
Aku hanya terdiam mendengarkan nenek tua itu.
sesungguhnya aku tak merelakan kepergian anakku AE Cha . aku tak menyangka kejadian ini akan menimpaku dan yang dulu kukira hanya keinginanku berubah menjadi kutukan kan yang merenggut nyawaku dan putriku.
aku tak menyangka pria yang kupercaya dan baik hati tega main api di belakangku.
wanita mana yang ingin diduakan oleh pria yang dicintai.
Kim Duck Hwan apa kamu pikir aku baik lembut dan kamu tega menduakanku. itu adalah kesalahan terbesar Kim Duck Hwan.
aku merasa sendiri di dunia ini sebab perceraian kedua orang tuaku disebabkan oleh orang ketiga dan aku lebih memilih mati daripada diduakan.
aku hidup dibesarkan oleh nenek dan kedua orang tuaku hanya memberikan uang jajan untuk uang sekolah dan biaya kuliah aku waktu dulu. mereka sibuk dengan kehidupan mereka masing-masing dan melupakan anaknya yang ditinggal di kampung.
seharusnya kamu tahu aku sering tersenyum dan tidak menangis sih kehidupanku sebab Aku percaya kepadamu dan merupakan kata kata nenek tua itu.
siapapun kamu aku tak pernah mempersalahkan itu asal kita menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing di diri kita.
Tahun pertama semenjak kita menikah usaha yang dirintis dari 0 mulai berkembang dan kita bisa hidup berkecukupan.
Tahun kedua usahamu semakin besar dan kamu pindah ke kantor yang lebih besar lagi. Aku sangat senang aku melihat kamu sungguh bekerja keras saat itu dan jarang pulang ke rumah tapi sebagai seorang istri aku terus mendukung mu.
Kim Duck Hwan semenjak kekayaan pemerintah kenapa rasanya perhatianmu kepadaku berkurang kamu merubah penampilan.
'' ya sudahlah mungkin dia capek dan soal penampilan itu pasti tuntutan pekerjaan "kata hatiku dulu.
tahun ketiga pernikahan kita kamu semakin sibuk dengan urusanmu jarang sekali di rumah. aku sering diam-diam menangis di kamar karenamerindukanmu. apakah kamu tak memikirkan aku di rumah menunggumu.
lebih baik aku bekerja dan menyibukkan diriku daripada ada aku diam di rumah dan hanya melakukan yang membosankan.
tapi kamu melarangku untuk bekerja dan aku menuruti kata-katamu.
saat kamu pulang ke rumah kita berkelahi untuk pertama kalinya dan kamu menyetujui akan sering di rumah.
di saat itu aku sungguh senang dan melupakan amarahku padamu.
sungguh senang aku saat itu kamu jarang ke luar negeri itu membuatku memiliki waktu yang yang yang banyak terhadap mu dan kabar gembira aku sudah hamil 3 bulan.
__ADS_1
kabar gembira itu juga membuatmu senang aku tersenyum melihat kamu mengelus perutku dan mencium perut ku.
'' terima kasih sayang aku mencintaimu " ujar suamiku sambil memelukku dengan erat.
di tahun ke-4 pernikahan kita, Aku berjuang seorang diri melahirkan anak pertama kita.
Aku sungguh kecewa, sedih ih kenapa kamu tidak disampingku menguatkanku.
tapi ya sudahlah. . . . aku harus berjuang sendiri melahirkan anakku di dunia ini.
" Hoek. . . Hoek. . . "
" selamat ibu anak Anda perempuan dan sangat cantik sepertimu"
aku yang merasakan sakit melahirkan menghilang seperti tak memiliki rasa sakit itu.
'' putri ku'' ujarku menangis bahagia dan dan dokter pun memberikan putriku yang sudah dibersihkan kepadaku.
aku melihat anakku mencari ****** susu membuat jantungku bergetar saat dia menyusu padaku untuk pertama kalinya.
hari-hariku tidak terasa sepi semenjak putriku Kim AE Cha hadir di duniaku. dia adalah ah mereka kecilku yang sangat kucintai.
"pasar malam si peramal nasib mu Kim ereum" ujar nenek tua
Aku berusaha keras untuk mengingat dan Aku mengingat saat waktu SMA berarti itu sudah 13 tahun yang lalu.
"nenek si peramal itu kok wajah wajahnyanya nggak berubah saat aku bertemu 13 tahun yang lalu "gumamku lirih tapi masih didengar oleh nenek itu.
'' Kim ereum ada yang ingin aku sampaikan kepada mu tentang gelang itu''
" ingat kata-kata ku Kim ereum waktu mu tidak banyak lagi "
"gelang itu akan berubah warna menjadi merah bila suami mu nanti selingkuh dari mu"
" akan menjadi hitam bila suami mu berhubungan intim dengan wanita lain selain diri mu "
" misal itu terjadi buatkan suami mu pilihan siapa yang akan di pilih oleh nya kamu atau dia"
__ADS_1
" misal dia memilih wanita lain dari pada kamu gelang itu akan berubah menjadi warna putih yang artinya kamu akan menghilang dari dunia ini"
setelah aku memimpikan itu aku melihat gelang tangan itu berwarna merah.
aku terus menghubungi suamiku yang hilang pergi ke Paris karena suatu mendesak dan sampai sekarang tak bisa dihubungi. 2 minggu telah berlalu kamu menghubungiku.
" Kim ereum aku akan pulang dari Paris oleh-oleh apa yang kamu inginkan"
"tidak ada suamiku cepat lah pulang " kataku menahan air mata sambil melihat gelang aku berubah menjadi hitam pekat.
disaat kau pulang ke rumah kamu membawa seorang wanita yang kukenal.
" bukannya dia sekertaris suamiku "ujarku dalam hati.
setelah aku melihat para pelayan dikumpulkan aku mendengar sendiri dari mulutmu kalau dia istri kedua.
aku takut rumah, kaget dan frustasi kutukan ku akan menjadi kenyataan. aku cepat-cepat ke kamar putriku sambil melihat dia tertidur aku membelai wajah polos itu.
aku juga mendengar beberapa pelayan membicarakan istri keduamu dan pada saat itu aku melihat pak Ming masuk kemar .
dia memberitahu kan aku soal kau mencari ku.
Aku datang keruang kerja mu sambil menggendong anak ku yang masih tertidur sungguh aku tak sanggup mendengar kata-kata mu nanti . tapi aku harus kuat dan ini demi putriku AE Cha.
sesampainya aku di ruang kerja mu aku melihat kamu duduk dan aku berjalan meletakkan AE Cha di kasur .
kamu mulai berbicara tentang istri mu yang kedua itu dan aku membuat mu pilihan aku atau dia . tapi apa kamu hanya membuat ku membuang-buang waktu dan pada akhirnya gelang hitam itu berubah menjadi warna putih membuat aku menghilang di hadapan mu.
di cahaya putih itu membawa ku disuatu tempat yang sangat luas .
aku terus berjalan dan aku melihat sebuah rumah aku memilih memasuki rumah itu.
*****
" Kim ereum apa kamu mendengar kan apa yang aku sampaikan" ujar nenek itu membuat ku tersadar dari lamunanku
" nek bolehkah aku melihat kehidupan yang di jalani oleh anakku AE Cha" ujar ku memohon
__ADS_1
" baik lah ikut lah aku" kata nenek itu membawa ku kedepan cermin besar dan melihat seseorang yang kukenal di sana.