Kehidupan Yang Kedua

Kehidupan Yang Kedua
Episode 28 - Monster yang sebenarnya


__ADS_3


***


" Raya...menikahlah denganku! " Serunya dengan antusias.


Disaat yang bersamaan, Alend membuka pintu memasuki ruangan itu menatap kehebohan didalam ruangan itu. Bima terkesiap seperti tertangkap basah sedang melakukan sesuatu yang salah ( Ya Jelas salah...mengagumi wanita tepat didepan tunangannya)


" Hmmm? " Alend menatap bingung.


Telinganya menangkap tadi teriakan Bima tepat saat membuka pintu tadi. Bima gemetar tidak tahu harus berbuat apa.


" Alend kau sudah datang"  Sapa Tantri.


" Kenapa? " Tanya Alend melihat Bima mati kutu gemetar.


" Ti-Tidak App- Apa" Jawab Bima Gugup menyembunyikan ponselnya dibelakangnya.


" Dia tertangkap sedang menonton siaran langsung di jam kerja" Lapor Tantri cuek tidak peduli jika Bima akan dimarahi oleh Alend atau tidak.


" Serahkan" Pinta Alend dingin.


Bima tidak punya pilihan lain, pria itu mengulurkan ponselnya pada Alend. Lain dengan Alend, pria itu langsung melihat apa yang membuat Bima Heboh. Dirinya mendapati Siaran langsung Raya telah berakhir, dirinya memutar kembali dan menontonnya dengan percepatan sesuai keinginannya.


Terdengar suara Sapaan Raya pada penontonnya, Alend nampak sangat serius menonton Live itu hingga ke pose gaya kucing Raya yang terakhir itu. Tangannya tanpa sadar menekan pause agar bisa melihat pose Raya. Wajah pria itu melembut dan tersenyum.


" Hmmm... ternyata dia pandai meluluhkan hati pria" Gumam Alend dalam hati.


" Sebenarnya aku hanya sembarang melihat saja..." Bima memulai alasannya tujuannya agar Alend tidak memarahinya.


" Melihat ini juga tidak ada gunanya...Lagipula dia (Raya) Tidak menyukaimu..." Kata Alend mengambalikan ponsel Bima.


Bima tertunduk diam, hatinya bak tertancak sebuah pisau tajam akibat perkataan Alend.


" Sombong sekali! Meskipun kau adalah bosku tapi aku tidak akan ragu mengeluarkan semua uangku untuk membuat Raya berpisah darimu, aku sangat mendukung Raya untuk membatalkan pernikahan kalian " Seru Bima tapi beraninya hanya dalam hati.


***


Dirumah Abigail.


Raya tengah mengaduk sup nya, wajahnya kusut


" Tidak menyangka siaran langsung cukup melelahkan, dari berbagai sisi..." Keluh Raya menjauhkan makanannya.



" Hehehe tapi tidak sia - sia karena kita berhasil masuk lagi dalam trending topik lagi dengan berita jika kau tetrbukti tidak melakukan operasi plastik dan kau tahu? Haters mu lebih bersemangat lagi menjelekkan namamu hahahaha"  Jawab Abi ceria.


Raya menatap keseriusan Abi, dialah sahabat satu - satunya yang siap membelanya dengan cara apapun tanpa memperhitungkan pengeluaran sama sekali. Jika dikalkulasi untuk siaran langsung Raya hari ini Abi sudah mengeluarkan uang hampir 200juta ( Keperluan Make up, Lighting dan promosi iklan) bahkan Abi sudah menghubungi Asisten ibunya untuk bersiap - siap untuk mengerahkan tenaga sebagai bala bantuan cadangan.


" Kau benar Abi! Ini adalah cara yang paling cepat untuk membalikkan situasi. Luar biasa aku tidak menyangka pengaruhnya akan sebesar ini, makasih Abi! Idemu snagat brilian, kali ini aku berhutang banyak padamu" Kata Raya tersenyum sambil berterima kasih.


" Kan sudah kukatakan jangan sungkan padaku! " Jawab Abi, wajahnya memerah tanpa sebab.

__ADS_1


Raya melihat jam dindin telah menunjukkan waktu pukul 22.30 WIB, hari sudah mulai Larut.


" Sudah malam begini, aku harus pulang jika tidak papa akan memberiku tugas yang merepotkan lagi...aku harus bermuka manis didepan papa beberapa minggu ini.." Sahut Raya.


" Aku antar?" Tanya Abi mengambil kunci mobil.


" Tidak usah..aku naik taxi saja.. kau pasti sudah capek juga.." tolak Raya dengan halus


****



Suasana Jakarta dimalam hari, masih ramai lancar saja. Terlihat kesibukan banyak orang, ada yang sedang membersihkan jalan, ada juga yang bergegas pulang ke rumah masing - masing. Raya memandangi jalanan yang dilewatinya. Ada rasa lega hari ini berlalu dengan bahagia.


" Meskipun awalnya aku tidak peduli dengan hal ini tapi hal ini akan merepotkan jika didiamkan. Masalah bisa semakin besar, meskipun orang menganggap aku bodoh, pamer harta, tapi setidaknya tidak ada lagi yang memanfaatkan wajahku lagi untuk membuat keributan" bisik hati Raya dalam lamunannya.


Raya mengingat - ngingat kejadian tadi, pengikut di sosial medianya semakin banyak hingga puluhan ribu dan komentar yang diterimanya lebih banyak yang positif.


" Aku termasuk menang dalam pertarungan hari ini "


Raya tersenyum sendiri. TRING! Secara tiba - tiba bunyi notifikasi dari ponselnya membuyarkan lamunan gadis itu.


" Hmm? " Raya memeriksa ponselnya ternyata Abi mengiriminya beberapa pesan.


ABI: CEPAT LIHAT! ADIKMU YANG SUKA BERBOHONG ITU SUDAH DILACAK NETIZEN!


ABI: http: // Kebohongan_NAURA. ... (Anggap saja ini linknya ya...Naya bingung mau nulis linknya)


Mata Raya terbuka lebar melihat headline berita ditulis dengan tulisan kapital.


Belakangan ini masalah mengenai Alend Bagaskara dan Tunangannya Raya Maharani muncul karena Raya dituduh telah melakukan operasi plastik, bahkan ada isu dirinya sampai mengoperasi seluruh bagian wajahnya. Tentu para Netizen mulai memperhatikan ini, juga muncul berita baru yaitu foto lama dan jadwal liburan Naura. 



(Anggap saja ini Wajah Naura sebelum dioperasi yak! Susah nyari bandingannya dengan wajah yang sekarang)


Dari foto diatas seharusnya sudah bisa menyadari jika Naura sudah berbeda jauh dengan wajahnya yang sekarang. Setidaknya menurut analisis Awal netizen, Naura telah merombak habis - habisan bentuk wajahnya mulai dari kelopak mata, hidung, rahang, bibir dan lain - lain. Dan diwawancara sebelumnya dirinya mengatakan sedang liburan ke luar negeri, ini adalah palsu! Ada bukti foto jika Naura sering sekali keluar masuk Klub Malam dan berdasarkan bukti Foto semuanya berada didalam negeri.


Raya menghembuskan napasnya sembari membaca berita online itu, Mata Netizen memang luar biasa!




(Wajah Naura yang sekarang setelah operasi)


" Foto ini...seharusnya foto Naura saat SMP dulu dalam ingatanku seharusnya ini adalah wajah asli Naura, hmmm...meskipun ibunya cantik tapi dia lebih mirip papa ketimbang ibunya" Kata Raya mengguman sendiri.


Pak Mahesa tidak termasuk jelek tetapi berhidung besar, bentuk kepala kotak dan memiliki badan yang kekar, terlihat kuat plus berduit sehingga bisa menarik Rita ( Ibu tiri Raya) , Seandainya anaknya lelaki kemungkinan tidak masalah tetapi akan jadi penderitaan jika anak perempuan yang meneruskan gen Pak Mahesa.


Naura lahir dan besar dengan mewarisi gen Papanya sehingga dirinya terlihat kekar, berhidung besar, bentuk kepala kotak, dan berkulit gelap. Ibunya Menanamkan konsep cantik standarnya adalah dirinya sehingga Naura diatur pola makan dan tingkah lakunya, mulai usia 15 tahun Naura melakukan operasi secara bertahap hingga seperti sekarang ini. Tujuannya satu agar Naura bisa menikah dengan orang kaya kelak.


" Siapa suruh dia sangat sombong! Mengandalkan latar belakang keluarganya yang kuat, memandang remeh orang, nah sekarang dilacak netizen keluar! Andaikan dia tidak menyentil Raya kakaknya, maka tidak mungkin Netizen akan melacaknya, apalagi dia (Naura) tidak populer seperti Raya dan Alend"

__ADS_1


Berita itu masih saja bergulir, hampir semua menjadi haters Naura.


" Naura Mahesa itu sangat jelek, tidak natural meskipun Raya bodoh tapi wajahnya sangat cantik! "


" Setelah melihat siaran langsung Raya, hanya bisa mengatakan tuhan memberimu wajah yang cantik tapi lupa memberikan otak yang pintar padamu! Tapi jika disuruh memilih maka aku akan memilih seperti Raya"


" Keponakanku pernah satu kela sdnegan Naura itu! dengar - dengar dia sangat pintar tapi tabiatnya  sangat jelek dan angkuh, kalian (netizen) hanya memarahi Raya dan mengatakan dia pamer, hahaha kalian belum tahu Naura, dia hanya tidak diperhatikan saja kelakuannya"


" Aku cerita satu hal, ponakanku mengatakan jika Naura juga tergila - gila dengan Alend Bagaskara jadi dia menjelekkan Raya dimanapun, kalian pasti mengerti maksudnya kan?" 


" APA?? Kakak adik menyukai satu Pria??


Masih banyak komentar netizen mengatai Naura dan menceritakan kejelekan Naura.


" Ini Pembalasan Namanya! Kamu sudah lihat komentar Netizen? ini sangat memuaskan " Tulis Abi dalam video callnya.


" Iya, melihat Netizen memarahinya entah kenapa aku juga puas.." Jawab Raya.


" Hmmhmm..." Abi tertawa kecil


" Dalam satu hari, putri yang anggun dibanggakan seketika berubah dan dianggap sampah masyarakat, perubahan dalam dunia maya ini sangat mengerikan" Kata Raya.


Raya dan Abi terus saja membahas mengenai rencana selanjutnya sambil menemani Raya yang tengah naik taxi sendiri. Abi cemas jika belum melihat Raya sampai dirumahnya.


***


Dikediaman Maheda


" Br\ngs\k! S\IAL!! " Naura terus saja memaki dan mengamuk.


Tidak menyangka akan ada yang membongkar jati dirinya. semua barang dalam kamar dibantingnya. Komentar Netizen sangat meyakitkan hatinya. Walaupun benar jika dirinya melakukan operasi palstik untuk mengganti wajahnya secara total, Naura tidak ingin dianggap sebagai monster operasi plastik. Dirinya merasa dipermalukan.


" RAYA  ****** ! Wanita ****** ! MATI SAJA SANA!!  " Pekiknya membuang ponselnya.


Ibu Rika merasa cemas dengan putrinya mengajak sang suami untuk menenangkan Naura. Pak Mahesa masuk ke dalam kamar dan nyaris kena lemparan ponsel.


" Jangan menggila seperti orang yang tidak waras! masih berani kau melempar barang! Apa kau tidak tau bagaimana sekarang orang memandang keluarga kita??" Teriak Pak Mahesa.


Naura ketakutan, " Itu..itu hanya perkataan sembarangan dari media sosial, aku akan menggugat mereka..." Jawab Naura bergetar.


Naura akhirnya hanya bisa menangis dipelukan mamanya.


" Cukup! Jangan lagi buat keributan! Biarkan saja masalah ini tidak usah ditanggapi, pelan - pelan juga akan hilang" Kata Pak Mahesa.


Sebagai Orang terdekat, Pak Mahesa memang tahu jika putri bungsunya itu melakukan perombakan total terhadap wajahnya tapi itu bukan masalah karena suatu Saat dengan wajah cantik Naura bisa mendapatkan suami dari kalangan atas. Makanya Dirinya tidak marah dengan berita itu, lain halnya dengan Raya. Putri pertamanya itu memang sudah cantik dari lahir dan tidak pernah melakukan operasi sama sekali. (Benar - benar Pemikiran papa yang hanya mengambil keuntungan saja dari anak-anaknya)


" Tuan, Non Raya sudah pulang" Kata Pembantu dengan perlahan.


" Iya cepat panggil dia masuk" Kata Pak Mahesa dengan ekspresi yang berbeda saat berhadapan dengan Naura tadi.


Naura tidak suka mendengarnya. Raya masih saja pulang ke rumah. Ini Tidak bisa dibiarkan!


 

__ADS_1


***


BERSAMBUNG


__ADS_2