunung Bromo. Memiliki kekuatan yang kuat dengan perubahan gerakan pedang sangat banyak dan mendalam. Orang bisa menguasai satu atau dua gerakan saja sudah disebut luar biasa apalagi semua gerakan berarti orang itu Monster!


Perguruan Gunung Bromo bisa bertahan sejak zaman penjajahan Belanda tidak pernah kehilangan pamornya karena mengandalkan jurus - jurus dari pedang taiji.


Dari Dulu hingga sekarang, orang yang bisa melatih jurus pedang Tajii hanya sampai gerakan ketiga maka akan dipilih menjadi ketua perguruan tidak peduli tua ataupun muda dan akan mengenakan topeng agar tidak dikenali oleh lawan. Topeng itu bisa dilepas jika dirinya sudah menguasai gerakan pedang hingga gerakan ke sembilan.


Pria berdarah dingin itu adalah calon ketua perguruan, Calon yang paling hebat di generasi kali ini dan baru berusia 22 tahun. Pria itu sudah menguasai gerakan ke tujuh pedang Taiji. Pria misterius itu tertarik dengan perkataan Guru Kai.


" Siapa dia? " tanya pria misterius itu.


" Seorang gadis..." Jawab Guru Kai.


***

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2