Kehidupan Yang Kedua

Kehidupan Yang Kedua
Episode 58 - Mulai ada "rasa"


__ADS_3

Terima kasih untuk dukungan kalian semua...semangat yang dituliskan pada kolom komentar sampai di hati Naya.


Penyemangat saat menulis. Memang sedkit tertatih-tatih dalam mengetik, namun naya berusaha untuk selalu mengupdate. Komentar kalian semua membuat Naya sangat termotivasi. Makasih banyak semuanya....


Semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.


***



***


Alend POV Mulai


Aku tidak mengerti dengan diriku, mengapa senyum Raya terus saja menari dikepalaku. Aku menyukainya saat tersenyum. hmmm...


Sejak debat kecil kami di depan club, Aku melihat perubahan Raya yang begitu drastis. Satu hal yang mengusikku rasanya dia sudah mulai menjaga jarak dariku.


Aku bukan tidak tahu jika dia sengaja berdandan menor untuk membuatku muak padanya, aku tertawa dengan aktingnya yang begitu mentah dan bisa kubaca dengan mudah membuatku ingin mengerjainya.


Raya ...


Manakah dirimu yang sebenarnya? Apa kau memang selugu ini?


terkadang kau terlihat kesepian, terkadang kau kulihat kuat.


Aku seharusnya langsung mengantarmu pulang, melihatmu hari ini membuat sesuatu dalam diriku menggelegak. Sisi gelap yang kusembunyikan.


Kukira luka hati akan membuatku menutup hati.


sejak kapan hati ini mulai terbuka akupun tidak mengerti.


Raya...


aku sedang mengukur diriku, mengenali perasaanku padamu, jika perasaan ini nyata apakah kau tidak akan lari? sepertinya ketika aku mengatakan akan menerkamu kau malah menatap dengan datar seperti itu? apa jangan-jangan ini hanya perasaan sepihak lagi? Apa aku bertepuk sebelah tangan lagi?


Tidak! Aku tidak menginginkannya! Jika aku memang ternyata jatuh cinta padamu maka kupastikan kau akan menjadi milikku, tidak boleh ada pria manapun yang boleh mengisi hatimu...akan kuusir sejauh mungkin.


Sekarang aku harus bagaimana?


Alend POV END



***


Suasana terasa canggung baik bagi Alend ataupun Raya.


" Bagaimana kau bisa belajar bela diri? " Tanya Alend akhirnya.

__ADS_1


" Dari TV" Jawab Raya singkat.


Jawaban Raya terasa klise, setelah melihat video penampilan Raya, siapapun pasti akan menyimpulkan jika Raya profesional bukan asal belajar dari TV.


" Kau begitu pandai karate, mengapa kau membiarkan dirimu ditindas orang? " Tanya Alend.


Raya hanya berdiam diri.


" sebenarnya aku tidak terima...,mereka lebih lemah dariku tapi atas dasar apa bisa seenak hati melukaiku? Tadi jika bukan karena Kak Alend mungkin aku sudah menghajar mereka semua..."


" Aku akui aku bukan orang yang baik hanya saja setelah menjadi Raya aku lebih banyak menahan diriku, seandainya Kak Alend tidak muncul, kemungkinan nasib para gadis tadi akan berakhir tragis.


" Tuhan memberikanmu kekuatan itu adalah sebuah berkah tapi ingat itu juga sebuah belenggu"


Kata - kata sang guru sangat melekat dalam hatinya.  Alend melihat Raya terdiam cukup lama, nampak suatu beban yang tidak bisa diungkapkannya.


" Kau tahu..disaat reruntuhan salju tidak ada sekeping saljupun yang tidak bersalah tapi Raya, kau harus ingat sekeping salju tidak akan bisa melukaimu, yang melukaimu adalah kekuatan yang mendorong terjadinya reruntuhan salju"


Mata polos Raya menatap Alend saat berbicara, ada sesuatu dalam dirinya yang merasa tercerahkan.


" Apa dia sedang menghiburku?"


Raya berdiri, ada senyum dibibirnya.


" Aku tahu makanya aku tidak bertindak" Kata Raya bangga akan dirinya sendiri.


" Iya dong! Aku akan memberitahu mereka jika didunia ini uang bukanlah yang paling hebat! kalau berbuat salah maka harus menangggung akibatnya" Raya mengepalkan tangannya dengan penuh semangat.


Alend hanya menggelengkan kepalanya.


***


Di rumah Abi dan Raya.


Abi syok melihat kedatangan Raya  dengan mengenakan mantel pria yang panjangnya hingga pahanya.


Pikiran pemuda ini sudah kemana - mana.


" Mengapa? Akh...Me- Mengapa pakaianmu seperti ini?" Tanya Abi (Pemuda ini hapal pakaian yang dikenakan Raya sebelum dirinya keluar tadi menemui Manager Clarissa.


" Aku baru dari rumah Kak Alend.." Jawab Raya tidak mengerti dengan ekspresi sahabatnya.


Abi langsung mencak-mencak. " AKU TIDAK MENYANGKA ALEND BAGASKARA MELAKUKAN ITU PADAMU!! AKU AKAN PERGI BERTARUNG DENGANNYA!! "


" Kau salah paham abi..." Raya langsung menceritakan peristiwa penyerangan yang dialaminya tadi.


Abi mendengarnya dengan penuh perhatian, dia memastikan lagi jika Alend yang menolong Raya saat sedang dikeroyok sekelompok gadis.


" Iya ..kak Alend itu sangat baik, setelah berhubungan dengannya kau juga pasti akan merasakan kebaikan hatinya"

__ADS_1


ABi memangku dada tanda menolak perkataan Raya, dirinya tidak sudi berteman dengan Pria yang menyebabkan sahabatnya di bully siang dan malam selama 24 jam / 7 hari tanpa libur.


" Tenang saja, dia bisa menjaga batasan" Bujuk Raya.


" Dengan pertolongan Alend kali ini, apakah kau jadi lebih menyukainya? "


Raya tertegun tidak menyangka akan mendapat pertanyaan itu, Wajahnya memerah mengingat kebaikan Alend sepanjang sore tadi.


" Jelas - jelas dulu aku tidak menyukainya, setiap kali ada teman yang memperlihatkan foto ataupun video yang penuh editan, aku selalu merasa dia itu banci...sekarang..kenapa ya malah jadi seperti ini...aneh sekali... hehehe"


" Sudahlah tidak usah komen! Aku sudah sangat jelas melihatnya diwajahmu! " Kata Abi dengan ekspresi tidak senang.


" baiklah, tidak usah membahas Kak Alend lagi, bagaimana dengan persiapanmu? "


Raya mengalihkan Topik agar Abi tidak semakin cemberut. Dan benar saja wajah Abi langsung menjadi cerah seketika.


" Sudah selesai! Segalanya sangat sempurna" Jawabnya puas.


***


Oleh karena itu, Raya dan Abi memutuskan pembalasan akan dilakukan pada hari jumat.


HEADLINE BERITA


HOT# GOSIP RAYA MEREBUT PERAN UTAMA DI-CLEAR-KAN


TERBARU#PERAN CLARISSA


Dalam headline berita yang dibuat oleh Abi (support penuh dari pengacara pribadinya) membuat klarifikasi mengenai perebutan peran utama yang tidak pernah terjadi. Abi juga membuka jika itu semua adalah siasat licik dari makmur entertaiment. Raya juga melaporkan kasus ini ke kantor polisi pada delik aduan pencemaran nama baik.


Hasil lacakan IP pengunggah pertama ditemukan bahwa manager Clarissa menjadi orang pertama yang melempar gosip itu didunia maya, lalu Abi tidak lupa menjelaskan mengenai peristiwa yang menyudutkan Raya sebagai pelaku penindasan Clarissa di lokasi Syuting. Abi memilih menjelaskan dengan menyebarkan video yang diperlihatkannya pada manager Clarissa. Padahal jika Manager Clarissa bersedia menyelesaikan dengan damai maka tidak akan ada tindakan pemblokiran yang dilakukan oleh perusahaan milik Abi.


Tidak hanya Makmur entertaiment yang kena melainkan manager Clarissa dan Clarissa sendiri. Semuanya dibuat tidak berdaya dibawah perusahaan Abi. ( Segerombolan Gadis yang menganiaya Raya juga tdak luput dari hukuman Abi, mereka dipecat dari sekolah dengan tidak hormat dan menjadi langganan bulan - bulanan baru oleh Netizen)


Di dalam ruangannya Clarissa mengamuk pada sang manager.


" APA SEBENARNYA YANG SEDANG TERJADI?? CEPAT CARI ORANG UNTUK MENYUAP TWETTY, TOK TOK DAN INSTAKILO!!!! AGAR POSTINGAN INI TIDAK NAIK!! "  Suruh Clarissa marah.


" Sudah tidak ada gunanya... " Kata Manager Clarissa.


" Apa maksudmu?" Bentak Clarissa.


" Pihak polisi sudah memastikan bukti, sosial media yang terkait tidak bisa menghapus postingan, pengacara Sultan sudah membagikan status ini diakunnya dia..." Manager semakin malas bicara. Rasanya dirinya ingin segera menghilang saja dari permukaan.


Semua orang kini tengah mencoba mengkambinghitamkan dirinya. Sultan adalah nama seorang pengacara terkenal tidak pernah kalah. Semua kasus yang ditanganginya berakhir dengan kehancuran musuh. Pengacara ini tidak sembarangan menangangi kasus karena merupakan pengacara dari perusahaan SUNRISE ( Milik mamanya Abi). Secara khusus Abi meminta Sultan untuk menangani kasus Raya.


***


BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2