Kehidupan Yang Kedua

Kehidupan Yang Kedua
episode 59 - tabur tuai


__ADS_3

***


Clarissa terus saja meluapkan kemarahan pada managernya, dia tidak puas dengan hasil kerja managernya.


" Sudahlah...kita akhiri saja, tidak ada gunanya melawan, Kita tidak akan bisa melawan mereka...Kita tidak akan menang , yang perlu dilakukan sekarang adalah menyiapkan konferensi pers agar bisa mengembalikan reputasi kita..."


Clarissa mendengus marah. Dia tidak ingin minta maaf baru membayangkannya saja dirinya sudah tidak sudi. Mengapa harus meminta maaf pada Raya?


" Cih..Lo Aja kali..! aku tidak mau! Ini semua idemu jadi kau yang harus menyelesaikan semuanya! jangan kaitkan aku dengan masalahmu!! " Teriak Clarissa.


Tangan sang manager terkepal marah mendengar makian Clarissa, beban didalam dadanya sudah terlalu menumpuk ditambah lagi dengan mangkirnya Clarissa, ini adalah kesalahan bersama jadi akibatnya harus ditanggung bersama.


" Atas dasar apa aku harus ikut susah denganmu? mana kepercayaan dirimu untuk mengatasi mahasiswa miskin itu (Abi Maksudnya) Hasil seperti ini yang kau berikan padaku? Manusia tidak berguna!!! "


" JIKA TIDAK ADA KEMAMPUAN, JANGAN SOK MENJADI MANAGER ARTIS! JIKA KALAU BUKAN KARENA KAU AKU TIDAK AKAN KEHILANGAN PEKERJAAN!!" Bentak Clarissa.


PLAK!!


Sebuah tamparan mendarat mulus dipipi Clarissa,


" Kau,,,menamparku? BERANINYA KAU MENAMPAR ORANG YANG MEMBERIMU MAKAN!!! "


Manager melepaskan kacamatanya menghindari kerusakan kacamata (jika jatuh) Nampaknya Manager itu masih berniat menghajar balik Clarissa.


" memangnya kenapa?? Memangnya apa kemampuanmu?   APA KEMAMPUANMU? AKU TANYA APA KEMAMPUANMU? KAU HANYA BISA BERMALAS-MALASAN! SUDAH BERTAHUN-TAHUN BERKARIR KAU TIDAK PUNYA KEMAMPUAN APAPUN SELAIN MENGGODA LELAKI HIDUNG BELANG!"


" SIA - SIA WAKTU DAN TENAGA YANG KUHABISKAN UNTUKMU! SAAT SYUTING TIDAK PROFESIONAL, SOK JUAL MAHAL LAGI! SEMUA ORANG MEMANG TIDAK BERANI BICARA DIDEPANMU KARENA SEMUA TAU KAU GUNDIKNYA BOSS TAPI MEREKA SELALU MENGOMELIKU SEMUA KARENAMU! "


" JIKA ORANG SEPERTIMU BISA TERKENAL MAKA BABI BETINA AKAN BISA PANJAT POHON! SUDAHLAH! AKU MUAK BERURUSAN DENGANMU..LAGIPULA KITA SAMA-SAMA SUDAH TIDAK BISA DI DUNIA ENTERTAIMENT INI..AKU SUDAH TIDAK TAKUT BERSELISIH DENGANMU! KAU KIRA AKU TIDAK TAU APA YANG KAU LAKUKAN DILUAR SANA DENGAN BOSS! DASAR PELACUR! " Maki Manager Clarissa.


Clarissa ternganga tidak mampu membalas perkataan managernya. Namun dalam hatinya wanita itu tidak ingin karir yang dibangunnya hancur begitu saja. Dia sudah menyiapkan rencana untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Toh sudah tidak perlu lagi manager bodohnya itu lagi.

__ADS_1


***


Di rumah Abi dan Raya sedang tertawa puas membaca semua berbalik pada Clarissa, sejak berita itu diposting oleh Abi, Clarissa menjadi bulan - bulanan. Muncul orang - orang yang membela Raya.


" hahahaha hari ini puas sekali! kau tidak melihat betapa malunya si nenek sihir itu dimaki - maki orang!semua perbuatan dimasa lalunya terkuak ke publik... " Kata Abi sangat gembira.


Tidak terbayangkan oleh pemuda itu rasa gembira sampai hampir ingin memeluk setiap orang yang berada disampingmu. Raya malah larut dalam pikirannya sendiri.


" Hah? Liat apa? " Tanya Raya.


" Haiz...kenapa aku merasa cuma aku seorang yang panik lalu gembira sendiri! kau sebagai korbannya malah asyik dengan pikiranmu sendiri!" Abi menghembuskan napas pura - pura kecewa.


" Hah? Seseru itukah?? " Tanya Raya.


" Tentu saja seru! melihat penjahat yang sebenarnya tertangkap dan diadili oleh netizen, apakah tidak seru? Aku juga melihat videomu yang sedang dikeroyok diuplod oleh beberapa netizen, itu yang gerombolan gadis itu lo! Bahkan ada yang mengira jika itu semua hanyalah suruhan Clarissa saja! " Cerita Abi.


Abi jelas tidak akan memberitahu Raya jika dirinya sudah "bertindak" pada seluruh pembully Raya. Anak - anak itu telah dipecat tidak hormat dari sekolah masing - masing dan tidak akan mendapatkan sekolah yang bagus jika tidak mengunggah video minta maaf di media massa. Sejak kejadian percobaan suap dari manager kemarin, Abi jadi lebih sadar jika dirinya harus menjadi orang yang lebih berani lagi karena ternyata seberapa berkuasa pemimpin tidak ada yang lebih berkuasa dari orang yang memiliki uang yang banyak.


Raya tidak sependapat dengan Abi soal hukuman yang didapatkan oleh sejumlah gadis itu. Gadis itu merasa sudah terlalu jauh jika menghukum segerombolan cewek itu dengan hukuman netizen.


" Mereka hanya penggemar kecil Kak Alend yang terlalu antusias asalkan aku masih ada hubungan dengan kak Alend kejadian ini pasti akan terus berulang, orang seperti mereka yang terlalu mencintai idola mereka pasti akan terus mencari alasan untuk menjatuhkan reputasiku, kebetulan Clarissa sedang sial saja sehingga menjadi kesempatan mereka untuk melampiaskannya padaku... " Ungkap Raya.


Disaat reruntuhan salju, tidak ada satupun keping salju yang bersalah, jika hanya sekeping maka tidak ada bahayanya meskipun kekuatan pendorong salju sudah dihentikan salju tetap saja menunggu, bukan menantikan reruntuhan salju yang berikutnya.


Kata - kata dari Alend jelas terbayang dalam ingatan Raya,


" Mereka bersedia dipergunakan oleh orang lain terus saja  maka akan terus seperti itu, ibarat reruntuhan salju maka selamat dari yang sekarang belum tentu nanti... " Kata Raya.


Abi menatap mata Raya meresapi perkataan Sahabatnya. memang tidak ada yang salah dari perkataan Raya namun Abi tetap saja tidak menerima jika ada yang menjadikan alasan untuk menyakiti sahabatnya.


Dalam dunia entertaiment dalam satu hari semua bisa berbalik, dari yang selalu dihujat netizen akan menjadi pujaan semua orang.

__ADS_1


" Lalu kemana semua orang yang memakiku? " Tanya Raya.


Abi tersenyum dan menunjukkan ponselnya memperlihatkan seberapa banyak orang yang menolong Raya hari ini. Mulai dari tukang Make up yang ditolong Raya, wanita itu memberikan klarifikasinya mengenai Raya. Sutradara juga ikut memberikan bantahan mengenai Raya merebut peran Clarissa malah dengan terang terangan mengatakan jika menyesal kalau Raya hanya menjadi Stuntman saja mengingat Raya selalu profesional dalma bekerja.


" Lalu kau tahu jika senior tiga menit juga mendukungmu, dia mengatakan jika kau adalah superstar bela diri masa depan, ingin menantangmu lagi" Kata Abi.


Senior tiga menit adalah julukan yang diberikan pada Michel yang tempo hari kalah dari Raya dan cuma bertahan tiga menit saja.


" Oh dia masih belum menyerah?" Tanya Raya.


Abi tertawa, wajahnya terlihat ide nakal muncul. Dengan segera pemuda itu mengetik balasan pada michel.


"kak Michel kau sudah pernah menantang Raya dan kau bertahan hanya tiga menit saja"


Begitu kira - kira yang ditulis Abi, tidak berapa lama komentar Michel langsung hilang darikolom komentar. Raya dan Abi langsung ngakak guling - guling karenanya.


" Hahaha ternyata Kak Michel masih sensitif dengan topik 3 menit ini!! " Tawa Abi.


" Hahahaha, abi kau nakal sekali!! " Tawa Raya.


Tawa keduanya seketika terhenti ketika melihat Ponsel Raya bergetar. Ada panggilan masuk dari Tantri


****


BERSAMBUNG


Maaf ya..


Naya sambung nanti yak! Sudah mau masuk kelas. Masih banyak ...sebisa mungkin Naya akan membalas komentar kalian semua.


Naya sayang kalian

__ADS_1


salam hangat!


__ADS_2